Oleh : dr.Farah Febriani Berdomisili di Kota Banda Aceh Di sebuah sekolah yang terletak di tengah kota Banda Aceh. Plang yang tertera pada lampu merah telah menunjukkan angka 5, ini pertanda sebentar lagi Raudah akan segera sampai pada sebuah sekolah yang dituju. Sudah dua minggu berlalu, Raudah masih tetap bersemangat untuk menjadi volunteer pada sekolah tersebut. Ia yakin, kehadirannya tidak akan sia-sia. Di sana tersebar ilmu, pengalaman, arti kesabaran dan tentunya rasa kebersyukuran. Ia memarkirkan motor hitamnya yang bermerek “Yamaha” di parkiran belakang sekolah tersebut. Kini, di depannya telah berdiri sebuah gedung kokoh berlapis cat warna-warni. Di sebelah kanan gedung terdapat beberapa alat permainan yang berupa ayunan, jembatan bergoyang, ban mobil dan kayu pengukur keseimbangan. Sekolah ini terlihat sederhana dan menarik. Terdiri dari tiga ruang belajar, dapur, kamar mandi, ruang kerja serta ruang konsultasi. Ya, situasi seperti ini yang membuat sekolah ...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas