Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pidie Jaya

Masyarakat Pidie Jaya Salurkan Rp 402 Juta untuk Bantu Palestina Melalui ACT Aceh - MRI Pidie Jaya

    Pidie Jaya  - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyalurkan donasi Rp 402.402.000 untuk Palestina melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) - Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Pidie Jaya di Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin, 5 Juli 2021. Donasi tersebut berasal dari seluruh masyarakat di Pidie Jaya yang digalang dari gampong-gampong, pengguna jalan, perkantoran, dan lainnya. Seremonial penyerahan dana untuk Palestina ini diserahkan langsung oleh Bupati Pijay, H Aiyub Bin Abbas kepada Kepala Cabang ACT Aceh, Zulfurqan. "Alhamdulillah, berkat dukungan kebersamaan dari segenap lapisan masyarakat Pijay, hari ini kami menyerahkan donasi peduli kemanusiaan Palestina ini sebanyak Rp 402.402.000," sebut Aiyub Bin Abbas. Dana hasil penggalangan dana ini akan digunakan untuk membangun sumur wakaf di Palestina sebagaimana rencana awal masyarakat Pijay inginkan, dimana akan difokuskan untuk pembangunan fasilitas infrastruktur sumur air bersih. Pembangunan sumur ini akan ada penambahan nama ‘...

BATU CINCIN BERKHASIAT

Oleh Syauki, S.Sos.M.Pd Guru   Banyak orang bercerita bahwa batu cincin mempunyai banyak khasiat. Satu di antaranya adalah batu cincin bisa menyembuhkan penyakit. Cerita tersebut beredar melalui RM (Radio Meu Igoe) atau khabar dari mulut ke mulut. Namun seorang pedagang batu cincin berkhasiat malah langsung pergi ketika mendengarkan penjelasan dahsyatnya khasiat batu cincin tersebut Suatu hari, Saya sedang istirahat di sebuah pojokan parkir di kawasan Sigli, Aceh. Ketika sedang asyik-asyiknya berkhayal, datanglah seeorang mendekati saya. Di tangannya ada beberapa batu cincin yang berwarna-warni. Belum lagi yang di dalam tas ransel yang disandangnya di bahu. Ternyata orang itu adalah penjual batu cincin “Sedang istirahat ya?” Sapa Penjual batu cincin basa-basi sambil menimang-nimang batu cincin di tangannya “Iya, Saya sedang istihat sebentar menunggu pergi lagi!” Saya menjawab dengan ramah  “Apa itu, Bang?” Saya bertanya basa-basi juga “Oh…ini batu cincin berkhasiat!” Jawab Pen...

DILARANG MELEPAS BINATANG TERNAK

Oleh Syauqi, S.Ag, M.Pd Guru Bahasa Inggris di MTs Jeumala Amal, Pidie Jaya, Aceh Banyak di antara kita sering mengeluh saat mengenderai kenderaan terhadap binatang ternak yang berkeliaran di jalan. Malah sebagian kita pernah memaki-maki pemiliknya dengan sumpah serapah yang tidak menentu. Agar tidak terjadi kesalahfahaman antara kita sebagai pengguna jalan, peternak dan ternak-ternak yang berkeliaran di jalan. Marilah kita ikuti kejadian di bawah ini.   Suatu hari seorang pemuda bernama Fajri pergi mengunjungi sebuah rumah semi permanen yang dihuni oleh seorang janda yang bernama Khadijah atau lebih dikenal dengan Nek Ijah   Assalamu’alaikum…!” Sapa Fajri sambil masuk ke beranda rumah Nek Ijah “Wa’alaikum Salam…!” Jawab Nek Ijah sambil membetulkan duduknya di sebuah rakit bambu di depan rumahnya “Boleh kita berbincang sebentar, Nek?” tanya Fajri “Boleh, Silahkan masuk…!” Nek Ijah berkata sambil beranjak dari rakit bambu hendak membuka pintu rumah “Kita duduk di sini saja, Nek...

TenagaAhli dan Konsultan Pendidikan Inklusif Disdik Pidie Jaya Terpilih Menjadi Narasumber Nasional Program Kemdikbud

Untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan guru pembimbing khusus sekaligus meningkatkan kompetensi guru di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dan guru sekolah umum yang melayani pendidikan bagi peserta didik yang beragam, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus meluncurkan program pemenuhan guru pembimbing khusus. Istiarsyah dan Mashadi terpilih menjadi narasumber Nasional Program Kemdikbud ini.  Mereka berdua adalah Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB). Selain itu mereka juga menjadi partner kerja Dinas Pendidikan Pidie Jaya. Mashadi sebagai sebagai Tenaga Ahli dan Istiarsyah sebagai Konsultan Pendidikan Inklusif. Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan saya,  bapak Mashadi dan bapak Istiarsyah yang telah terpilih menjadi Narasumber Nasional. Ini merupakan suatu kesempatan yang sangat luar biasa dapat bergabung dalam program Kemdikbud, apalagi sebagai narasumber. Selamat ...

Cerita Usman dan Rabumah, Hidup Berdampingan dengan Risiko Banjir

Pidie Jaya – Rumah Usman Isya (71) dan istrinya Rabumah (69) terletak 10 meter dari pinggir sungai di Dayah Usen, Meurah Dua, Pidie Jaya. Warga sempat mengira keduanya sudah tiada terbawa hanyut banjir bandang malam itu di tahun 2009. Tidak ada warga berani mengevakuasi mereka akibat kencangnya arus air. Setelah air surut, warga bergegas mengecek rumah mereka. Rumahnya kosong. Saat dipanggil, keduanya tidak menyahut. Alhamdulillah, esok harinya mereka baru diketahui selamat setelah berlindung di loteng rumah. Akibat syok mereka tidak bisa menyahut panggilan warga. Ditambah lagi kondisi Usman yang mengalami gangguan pendengaran. Kini, banjir kembali terjadi di kampung mereka beberapa waktu lalu. Lagi-lagi Usman dan Rabumah tidak bisa mengevakuasi diri akibat terjebak banjir di rumah mereka yang terletak agak terpisah dari rumah warga lainnya. Luapan air sungai sudah memenuhi halaman rumah mereka. Rabumah sendiri tidak bisa lagi berjalan normal sehingga berjalan jongkok. Matanya...

Bantu Nurbaya Melawan Tumor Otak

Pidie Jaya –  Sudah setahun lebih tumor sebesar bola golf bersarang di dalam kepala  Nurbaya (45) . Ia yang sehari-harinya membantu suaminya, Banta, mendagangkan bumbu masakan sekarang terbaring lemas di atas kasur. Banta pun kini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah demi menjaga istri tercinta. Nurbaya divonis mengidap tumor  cerebellopontine angle . Beberapa waktu lalu k etika dikunjungi  Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Pidie Jaya – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ace h, di Deah Pangwa, Trienggadeng, Pidie Jaya,  Nurbaya sedang terbaring lemas di atas kasur. Kaki dan tangannya tidak bisa bergerak, penglihatan mulai kabur, sulit berkomunikasi ,  serta merasakan rasa sakit yang teramat sangat di bagian-bagian tertentu .  Ketua MRI Pidie Jaya – ACT Aceh Muyassir menuturkan,  Nurbaya sudah dibawa berobat ke beberapa rumah sakit dan bahkan pernah di  sale – pengobatan tradisional. Hasilnya belum menggembirakan.  “Kata dokter, tumo...

Tidak Ada Gunanya Menjadi Anak Nakal di Sekolah

ilustrasi : vebma.com Oleh Maisarah  Pelajar kelas IX B SMPN 3 Bandar Dua Kecamatan Jangka Buya, Pidie jaya Sekolah SMP 3 Bandar Dua, Pidie Jaya, sekolah di mana aku belajar, belajar dan terus belajar. Sekolah itu terletak di Jangka Buya,  di desa Reului Mangat. Aku sangat bangga bisa sekolah di sana, walaupun tidak begitu terkenal. Ya, yang aku inginkan adalah ilmu, bukanlah untuk membuat diriku terkenal sekolah yang tinggi. SMP itu memang sekolah yang sederhana, tetapi bisa mendidik murid-murid hingga mencapai ratusan orang. Namun aku sering merasa sesuatu yang kadang-kadang keluar dari pikiranku.  Ya, Aku bingung dengan sekolahku sendiri. Aku bertanya, mengapa aku tidak boleh melanggar satu aturan pun. Sebenarnya, Ya aku tahu, peraturan itu untuk dipatuhi, bukan untuk dilanggar. Namun,  yang anehnya lagi kenapa anak-anak di sekolah itu suka melanggar?  Apa gunanya menjadi nakal di sekolah?. Apa kita ingin menjadi seorang yang...

Menembus Pelosok Desa Dengan 1000 Sepeda dan Kursi Roda

Anak-anak Miskin di Seuneudon menerima bantuan Oleh Tabrani Yunis Banyak orang bercita-cita untuk bisa keliling dunia, atau bisa keliling Indonesia, atau ingin bisa berjalan mengelilingi setiap kabupaten di dalam sebuah provinsi. Ya, paling kurang, bisa berjalan keliling hingga ke pelosok-pelosok desa. Katakanlah, bagi para pelancong, pengembara atau traveler, kegiatan berjalan keliling dunia itu adalah impian yang ingin diwujudkan. Namun sayang, keinginan itu sering hanya ada di angan-angan, atau terlukiskan dalam sebuah cita-cita. Masalahnya, karena untuk bisa melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang diinginkan itu, membutuhkan dana. Sebut saja  dana untuk biaya transportasi, konsumsi maupun akomodasi.  Semakin jauh jalan ingin ditempuh, maka semakin besar biaya dibutuhkan. Benar, bukan? Apalagi bila kala berjalan atau travel tersebut ingin bisa menikmati sarana transportasi yang mewah dan berkelas, maka semakin besar dana yang dibutuhkan untuk biaya perjala...

Demi Masa

Oleh  Zuhratul Aini Kelas     : VII  SMP Swasta Darussa’dah Putri, Pidie Jaya                  Tertunduk malu di hadapMu Ketika waktu sia-sia berlalu  Hanya catatan noda dan dosa  Mengiringi sesat langkahnya kaki Entah berapa catatan hitam  Tertulis di buku kehidupan Sesungguhnya aku benar-benar Berada dalam kerugian  Karena hati tertutup kebut kelam  Keangkuhan pun semakin  Meningkat … Kemana harus kucari sisa waktu Sedangkan diri rasa tiada arti Kini hanya sesal merasuki raga  Sehingga tangis bathin menggema  Ya Rabb, andai masih ada sisa Waktu yang beri ruang untuk taubatku  Agar terkikis debu-debu dosa  Yang semakin menebar Ya Rabb, bila masa telah berakhir Dekatlah dengan kasih-mu Jangan engkau biarkan raga ini tenggelam Dalam kekufuran  Karna sesungguhya aku akan ru...

SEPASANG BATU DI TEPI DANAU LAUT TAWAR

Oleh Cut  Alya  Allyva  Pelajar KELAS Vll-2  SMP N 1 Bandar Dua, Pidie Jaya, Aceh Pada zaman dahulu kala di negeri Aceh, hiduplah seorang gadis berparas cantik.  Si gadis amat menyanyangi dan mencintai keluarganya. Begitu pun keluarganya amat menyanyangi dan mencintai gadis itu. Kecantikan  gadis tersebut terdengar sampai ke negeri seberang lautan. Seorang pemuda tampan yang berasal  dari keluarga terhormat datang ke desa  dimana si gadis tinggal. Si pemuda mengajukan pinangannya untuk memperistri si gadis. Si gadis tidak semerta- merta menerima pinangan itu, ia harus berembuk dahulu dengan keluarganya .  “Tampaknya,  ia pemuda yang baik dan bertanggung jawab.  Sikapnya santun dan bersahaja. Pantas kiranya ia  menjadi suamimu,” kata ayah si gadis.  Si gadis akhirnya menerima pinangan si pemuda setelah keluarganya memberi restu padanya. Pesta pernikahan pun la...

Lingkungan yang Bersih Tanpa Asap Rokok

Karya: Mafuzah Kelas VIII B SMPN 3 Percontohan, Pidie Jaya, Aceh. Pada suatu hari saya melihat teman laki-laki yang sedang merokok di belakang sekolah. Padahal sudah berkali-berkali guru melarang murid mengisap rokok. Selain itu, pada kotak rokok juga sebenarnya sudah diinformasikan bahwa rokok membunuhmu. Tapi lucunya mereka malah tidak berhenti  merokok. Kita tahu bahwa sesungguhnya, merokok itu berbahaya.  Orang yang merokok tidak hanya membahayakan dirinya sendiri. Tapi juga orang yang berada di sekitarnya. Karena dalam 2 batang rokok ada banyak sekali racun yang terkandung di dalamnya. Semakin banyak merokok, semakin banyak racun yang akan masuk ke tubuh kita. Tidak percaya? Cobalah lihat apa yang terjadi dengan para perokok di sekitar kita.  Pasti banyak yang sakit-sakitan. Ya, karena orang yang waktu kecilnya mengisap rokok, maka akan merasakan sakitnya ketika sudah menjelang dewasa. Ada banyak sekali penyakit yang mungkin akan datang. Remaja kita saat ...