Oleh Ahmad Rizali Berdomisili di Depok, Penulis dan Pendiri Ikatan Guru Indonesia ( IGI) Ketua IGI Kota Bogor, ibu Siti Amalia mengirimiki buku esainya dan saya sangat senang bahwa guru, mohon maaf, semakin banyak yang mampu menulis dengan renyah dan nyaman dibaca, tidak seperti buku teks yang sering dijejalkan ke murid-muridnya. Nyaris di semua esainya, bu guru Amalia menuliskan dengan lengkap acuan buku, makalah dan dokumen yang dikutipnya. Sehingga dapat dibayangkan berapa puluh dokumen dan buku/makalah yang beliau baca untuk menghasilkan sebuah buku yang termasuk tidak tebal itu. Daftar acuan itu menunjukkan dahsyatnya bu Amalia dalam membaca yang tidak hanya teks bahasa Indonesia saja, namun tak sedikit yang dalam bahasa Inggris. Saya pikir saat ini masih belum banyak guru yang terlihat "keranjingan" membaca seperti beliau. Bagi sesama guru, buku ini akan bisa menjadi inspirasi bagaimana mengajar di kala pandemik karena sangat banyak hal teknis yang beliau sampaikan. B...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas