Oleh Tabrani Yunis Bagian ke dua Dilahirkan dari keluarga miskin atau kaya, bukanlah sebuah pilihan. Artinya, tidak seorang pun bisa memilih agar lahir atau tidak lahir dari keluarga miskin. Begitu juga sebaliknya tidak bisa menolak atau meminta agar lahir dari keluarga kaya. Itu adalah ketentuan Allah semata. Namun, orang akan lahir dari keluarga miskin dan juga ada dari keluarga kaya dan berpendidikan tinggi. Keduanya bukan karena mereka bisa memilih. Yang jelas, hidup dari kedua strata tersebut pasti beda nikmatnya. Beda hidup si kaya dan si miskin. Biasanya, anak yang lahir di kekuarga kaya, bisa menikmati hidup dalam segala kemudahan dan tergantung seberapa sejahteranya atau kayanya orang tua mereka. Mereka bisa menikmati apa yang disebut hidup sejahtera. Sementara anak yang lahir dari keluarga miskin, menikmati apa adanya sesuai dengan kemampuan orang miskin. Tak dapat dipungkiri pula, dalam banyak kasus, keluarga miskin juga ...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas