Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ule Glee

Semangat Jihad

Oleh Sitti Zahara Tarmizi Siswi SMA Negeri 1 Bandar Dua, Ule Gle, Pidie Jaya Gendrang perang ditabuh Pedang diasah Matanya menunjukkan kehebatan Kesaktiannya terlihatkan Cinta ditinggal Panggilan Tuhan dipenuhi Seruan Rasulullah didatangi Suara Malaikat maut menghampiri Kuperjuangkan jati diri Dunia dan akhirat Kuangkat pedangku Kudatangi kematianku Indahnya balasanmu Wahai Tuhanku Surga di depan mataku

Puisi-Puisi Sitty Zahara Tarmizi

Rintihan hati Air mata... Kenapa selalu membahasi pipi ini? Apakah pengorbananku selama ini tak lagi berarti? Apakah doa-doaku tak lagi terdengar oleh sang Ilahi..? Tak ada jawaban Semuanya terdiam Mungkin belum saatnya doaku dikabulkan Tapi aku rindu... Rindu yang telah berlalu Air mata menjadi saksi bisu Di saat mulut tak dapat berkata Akankah yang telah berlalu terulang kembali? Itu hanya imajinasi Yang hadir dalam mimpi Hanya air mata yang bisa kutetesi Rintihan hati.. Cinta Dalam Doa Angin.. Engkau menghembus begitu kencang Membuat dedaunan gugur  Dan saling berjatuhan Mereka seakan melambaikan tangan Menyaksikan indahnya alam Ku berlari di pinggir jalan Melewati hembusan debu Kendaraan lalu lalang Angin.. Sampaikan salamku padanya Katakan aku masih menunggunya Rasa letih ku anggap pengorbanan Tantangan demi tantangan ku lawan Tuhan.. Aku menggagumi salah satu hamba-Mu Cintaku karena-Mu Izin...

Potret Senja Dengan Pegiat Literasi Aceh

Oleh Teungku Muhammad Ikbal   "Hafni, kentang goreng ya." "Oke, Teungku." Sore ini kentang goreng terasa nikmat, apalagi suasana mendung memang pas dengan yang namanya gorengan dan tak lupa Hafni  menawarkan kopi.  "Nanti saja, Hafni. Saya jeda dulu." "Oke, Teungku." Begitulah Hafni yang saya kenal, selalu menawarkan kopi dan kentang goreng. "Teungku, lihat! Banyak sepeda bagus di mobil itu." "Mana?" "Itu di seberang jalan." "Lah, itukan mobilnya pak Tabrani Yunis, yang punya majalah POTRET. Sepertinya baru selesai pelatihan menulis di Meureudu, Hafni. Tadi saya sempat komentar di statusnya beliau. "Coba saya foto, siapa tahu ada orangnya di mobil" "Iya, Teungku. Coba saja." jawab jomlo Menasah Reudeup Meulayu sambil meniriskan kentang goreng. "Ckrek....." Foto mobil pick up hitam beliau saya kirim melalui messenger. "Assalamualaikum, pat ...

KEMBALILAH IBU

Dok. Suka suka Oleh Natasya Wulandari Kelas VII, SMP Negeri 1 Bandar Dua, Ule Glee, Pidie jaya, Aceh. Sebut saja namaku Laras. Aku memiliki ayah, ibu dan abang. Abangku masih duduk di bangku sekolah SMA.  Abang, tipe anak yang cuek, mungkin karena dari kecil tidak dapat perhatian dari ibu. Dari kecil aku sudah diasuh oleh ayahku.   Aku memiliki seorang ibu yang tidak pernah ada di sampingku . Karena ibuku pergi terlalu jauh dariku dan ayahku...             Selam itu, ibuku tidak pernah pulang. Sampai ayah bermusyawarah dengan Tuhapeut  di kampong untuk mencari ibu. Kemana - mana ayah sudah mencari, tetapi jejak ibu tak berbekas. Di tahun 2010 saat usiaku 4 tahun, ayah mendapat kabar  ibu berada di ibukota provinsi. Bergegas ayah dan keluarga menelusuri ibu. Kami berangkat  dengan menggunakan 2 mobil. Harapan ayah, ibu mau kembali, mengingat usiaku yang ...