Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ibadah

LITERASI PAHALA

Oleh Khairudin Budiman  Ketua Harian PP Jaringan Sekolah Digital Indonesia  Dulu saya menganggap pahala itu seperti lembaran voucher yang dikumpulkan di dunia, lalu ditukar di akhirat. Semakin kemari, semakin berpikir saya, bagaimana cara kita ngecheck jumlah pahala yang kita kumpulkan? Mendengar ceramah-ceramah Gus Baha, malah semakin agak kebalik pikiran saya. Ibadah kok kayak transaksional, kerjakan ini dapat itu. Gus Baha malah menertawai jika beribadah berharap pahala. Tanpa pahala, apa kita tidak mau beribadah ?. Bukankah kasih sayang Allah sangatlah luas, fleksibel, semua bisa tak terduga dalam kenikmatan? Bukankah kasih sayang Allah yang membuat kita menuju surgaNya? Bahkan kecintaan kepada Allah menjadikan sosok seperti Rabi'ah meminta Allah menutup pintu surga atas kehambaanNya yang tulus. Dia mencari kecintaan Allah, pasti melebihi surga. Apa lalu kita tak boleh berharap pahala? Tentu saja, Allah menjanjikan reward dan Allah senantiasa menepati janjiNya. Wajar saja ...

Di Babak Akhir Ramadan

Foto dok. Pribadi Oleh Tabrani Yunis Tanpa terasa, kita sudah masuk di babak akhir, pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan tahun ini.  Waktu begitu cepat berlalu. Bahkan Kapal Ramadhan akan segera meninggalkan kita. Tidak ada yang bisa menahan dan menghentikan kepergian Ramadhan, walau kehadirannya di tahun depan adalah kepastian, kecuali kita, manusia, makhluk yang wajib mati. Kita tidak tahu, kapan kita akan mati. Mati adalah rahasia Allah. Tidak satu orang pun manusia yang bisa mempercepat ataumemperlambat kematian itu, juga tidak bisa meminta agar Allah menunda kematian seseorang,  karena itu adalah mutlak keputusan Allah, bukan keputusan manusia. Jadi, pantas saja banyak yang berharap dan berdoa, semoga Allah mempertemukan lagi dengan puasa di tahun depan. Ya, Ramadan tahun depan. Kini, kita sudah berada di akhir. Banyak hal yang terjadi, banyak hal yang kita saksikan dan banyak pula hal yang kita rasakan. Ramadhan memperlihatkan kita dinamika kegiatan dan kehidup...

5 Bom Pemborbardir Pahala Ibadah

Oleh Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padangsidimpuan, Sumatera Utara Pahala adalah tabungan di akhirat dan merupakan tanda kemuliaan, maka buat orang-orang yang pahalanya lebih dominan daripada dosanya akan dimuliakan dengan penyerahan buku catatan amalnya ke tangan kanannya. Sebaliknya, orang-orang yang kwantitas dosanya lebih dominan daripada pahalanya akan dihinakan dengan pemberian catatan amalnya ke tangan kirinya. Dunia adalah tempat memaksimalkan tabungan pahala, lewat ibadah dan berbuat kebaikan yang kemudian mengahsilkan pahala. Layaknya, tabungan maka terkadang bisa bertambah dan sebaliknya bisa berkurang, tidak selamanya awet dan berkembang. Sebab, betapa banyak saldo yang tersimpan, namun bisa menjadi nihil seketika. Mengenai pentingnya pahala,   d alam sejarah disebutkan bahwa para sahabat sangat takut amalan mereka tidak diterima oleh Allah SWT. Mereka juga mengkhawatirkan gugur pahala amal mereka. ...