Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Alam

Rawatlah Aku

Dok. Viva Oleh Nuraina  Siswi SMAN 1 Tanah Luas, Aceh Utara Kau tertawa dengan harta Kau bersandiwara dengan cinta Takutlah alam akan murka Jangan lupa wahai manusia kau masih butuh akan udara Ketika paku mulai dicabut Kulit indah mulai mengeriput Kau makan sampai kenyang perut Tapi alamku kau buat bangkrut Kapan kalian sadar Aku berjuang keras untuk hidup tapi terkadang bagai ditampar Seringkali ku direnggut sampai ke akar Bahkan ada yang tega aku dibakar Kenikmatanku selalu diinginkan Keracunanku seringkali ditingkatkan Kehidupanku tidak gemar diperanak cucukan Niscaya aku akan punah dan menghilang secara pelan-pelan Aku rusak tanpa dihiraukan Aku mekar indah tanpa dipedulikan Dan ketika aku rapuh, aku dilupakan Tetapi hasil alamku selalu diinginkan Aku tak pernah dipedulikan Aku akan menghilang perlahan Kepedulianmu selalu kau acuhkan Padahal hidup matimu dalam tubuhku akan kaurasakan Kejahatan kalian Memb...

Cintai Alam, Alam Akan Bersahabat Dengan Kita

Dok. POTRET Oleh M. Zaky Siswa  kelas XI IPA B, SMA Negeri 1 Bireun, Aceh Seperti yang telah kita tahu bahwa lingkungan adalah sesuatu yang ada di sekitar kita yang mempengaruhi hidup kita, baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan juga tempat tinggal makhluk hidup ciptaan Tuhan. Kita juga memanfaatkan berbagai hasil dari lingkungan, seperti pohon, air dan benda lainnya yang sering kita pakai. Seharusnya, karena lingkungan hidup kita, adalah tempat kita hidup, tempat kita memanfaatkan segala yang ada di lingkungan hidup kita, juga tempat hidup semua makhluk hidup, kita juga menjaga dan merawat lingkungan. Hal ini penting, karena lingkungan yang terawat, terjaga dan lestari, akan memberikan jaminan akan kehidupan kita yang baik. Namun,  apa yang terjadi pada lingkungan sekarang ?  Kiranya, semua kita tahu, kita bisa menyaksikan apa yang terjadi terhadap lingkungan hidup kita selama ini. Ternyata, lingkungan di sekitar kita banyak yang...

MARI LESTARIKAN ALAM SEKITAR KITA

Oleh: M. Syakira Kelas IX B SMP Negeri 3 Bandar Dua,  Ule Gle, Pidie Jaya              Dalam kehidupan kita, sering kali kita melihat orang – orang yang merusak alam dengan berbagai cara, mulai dari hal yang kecil- kecil seperti membuang limbah sembarangan dan hingga pada cara yang lebih besar dan dahsyat, yakni membakar hutan. Padahal Allah Maha adil dan lagi maha bijaksana. Sebelum menciptakan kita semua, Ia sudah menciptakan langit dan bumi lengkap dengan isinya untuk kepentingan hidup kita semua. Selain itu juga Allah telah  melengkapi kita semua dengan akal. Dengan akal itu kita semua dapat memanfaatkan alam lingkungan kita untuk kesejateraan hidup kita semua.             Kita harus bersyukur karena di negara kita yang subur ini Allah telah menganugerahkan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan dan binatang yang dapat kita manfaatkan, bai...

Pengupas Cangkang Kehidupan

Oleh: Iqbal Perdana Staff di CCDE Tubuhnya bergetar saat mengupas seonggok cangkang petang itu. Nur harus mengayunkan  sikien  c atok  (alat untuk mengupas cangkang tiram) empat sampai lima kali agar bibir cangkang lumat, “Kalau besar sampai 7 kali,” katanya. Mengadu  sikien catok  dan cangkang begitu saja tidak cukup, “Ada celahnya, harus diarahkan ke celah itu,” terang Nur sambil menunjuk celah pada wujud cangkang itu. “Mungkin untuk pertama tidak bisa melihat, karena sedikit sukar untuk dicari.” Tangan kirinya dibalut sarung tangan berwarna coklat, sedang tangan kanannya telanjang, hanya menggenggam  sikien catok . Sarung tangan yang ia gunakan juga sudah sobek, agaknya tidak layak pakai, ada bolong besar di jari telunjuk dan jari tengah sarung itu. Alhasil, banyak luka bekas sayatan cangkang tiram yang menganga di telapak tangannya. Nur. Wanita berumur setengah abad itu berprofesi sebagai nelayan tiram. Berawal dari membuntut teman, “Jadi ke...

Serunya Body Rafting di Green Canyon

    Anda belum mengenal bu Susi secara utuh, Menteri paling popular, yang menggawangi Kelautan dan Perikanan saat ini. Bila belum mengenal Pagandaran, salah satu obyek wisata di selatan Jawa Barat, dimana Anda dapat menikmati sunrise dan sunset sekaligus. Pamor Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata terus melesat sejak resmi menjadi Kabupaten sendiri, jauh meninggalkan induknya, Kabupaten Ciamis. Hal ini dapat dilihat dari kunjungan wisatawan turis asing pada semester pertama Tahun 2014. Tercatat hanya 3 orang wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Ciamis. Pada umumnya wisatawan lebih senang datang langsung ke Pangandaran, apalagi setelah Susi Air membangun bandara mungil di Pangandara,n sehingga para turis di mancanegara dapat berkunjung melalui jalan udara. Maklum, perjalanan darat menuju daerah wisata ini dari Jakarta bisa memakan waktu lebih dari 8 jam dengan jalan yang berkelok-kelok. Setelah menikmati aneka pantai indah yang masih perawan di kawasan Pangandar...