Dok. Viva Oleh Nuraina Siswi SMAN 1 Tanah Luas, Aceh Utara Kau tertawa dengan harta Kau bersandiwara dengan cinta Takutlah alam akan murka Jangan lupa wahai manusia kau masih butuh akan udara Ketika paku mulai dicabut Kulit indah mulai mengeriput Kau makan sampai kenyang perut Tapi alamku kau buat bangkrut Kapan kalian sadar Aku berjuang keras untuk hidup tapi terkadang bagai ditampar Seringkali ku direnggut sampai ke akar Bahkan ada yang tega aku dibakar Kenikmatanku selalu diinginkan Keracunanku seringkali ditingkatkan Kehidupanku tidak gemar diperanak cucukan Niscaya aku akan punah dan menghilang secara pelan-pelan Aku rusak tanpa dihiraukan Aku mekar indah tanpa dipedulikan Dan ketika aku rapuh, aku dilupakan Tetapi hasil alamku selalu diinginkan Aku tak pernah dipedulikan Aku akan menghilang perlahan Kepedulianmu selalu kau acuhkan Padahal hidup matimu dalam tubuhku akan kaurasakan Kejahatan kalian Memb...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas