Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Media Perempuan

Media Cetak,Bernafas Dalam Lumpur atau Mati?

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini semakin pesat dan mendorong semakin cepatnya perubahan dalam berbagai sector kehidupan.  Perubahan dalam berbagai hal semakin tak terbendung dan tak dapat dihindari. Banyak produk teknologi informasi dan komunikasi yang dulu canggih dan terkesan mewah, kini tinggal kenangan. Satu contoh saja adalah pesawat telpon yang dahulu hanya menjadi milik orang-orang (kalangan) tertentu, kini sudah tidak dipakai lagi. Penggantinya lebih canggih, yakni berbagai macam jenis telepon selualar yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, asal ada layanan internet. Semua informasi ada di tangan, semua ruang bisa dijangkau dalam waktu yang sangat cepat. Ruang semakin sempit dalam genggaman globalisasi. Karena, dengan satu klick, semua informasi ada di genggaman kita. Tak dapat dipungkiri bahwa  penyampaian dan penyebaran informasi bisa berjalan dalam hitungan detik dengan cara yang paling mudah dan semakin murah. ...

POTRET, Kembang dalam Perubahan

Oleh Lukyana Arsa Mahasiswa Semester 7 S1 Ilmu Komunikasi Unsyiah Berangkat dari kepedulian pada penulis-penulis perempuan yang tulisannya minim sekali dimuat di lini media massa, serta tekad yang terus tumbuh untuk terus menggalakkan semangat menulis ke berbagai kalangan, maka hadirlah majalah POTRET pada 11 Januari 2003 yang diterbitkan oleh Community Development and Education (CCDE), sebuah LSM lokal di Aceh. Majalah POTRET ini merupakan majalah yang diterbitkan dari sebuah penerbitan kecil yang diawali dalam newsletter setebal 12 halaman dan diterbitkan 3 bulan sekali secara berkala. Namun karena keterbatasannya target tersebut sedikit melenceng, yaitu majalah POTRET hanya bisa diterbitkan dengan rentang waktu 4-5 sekali terbit yang diakhiri dengan peristiwa tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Dengan semangat dan tekad yang kuat, majalah POTRET kembali terbit pada bulan Juni 2006 dengan tampilan yang berubah dan 48 halaman sekali terbit. Perlahan, namun pasti majalah POTRET ter...

Magang Dulu, Lebih Baik

  Oleh Dinda Triani Mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh Magang merupakan istilah yang biasa digunakan dalam dunia kerja. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Istilah magang sendiri diartikan sebagai calon pegawai yang belum diangkat secara tetap serta belum menerima gaji atau upah. Karena dianggap masih dalam proses belajar. Kini dalam dunia pendidikan pun, terutama mahasiswa yang duduk di bangku perkuliahan akan begitu ramah dengan istilah ini. Kurikulum pendidikan kini mewajibkan mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia kerjanya dengan cara melakukan praktek magang. Magang dinilai merupakan cara yang tepat digunakan dalam kurikulum sebagai pendekatan mahasiswa agar nantinya manjadi sumber daya manusia (SDM) yang siap digunakan di dalam masyarakat dan menjajaki dunia kerja yang sesungguhnya. Namun permasalahan sesungguhnya baru saja muncul setelah magang menjadi ketetapan dalam kurikulum faku...

Membangun Jembatan ke Dunia Kerja

(Catatan Kecil Kegiatan Magang di POTRET) Oleh: Lukyana Arsa Mahasiswa Semester 7 S1 Ilmu Komunikasi FISIP UNSYIAH Magang merupakan pelatihan kerja yang diperuntukkan bagi seseorang, seperti siswa SMA/SMK dan mahasiswa sebelum menghadapi bagaimana dunia kerja yang sebenarnya. Magang juga merupakan sebuah proses kolaborasi antara teori atau konsep yang telah diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik-praktik yang berlaku di lapangan. Hal ini dimaksudkan untuk dapat mempercepat proses belajar mahasiswa tentang dunia kerja. Selain itu magang juga dijadikan sebagai batu loncatan bagi para mahasiswa agar mampu menjadi calon sarjana profesional, mampu menjawab tantangan zaman, serta mampu memberikan konstribusi untuk perusahaan dan masyarakat. Dengan demikian, magang dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan kualitas dirinya serta mampu membangun relasi jangka panjang yang bisa mendukung karir mahasiswa itu sendiri. Oleh sebab itu, magang menjadi sangat d...