Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Warung kopi

Menulis Cerita Anak Bersama FAMe

Oleh Tabrani Yunis Terasa sangat beruntung pada hari ini, di hari Sabtu, 27 Maret 2021 ada hal yang sangat bermanfaat. Keberuntungan bukan karena mendapat satu karung uang atau sebongkah berlian juga sebatang emas 24 karat, tetapi karena bisa ikut hadir dalam sebuah acara yang bergengsi dan kaya akan pengetahuan, karena ada orang-orang hebat yang menginspirasi. Ya, sebuah acara yang terkait dengan upaya membangun gerakan literasi yang dilakukan oleh FAME Banda Aceh di sebuah cafe yang bernama Oen Kopi di kawasan jalan T.P. Nyak Makam, Lampineung, Banda Aceh. Acara itu merupakan kegiatan rutin FAME yang kali ini membicarakan tentang menulis cerita anak. Cukup menarik. Apalagi dalam dalam acara itu, ada sosok-sosok yang kaya ilmu dan pengalaman sebagai narasumber. Salah satunya seorang penulis cerita anak yang sudah banyak mendapat penghargaan karena piawai menulis cerita anak. Narasumber yang sudah punya nama baik dan tenar menulis, karena sudah sering mendapat juara menulis cerita a...

Warung Kopi di Aceh, Seperti Kampus?

Menikmati hidup dan pahitnya kopi di warung kopi Oleh Arini Izzati Mahasiswi  Prodi Ekonomi Syariah, FEBI, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh             Bercerita soal Aceh ini, memang tak jauh dari yang namanya warung kopi.  Sejak dahulu hingga kini, warung kopi di Aceh menjadi tempat yang sangat sering menjadi titik kumpul masyarakat Aceh. Kondisi ini sudah berlangsung sejak lama, di mana duduk di warung kopi, bercengkerama dan saling berbagi cerita, tempatnya memang warung kopi. Apalagi kini sejalan dengan perkembangan teknologi, warung kopi terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Sehingga pengunjung warung kopi pun menyesuaikan dengan perkembangan tersebut. Dulu, ketika sebelum adanya fasilitas internet ( wifi) di warung kopi,  yang menjadi pelanggan warung kopi,  rata-rata dari kalangan bapak-bapak, lelaki dewasa, maksudnya. Minim sekali para pelanggannya yang mahasi...

Kopi, Si Hitam Yang Manis

Ilustrasi : Sumber di Lokasi.com Oleh : Zuhriati Rahmah  Mahasiswi Program Studi Perbankan Syariah, FEBI, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Kopi, siapa yang tidak mengenal minuman yang satu ini. Dengan ciri warnanya yang hitam legam, serta rasa yang pahit dan aroma yang kuat dan khas, minuman ini merupakan salah satu minuman khas rakyat Aceh. Saat duduk, bercengkerama bersama teman dan sanak saudara, kurang lengkap rasanya tanpa ditemani secangkir kopi. Mulai dari acara khusus hingga santai, pasti kopi selalu disajikan di depan masyarakat. Hingga kebiasaan ngopi sudah melekat dan tidak bisa dipisahkan lagi dari keseharian masyarakat Aceh. Berawal dari kebiasaan inilah, seorang lelaki yang mempunyai semangat tinggi mulai berpikir untuk menciptakan usaha yang berkaitan dengan bisnis kopi. Beliau bernama Pak Taufik. Bagi penikmat kopi, nama ini sudah sangat familiar didengar. Ya, benar sekali, Taufik ini adalah nama salah satu warung kopi yang mempunyai reputasi yang ...

Warung Kopi di Aceh Layaknya Kampus

 Oleh Arini Izzati Mahasiswi Jurusan Ekonomi Syariah, UIN Ar-Raniry, Darussalam Banda Aceh             Bercerita soal Aceh ini, memang tak jauh dari yang namanya warung kopi. Umumnya saat belum adanya wifi di warung kopi para pelanggannya adalah dari kalangan bapak-bapak. Minim sekali para pelanggannya yang mahasiswa, namun sejak era digital semakin canggih dan hadirnya wifi, akhirnya banyak para pembisnis warung kopi menyediakan wifi di warung kopi tersebut. Perubahan waktu yang juga menyebabkan pemesatan yang begitu luas akhirnya yang rata-rata para pengunjungnya adalah kaum laki-laki. Kini pun ada banyak perempuan   yang sebagiannya adalah mahasiswi yang duduk di warung kopi memanfaatkan wifi sebagai sarana mencari tugas.             Ternyata jika disandingkan dengan kampus di Aceh, mungkin warung kopi bisa disebut layaknya kampus, seba...