Oleh Nurul Syamsiyah Pelajar SMPN 4 Bandar Dua Pidie Jaya, Aceh Desaku adalah desa yang sangat bersih dan indah yang terdapat di UleeGle, kabupaten Pidie Jaya. Alkisah ada kepala desa kami yang namanya Nurdin yang memajukan desa kami. Pada suatu hari kepala desa kami mengadakan rapat di kantor desa. Pada saat itu desa kami belum ada nama. Setelah diadakan rapat desa dan melalui musyawarah dengan perangkat gampong atau desa, diambillah nama desa kami dengan sebutan desa “Gahru”. Di desa kami selalu diadakan gotong royong bersama. Di setiap lorong semuanya dibersihkan, tidak ada yang tinggal. Semua orang hadir dan rela meninggalkan pekerjaannya untuk membersihkan desa. Semua orang sangat senang, karena dalam bergotong royong kita juga bisa mempererat silaturrahmi bersama kerabat, rekan desa dan keluarga dan kita juga bisa berkumpul bersama bercanda, ketawa. Aku sangat bangga dengan desaku yang indah dan warga-warga yang baik, ramah. Selain itu...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas