Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Motivasi

Hidup Harus Belajar

  Oleh: Teuku Hendri Saifullah  (Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Manggeng Kab. ABDYA Kata "belajar" yang terbayang di pikiran kita adalah sejumlah siswa yang sedang sekolah di tingkat TK, SMP, SMA atau seorang mahasiswa yang kuliah di sebuah universitas. Karena yang terpikirkan adalah proses mencari ilmu yang sedang mereka lakukan, sehingga mereka layak disebut sedang belajar.  Pendapat di atas tidaklah semuanya salah, walau demikian juga tidak berarti juga semuanya benar. Pada tulisan yang singkat ini terlebih dahulu kita pahami arti kata belajar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata belajar memiliki 3 arti yaitu 1. Berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. 2. Berlatih: 3. Berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. Dari ketiga pengertian di atas, penulis memilih arti yang ketiga yaitu berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. Maksudnya adalah belajar memiliki arti yang san...

Hidup adalah Pilihan

  Oleh : Linda Mustika Hartiwi Berdomisili di Banyuwangi, Jawa Timur   Pada suatu siang, saya dibonceng motor oleh rekan kerja saya, dalam perjalanan bersama sepulang dari sebuah bank untuk melakukan transaksi keuangan kantor kami bekerja. Banyak  kendaraan bermotor yang lalu lalang di jalan. Saat motor yang kami tunggangi melaju setelah sesaat berhenti di lampu merah, dari arah kiri dan kanan kami melaju pula motor dan mobil yang mendahului kami dengan meninggalkan suara yang bising yang memekakkan telinga. Sudah merasakan teriknya sinar matahari, mendengar suara bising dari keramaian lalu lintas di jalan, serasa pening.   Rekan saya tiba-tiba berkata kepada saya, ”Mbak, kalau benar akan terjadi kenaikan BBM, berarti jatah uang bahan bakar untuk transport kita yang sudah dianggarkan selama ini harus nambah. Padahal pos uang untuk kebutuhan yang lain sudah pas, tidak ada yang bersisa. Harus pandai-pandai menyiasati uang yang kita terima untuk kebutuhan yang harus kit...

BERHENTILAH MENYALAHKAN SEGALANYA

Oleh Munawarah Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Sebagai manusia yang menjalani kehidupan, kita tidak lepas dari berbagai permasalahan. Masalah tidak dapat diprediksi, terkadang terjadi dalam banyak hal dan selalu membuat hidup kita sulit secara fisik dan mental. Ibarat lingkaran kehidupan yang berputar, seringkali kita merasa masalah yang kita hadapi berat dan membuat kita berpikir bahwa masalah tersebut tidak akan bisa kita lalui. Tapi percayalah. Tidak ada yang permanen di dunia ini dan suatu saat, termasuk masalah kita, akan berlalu. Ada baiknya kita sebagai manusia selalu tetap berpikir positif dan berusaha menjauhi pikiran negatif yang muncul dari permasalahan tersebut agar permasalahan kita cepat terselesaikan dan tidak membebani hidup kita.  Mungkin sulit untuk berpikir positif ketika kita berada dalam masalah, tetapi penting untuk diingat bahwa berpikir positif dapat membantu kita mengambil pelajaran dari masalah yang kit...

You Only Die Once

Oleh Gebrina Rezki Mahasiswi Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh   Kematian memang menjadi misteri dan rahasia kehidupan. Kematian datang tiba-tiba, hingga tidak ada seorang manusia pun mengetahui kapan ajal menghampiri. Kita sering mendengar bahwa hidup ini hanya sekali, tetapi kita sering lupa bahwa kematian juga terjadi hanya sekali. Kita tidak bisa memilih bagaimana kita berawal, kapan dan dimana. Tetapi kita bisa memilih bagaimana kita berakhir. Karena manusia kemungkinan besar akan mati sebagaimana kebiasaannya ketika dia masih hidup. Pernah gak sih kita berfikir karena kematian yang akan kita hadapi hanya sekali? Kita harus mati dan meninggalkan kehidupan dunia dengan keren, dalam artian kematian itu bagus untuk diceritakan. Contoh kematian keren itu mati ketika lagi sujud, mati syahid ketika lagi berjihad, mati dalam keadaan sedang membaca Alquran, mati ketika salat dan sebagainya. Mungkin puka seperti di masa lalu, Hanzh...

SUKSES ITU, SEBUAH PILIHAN

  Oleh Rima Suryani Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Kebanyakan dari    kita menganggap bahwa sukses atau lulus ujian merupakan takdir Allah yang telah ditetapkan pada diri kita. Demikian pula bahwa kegagalan adalah takdir yang telah ditetapkan oleh Allah pada diri kita. Secara prinsip, saya setuju dengan pendapat ini. Namun tentu saja kita tidak boleh berpikir hanya di situ saja. Sebab jika demikian cara berpikir kita, pada akhirnya akan berakibat pada dua hal, pertama, akan menyalahkan Allah dan kedua, akan melahirkan seorang yang mudah menyerah pada nasib, mudah putus asa, serta bersikap malas-malasan. Sebenarnya sukses dan gagal adalah sebuah pilihan, yaitu apakah kita mau memilih jalan sukses atau jalan gagal. Sukses dan gagal adalah pilihan masing-masing setiap individu dan hal itu ditentukan oleh sikap kita masing-masing. Kita biasanya terlalu cepat menyerahkan semuanya pada takdir,    sehi...

Kunci Meraih Masa Depan Cerah

Oleh Wiradi Noval Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Sukses dalam pendidikan, karier, dan  memiliki keluarga yang bahagia  merupakan definisi sebagian besar orang tentang masa depan yang cerah. Pada kenyataannya Anda tidak dapat menghindar dari kejadian-kejadian buruk seperti kegagalan, kerugian, atau pengalaman buruk sepanjang hidup Anda. Namun, percayalah bahwa meskipun menggapai masa depan yang didamba-dambakan tidak semudah menjetikkan jari, Anda tidak perlu terus merasa dibayangi oleh hal-hal buruk dalam hidup.  Beberapa hal berikut dapat membantu Anda untuk meraih masa depan yang cerah. Ingatlah bahwa masa lalu tidak sama dengan masa depan. Nah,  salah satu pendukung terbesar gagasan bahwa masa lalu Anda tidak sama dengan masa depan Anda adalah motivator dan penulis, Anthony Robbins. Menurutnya, "Masa lalu Anda tidak sama dengan masa depan Anda, yang penting bukan apa yang Anda lakukan kemarin, tet...

APAKAH HIDUP ANDA CUKUP BERMAKNA?

  Oleh Satria Dharma di Surabaya Setiap hari saya bangun dan bertanya pada diri saya, apakah hidup saya cukup bermakna? Mengapa? Karena saya YAKIN bahwa Tuhan menghidupkan saya dengan tujuan yang juga saya yakini yaitu agar hidup saya punya makna. Kalau ternyata hidup saya, hari-hari yang saya lalui, tidak cukup bermakna, maka itu jelas sebuah kesalahan dalam hidup saya. Tuhan tidaklah menciptakan saya tanpa tujuan atau sekadar iseng. “Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu hanya main-main (tanpa ada maksud), kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?”(QS. Al-Mukminun ayat 115).  Tujuan Allah menciptakan saya adalah agar saya memberi makna pada hidup saya. “Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat ayat 56). Memberi makna pada hidup saya adalah IBADAH sebagaimana yang diinginkan oleh Tuhan pada saya. Jadi saya selalu bangun dengan sebuah kesadaran untuk memberi makna pada hidup saya. Cara memberi makna ...