Oleh Satria Dharma Berdomisili di Surabaya Adalah orang-orang yang tidak bisa menerima realita yang berbeda dari ekspektasinya. Dia berharap hari cerah dan ternyata hujan turun. Padahal dia sudah membayangkan jalan-jalan bersama pacarnya dengan baju barunya. Tapi orang yang bodoh dan kecewa adalah orang yang sudah tahu bahwa mendung sangat tebal, tapi tetap memakai baju barunya dan tetap berharap bisa berjalan-jalan dengan pacarnya, lalu hujan turun dengan derasnya. Dia kecewa merasa dikhianati oleh sikap optimisnya. Bukan sikap optimisnya yang salah, tapi ekspektasinya yang tidak disesuaikan dengan realita yang ada. Dia tidak bisa menerima realita. Tapi jika kita bersikap realistis dan menyesuaikan ekspektasi kita sesuai dengan realita, alias menerima keadaan apa adanya dan menyadarinya, maka kita tidak akan pernah merasa kecewa. Jika hari cerah kita berharap dapat menikmatinya bersama dengan orang yang kita kasihi. Jika mendung tebal kita menerima realita dan ...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas