(Oleh: Hasbi Yusuf) ๐ฏ๐ก ๐ฆ ๐ ๐ท ๐ ✂️๐งฒ ๐ฌ ๐ญ ๐งซ ๐งช ⚗ ๐ Sejak berlaku Kurikulum Tahun 1975, atau malah jauh sebelum itu, pembelajaran IPA/ Fisika di sekolah diharapkan tidaklah sama dengan pembelajaran mata pelajaran lain secara umum. IPA memiliki sifat dan karakteristik yang unik untuk melandasi kemajuan ilmu pengetahuan untuk selalu mampu mem-backup dan menjadi kerangka dasar kemajuan capaian teknologi ke depan yang lebih memudahkan manusia dalam beraktifitas dalam berbagai bidang. Pembelajaran IPA dianggap masih mumpuni, minimal jika : Pertama, Rumus yang digunakan siswa dalam penyelesaian masalah atau soal di dapat dari investigasi/eksperimen siswa sendiri di bawah arahan guru (bukan hasil penurunan rumus oleh guru dengan mengandalkan papan tulis). Ke-dua, Eksperimen yang dilakukan siswa diarahkan oleh guru untuk mendapatkan rumus dan kesimpulan (bukan diarahkan hanya untuk membuktikan nilai konstata yang sudah pernah didapatkan oleh scientist). Ke-tiga, ...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas