Oleh Nopa Ramadhani Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Ada yang terasa aneh di kalangan lulusan sekolah menengah kala ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi,PT atau pun PTS. Keanehan karena banyak yang tidak mengenal program studi atau jurusan yang mereka pilih. Sebagai contoh adalah program studi Bimbingan dan Konseling. Ya, belum banyak lulusan SMA yang mengetahui tentang jurusan bimbingan konseling di kalangan masyarakat bahkan saya pun sebelum mengambil jurusan ini, saya tidak pernah mendengar apa itu BK, karena di sekolah saya tidak ada guru yang lulusan BK. Kalau pun ada guru BK, mereka bukan sebagai guru yang berlatarbelakang pendidikan di BK. Jadi tugas guru BK diberikan kepada guru yang tidak profesional untuk menjadi guru BK dan itu adalah kesalahan yang besar. Dikatakan demikian, karena untuk menjadi guru BK harus yang profesional...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas