Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Silaturahmi

Tiga Cara Menjaga Silaturrahmi di Bulan Ramadan

Oleh : Teuku Hendri Saifullah Ramadan adalah bulan amal dan silaturrahmi, bulan saling belas kasih dan kasih sayang. Bulan yang penuh amal bakti dan kepedulian. Sungguh beruntung orang yang berpuasa di bulan ramadan yang saling menjalin hubungan baik dengan keluarga ataupun saudaranya yang lain, salah satu caranya adalah dengan menjalin silaturrahmi. Secara bahasa, silaturahmi berasal dari kata shilah yang memiliki arti hubungan dan rahim artinya kerabat. Rahim sendiri juga berasal dari kata Ar Rahmah yang berarti kasih sayang atau menjalin kekerabatan. Hal ini sebagaimana dalam salah satu hadits, yang artinya: "Bukanlah bersilaturrahim orang membalas kunjungan atau pemberian, tetapi yang bersilaturrahim adalah yang menyambung apa yang putus." (HR Bukhari) Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Silaturrahmi artinya adalah tali persahabatan (persaudaraan). Dari pengertian tersebt dapat kita pahami bahwa menjalin silaturrahmi adalah amal perbuatan dari seorang muslim u...

Silaturahmi Literasi

Dok. Pribadi Oleh Tabrani Yunis Ah,Tabrani Yunis ini semua ia tulis. Sampai sampah-sampah pun ia tulis. Begitu kata seorang teman kepadaku, ketika ia menerima postingan tulisanku ke WAnya. Bukan hanya dia, masih ada teman-teman lain dengan nada dan irama yang tidak jauh berbeda ketika aku atau memuatnya di laman Facebook. Respon yang menggelitik dan selayaknya juga diapresiasi. Aku bisa faham terhadap apa yang ia katakan padaku.  Aku tidak harus berkecil hati, tetapi sebaliknya harus menjadikan ucapan itu sebagai pemantik atau motivasi untuj menulis dan mengembangkan kapasita menulis, sehingga aktivitas menulis benar-benar menjadi sebuah tradisi. Maka,  apa yang diekspresikan teman-teman tersebut merupakan tanggapan positif, karena mereka juga melihat hal itu terjadi karena kemauan untuk menulis, karena kepedulian terhadap segala fenomena yang terjadi di sekitar dan menjadi persoalan yang memang harus diangkat atau diekspos. Memang itu fakta. Ya, aku memang menulis...

Ngopi: Membumikan Interaksi yang Mengudara

Oleh Rizkina Meutuah Mahasiswa aktif Prodi Psikologi Universitas Syiah Kuala Aceh, sebuah provinsi yang di dalamnya melekat banyak adat dan budaya. Tradisi yang diturunkan dari zaman dahulu begitu mengakar di setiap lini kehidupan, termasuk budaya minum kopi. Tradisi minum kopi bahkan sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan tradisi ini bukanlah suatu hal yang dianggap biasa oleh masyarakat Aceh—sama seperti halnya di Jepang yang terkenal dengan tradisi minum tehnya—tradisi minum kopi ini memiliki nilai filosofis tersendiri. Minum kopi bagi masyarakat Aceh adalah cara mereka berinteraksi, menyambung silaturrahmi dan sudah menjadi identitas masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan menjamurnya warung kopi yang memiliki berbagai keunikan, baik dari suasana warungnya, jenis kopi yang disediakan, maupun cara penyajian kopinya. Uniknya, orang yang duduk di warung kopi tak senantiasa memesan kopi, tapi yang dibutuhkan adalah suasana keakraban antar teman dan pembicaraan-pembica...