Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pahlawan

CUT NYAK MEUTIA SRIKANDI BERPARAS JELITA

    Karya Keisha Elsria Mulya   Teman-teman, kamu pernah berkunjung ke Aceh enggak sih? Soalnya, di Aceh banyak sekali tempat wisata bersejarah seperti Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh yang selamat dari amukan tsunami tahun 2004 lalu. Kamu juga dapat melihat museum rumah Aceh yang indah dengan ukiran motif khas daerah berjuluk Serambi Makkah. Jika kamu jalan-jalan ke Aceh, kamu juga dapat berkunjung ke monumen Kapal Apung, sebuah monumen tsunami berupa sebuah kapal nelayan yang tersangkut kandas di atap rumah warga Banda Aceh saat tsunami. Sambil kamu menikmati mie Aceh dan kopi Arabika Gayo yang sangat lezat dan gurih. Aceh juga sangat berjasa dalam perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Aceh memiliki banyak pahlawan yang gagah berani berjuang di medan laga. Kisah hidup para pahlawan banyak ditulis dalam buku-buku yang harus kita baca. Seperti sejarah Imam Bonjol, pahlawan dari Minang Kabau, Padang, Sumatera Barat, ada buku sejarah Pangeran Diponogoro dari...

SURAT DARI BLORA

  Mendengar nama Blora, kita semua tahu bahwa Blora adalah  1 (satu)  Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Blora yang dikenal dengan julukan “Kota Jati” memiliki ikon flora yang juga “Jati”, berjarak 127 km di sebelah timur Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk 925.642 (2019) dan luas wilayah 1.820,59 km, secara Administra tif  Blora berbatasan langsung dengan beberapa Kabupaten.    Di   s isi  utara Blora, berbatasan dengan Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang. Di   sisi Selatan berbatasan dengan Kabupaten Ngawi (Jatim). Di   sisi Timur, Blora berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro, dan di   sisi Barat, Blora berbatasan dengan Kabupaten Grobokan. Itulah selintas tentang Kota Blora yang menjadi tempat bersejarah bagi seorang pejuang perempuan Aceh, yang sampai batas usia dan perjuangannya membela m a r wah bangsa, berakhir di Blora.   Pocut Meurah Intan, dikenal juga dengan nama Pocut Di Biheue ,  berdasarkan catat...

Darah Juang Sang Pahlawan

                                            ilustrasi : Cahaya Kebenaran Islam Oleh : Nsyah Darah juang para pahlawan bangsa Seperti air yang mendidih di atas tungku api yang membara Tetesan darah tak berhenti bercucuran Menghabisi penjajah tanpa ampun di Medan perang  Bambu runcing sebagai andalan  Saat berlaga di Medan perang Debu di pakaian tak lagi terlihat  Hanya cucuran darah yang terus mengalir membasahi pakaian  Ujung bambu jadi saksi  Hitam rasa menyakit Mengusir penjajah dengan nyawa Tanpa takut tanpa gentar  Hari ini lihatlah wajah-wajah kita Yang mulai keras tanpa urat malu Bagaikan baja yang tak bisa dibelah Terpancar dengan bangga Hari ini lihatlah sudah memasuki 73 tahun kita merdeka Kita bisa terbang tanpa terkurung  Kita bisa berteriak tanpa dekapan  Itu semua atas da...