Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Subulussalam

Peringati Hari Santri Nasional, ACT Subulussalam Salurkan 280 Paket Makan Siap Saji

  Subulussalam,23/10/21.Memperingati Hari Santri Nasional, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Subulussalam menyapa dan membagikan 280 paket makan siap saji untuk para santri di beberapa Pesantren yang ada di kota Subulussalam dalam program Operasi Makan Gratis (OMG).   “Program OMG    ini merupakan program yang rutin dilaksanakan oleh ACT bersama MRI Subulussalam. Jumat ini adalah agenda OMG ke-17 kalinya diadakan setelah adanya Cabang ACT di Subulussalam.” kata Kepala Cabang ACT Subulussalam, Akhi Munandar.   Munandar mengatakan, paket makan siap saji yang didistribusikan melalui program OMG ini, berasal dari donasi masyarakat, baik perorangan dan juga komunitas. Adapun total paket makan siap saji yang disalurkan berjumlah 280 paket.   “Selama ini kita menyalurkan program OMG ini langsung ke rumah-rumah penerima dan terkadang juga ke pesantren-pesantren. Khusus dihari Santri ini, kita salurkan semua paket ini ke santri-san...

ACT Cabang Subulussalam Luncurkan Program Wakaf Modal UMI

    Walikota dan seluruh Forkopimda Kota Subulussalam menghadiri dan secara simbolis meluncurkan Program Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia (WM-UMI) Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Subulussalam Tahun 2021, di gedung LPSE Kota Subulussalam, Senin (20/9).   Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Subulussalam menyatakan Program Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia (WM-UMI) diluncurkan untuk membangkitkan perekonomian melalui pemberdayaan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tengah pandemi COVID-19. "Alhamdulillah, kita tidak hanya berfokus diaksi penyelamatan umat, tapi sudah masuk ke ranah aksi pemberdayaan maupun pembangunan umat. Kami meyakini kedermawanan yang luas khususnya di Subulussalam ini bermuara pada kebangkitan ekonomi umat dan optimisme bangsa," kata Kacab ACT Subulussalam Munandar dalam peluncuran program tersebut di Subulussalam, Senin. Ia mengatakan bahwa pandemi COVID-19 telah memberikan dampak besar terhadap sektor ekonomi, termasuk meningkatka...

ACT Aceh Salurkan Bantuan Biaya Hidup Dukung Dai di Perbatasan Aceh

Subulussalam  –  Ustaz  Febrian Deli Putra telah lama melakukan syiar Islam di daerah perbatasan Aceh-Sumatera Utara dan telah menjadi panggilan. Ia tak mengharapkan apapun dari aktivitasnya kecuali bertambahnya keimanan masyarakat kepada Allah. Beliau adalah salah satu dari sembilan penerima manfaat lainnya untuk paket pangan dari program Sahabat Da’i Indonesia ACT Aceh-MRI Subulussalam yang tersebar di desa-desa kota Subulussalam pada Minggu, 30 Mei 2021 lalu. Menyiarkan nilai-nilai Islam di sekitaran perbatasan, rawannya Aqidah di perbatasan menjadi landasan beliau membantu anak-anak di perbatasan yang kurang mampu agar mendapat pendidikan Islam sejak dini dan menjadi bekal terbaik mereka ketika beranjak dewasa. Hingga saat ini secara bertahap beliau dan terus melakukan penguatan keislaman di perbatasan dengan mengajak anak-anak perbatasan untuk bisa mengenyam pendidikan di pesantren di sekitar perbatasan. “Pernah suatu hari ketika awal saya melakukan akti v itas dakwa...

Pemkot Subulussalam Dukung Program Kemanusiaan MRI – ACT Aceh

Subulussalam – Pemerintah Kota Subulussalam menyatakan dukungannya terhadap program-program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Subulussalam bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Subulussalam, Senin (18/1/2020). Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian Bintang dan Wakil Wali Kota Subulussalam Salmaza saat menerima kunjungan tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Subulussalam, dan mitra ACT seperti BKMT, Taklim Amirah, KMPS, dan HNI- HPAI. Affan Alfian Bintang dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran relawan sangat peran dan kontribusi relawan sangat penting. Relawan MRI adalah pejuang seperti dalam medan perang demi 5 juta jiwa rakyat Aceh.  “Relawan sangat penting untuk memberdayakan masyarakat dan memiliki kekuatan untuk mengubah sesuatu ke arah lebih baik,” terangnya dalam pertemuan yang juga diikuti oleh sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Kota ( SKPK ...

ACT Aceh Ajak Masyarakat Kirim Logistik Kepada Korban Gempa Sulawesi Barat

Subulussalam – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh mengajak masyarakat membantu korban gempa yang mengguncang Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, dan sekitarnya, Provinsi Sulawesi Barat. Guncangan gempa mengakibatkan 81 orang meninggal dunia, luka berat 253 orang, luka ringan 679 orang, kerusakan bangunan, dan 19.435 orang terpaksa mengungsi. Kepala Cabang ACT Aceh Lisdayanti menuturkan, ribuan korban gempa di Mamuju bertahan menahan lapar dan haus akibat kekurangan makanan siap saji. Karena terbatasnya tenda darurat, puluhan warga terpaksa bertahan di dalam satu tenda. Para korban juga sangat membutuhkan MCK. Hanya tersedia dua toilet  sementara pengungsi berjumlah ribuan.  “Kita dulu pernah merasakan apa yang mereka  rasakan. Saatnya bagi kita bergerak membantu mengurangi beban musibah ini,” terangnya didampingi tim ACT Aceh usai bersilaturahmi dengan Pemerintah Kota Subulussalam dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Kota ( SKPK )  di Pendopo Wali Kota Subulu...

Tiada Orang Tua, Pilunya Hidup Abang Beradik di Subulussalam

Subulussalam - Kini Baina (22 tahun) dan abangnya Sapudin (23 tahun) hanya tinggal berdua di rumah reot 4 x 5 meter peninggalan ayahnya. Bangunannya 20 meter dari bibir sungai Lae Souraya, Desa Belukur, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam. Saat ini Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Subulussalam sedang berikhtiar membangun sebuah rumah layak dan memberikan modal usaha untuk Baina. Kepala Cabang ACT Aceh Lisdayanti, mengajak masyarakat mendukung dan mendoakan agar Baina memiliki rumah layak huni dan memberikan modal usaha kepada Baina. “Insya Allah, uluran tangan kita sangat berarti bagi mereka,” pungkasnya, Senin, 28 Desember 2020. Bentuk dukungan berupa donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Aceh Syariah 01001930009205, BNI Syariah 6600011008, atau Mandiri Syariah 708978602. Konfirmasi donasi via pesan ke Instagram @act_aceh, WhatsApp 082283269008, atau telepon 0651-7315352. Ia menjelaskan, rumah Baina jauh dari kata nyaman. Bangunan terbu...

Walikota Subulussalam Berjanji, Naikkan TC Guru Pada Tahun 2021

SUBULUSSALAM, 02/10/20. Walikota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang, SE berjanji untuk menaikkan gaji tambahan tunjangan khusus atau disebut “TC” Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar Rp 100.000 bagi yang berprofesi sebagai tenaga pendidik. Hal itu disampaikan Walikota Affan Alfian di sela-sela pidatonya pada acara pembukaan konferensi XXII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Subulussalam dan seminar pendidikan yang berlangsung di Aula Hernes One Hotel Subulussalam, Jumat (02/10/2020). “Ini komitmen kami pasangan Walikota dan Wakil Walikota H Affan Alfian Bintang dan Salmaza. Tahun 2021 kita naikkan TC para guru sebesar Rp 100.000. Kenaikan ini memang tidak lah besar, tetapi ini menaikkan dari yang sudah ada,” ucap Affan Alfian.  Acara yang bertema: “Melalui Konferensi XXII PGRI Kota Subulussalam Kita Wujudkan Guru Yang Bermartabat Menuju Pendidikan Subulussalam Yang Bermutu Di Era Pandemi Covid-19” itu turut dihadiri Wakil Walikota Subulussalam Drs Salmaza MAP, ...

Perjuangan Para Ibu Pedagang Kecil di Aceh Hidupkan Ekonomi Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19

Subulussalam –potretonline.com, 08/06/20. Dagangan bakso goreng milik Aswah pernah hampir tidak laku selama sepekan setelah salah satu warga desanya terindikasi positif covid-19. Masyarakat semakin waspada terhadap keselamatan diri yang berimbas kepada pedagang kecil seperti Aswah. Aswah menjadikan bagian depan rumah sederhananya di Gampong Belegen Mulia, Simpang Kiri, Subulussalam sebagai lapak menjual dagangannya. Hari biasanya, anak-anak sekolah mampir membeli bakso goreng. “Anak sekolah mampir ke sini untuk jajan. Sekarang sekolah libur, pendapatan saya menurun drastis,” terangnya, Juni 2020, Gampong Belegen Mulia, Simpang Kiri, Subulussalam. Padahal ia beserta suaminya sangat membutuhkan biaya selain menopang hidup keluarga sederhananya. Ia memerlukan biaya membawa anaknya berumur 10 bulan operasi katarak dan paru-paru akibat terjangkit virus rubela. Meskipun ekonomi keluarga ditopang dirinya bersama suaminya yang bekerja sebagai pengatur sound system masjid, kebu...

Pianto Melawan Gizi Buruk

Banda Aceh - Potretonline.com, 09/03/19. Balita mungil itu terkulai lemas di atas kasur khusus di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh. Jarum infus menusuk tubuhnya. Pernafasannya menggunakan alat bantu. Belalai selang selang-selang itu tersambung ke alat canggih di atas kepalanya.  Nama lengkapnya Pianto  Syahputra Laia  (1,8th). Ketika Aksi Cepat Tanggap (ACT) – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Banda Aceh mengunjunginya, Jumat (9/3) nampak ibunya adik Pianto,  Jernih Hati Nduru , setia menemani di sampingnya.  Pianto sudah beberapa hari ini dirawat di rumah sakit provinsi itu. Berat badan balita kelahiran 1 Agustus 2017 sekarang cuma 4 kilogram. Rasa iba akan muncul dengan sendirinya manakala melihat tubuhnya dengan tulang sudah seperti terbungkus kulit. Bibir anak kedua dari dua bersaudara itu pecah-pecah. Kisah adik Pianto awalnya diketahui MRI Subulussalam. Keluarganya sendiri berasal dari Desa  Penuntunga...

Panas Yang Tertinggal

Oleh Khairunnisa Berutu  Siswi Kelas : X IPA2   SMA Negeri 1 Simpang  Kiri, Subulussalam, Aceh  Teruntuk Sahabatku, Pagi itu cerah sekali Aku ingin bersenang-senang dengan cahaya Akan ku ubah panas menjadi dingin, Apa mungkin itu terjadi? Kupahat kembali pikiran Dan... Tidak mungkin. Aku menyayangi kamu, dia, mereka dan kalian Namun, aku tidak melihat sayang semua pada kalian Dimana..  Apakah dalang sudah mulai bercerita Tentang sandiwara yang akan dimainkan di bawah langit Apa mungkin dalang memaksanya Ya... Kuharap tidak.. Kembali kupahat pikiranku dengan relung Kujalani panas dan pergi pulang kembali Ternyata, aku bisa! Dingin pun datang Hujan maksudku Aku berbisik di hatiku Mungkinkah ini terjadi sesungguhnya Kulangkahkan kaki menyusuri khayalan nyata tak terduga Ketika langit menangis, Aku hanya berharap kau tak menangis Namun ketika langit menghapus air matanya Aku berha...

Membangun Kembali Budaya Mendongeng di Kota Subulussalam

Oleh  Muhamad Fathan Mubin Dongeng merupakan salah satu  media untuk menyampaikan informasi, pengetahuan dan pesan moral kepada anak ataupun peserta didik.  Oleh sebab itu, dalam masyarakat kita, dongeng merupakan aktivitas bercerita yang  dahulunya sangat popular. Kita masih ingat bagaimana nenek berecerita tentang dongeng, saat sebelum tidur. Bukan hanya nenek, ibu, ayah, abang, kakak  juga ikut menceritakan dongeng kepada anak atau cucu, sebagai cerita pengantar tidur. Mungkin cerita-cerita dongeng yang diceritakan nenek, ibu, ayah atau kakak dan abang itu, masih tersimpan dalam ingatan kita. Misalnya ada cerita dongeng tentang binatang, dongeng tumbuh-tumbuhan dan lain sebagainya. Barangkali, hampir semua yang pernah mendengar dongeng yang dari dahulu hingga sekarang masih menjadi cerita yang menarik. Ingat dengan cerita kancil dan buaya? Itu adalah salah satunya. Masih banyak cerita lain yang masih tersimpan rapi di ingata...