Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Frame

Launching Buku Ke-2 Pelangi Hijab: MUNAJAT QALBU & WANTED Miss Pelangi Hijab 2017

Acara yg digelar di Lippoplaza Bogor 22 Okt 2017 berlangsung sangat meriah, amazing dan menuai banyak pujian tidak hanya dari partnership tapi juga dari para pengunjung Mall yang tidak sengaja menyaksikan acara yang berlangsung. Acara yg berlangsung dari pukul 9 WIB hingga 17 WIB ini dikemas dengan semarak dan menarik. Pengisi acara yg hadir beragam mulai dari marawis, talkshow dari radio Bravos, talkshow dari seorang ustad dengan tema muslimah yg menginspirasi, hingga persembahan peserta dan penampilan Fashion show hijab berpelangi dalam pemilihan Miss Pelangi Hijab 2017 serta yang sangat special adalah talkshow Launching Buku Pelangi Hijab yang menghadirkan penulisnya langsung yaitu Dewi Pelangi, dan nara sumber didalam buku yaitu Dr R. Rana Fikania tentang berhijab mencegah kanker kulit.    Host acara adalah Isabela, salah satu sahabat Dewi Pelangi yang berbeda iman namun ia menghargai toleransi umat beragama dalam acara itu ia memakai hijab yg distylist oleh Zoya-B...

Ironi Masa Kini : Anak-anak dan Gadget

Oleh Lukyana Arsa Mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi Unsyiah, Banda Aceh Perkembangan teknologi komunikasi yang begitu pesat telah membawa kita pada perubahan yang signifikan dalam berbagai segi kehidupan. Jika dulu untuk berkirim surat saja membutuhkan waktu yang lama, kini hanya dalam hitungan detik, pesan yang dikirim langsung diterima oleh penerima pesan. Saat ini pesan-pesan tersebut tidak hanya berbentuk dalam teks, tetapi bisa berbentuk audio, video, dokumen dan format lainnya. Tidak sampai di situ, belanja online, perpustakaan online, game online adalah sebagian dari kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi komunikasi. Hal tersebut tentu memberikan dampak bagi produsen serta industri-industri alat komunikasi dalam menghasilkan berbagai jenis produk gadget dengan spesifikasi yang beragam. Dewasa ini gadget digunakan oleh hampir seluruh umat manusia dari berbagai kalangan dan tanpa batasan usia serta memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam pen...

Perempuan Pelindung Laki-Laki

Oleh : T. Muhammad Syahrizal* Aku, seorang perempuan yang ditakdirkan lahir di daerah pelosok desa. Sebuah desa yang jauh dari sentuhan glamornya dunia perkotaan. Tanpa polesan, kemodisan dan tanpa sentuhan artifisial. Berpenampilan ala kadar, tak banyak tingkah dan hanya menerima dari alam, masyarakat, keluarga dan aku, secara individual. Aku hanya seorang perempuan desa yang mencoba menjadi diri sendiri. Tapi, menjadi diri sendiri terasa terkekang. Terkekang terhadap anggapan kental. Anggapan yang telah menjadi tradisi di daerahku yang menjadikan aku fakum untuk jadi diriku seutuhnya. Diriku sekarang adalah diriku dengan jelamaan sejuta anggapan yang telah terpelihara secara turun temurun. Aku yakin tak seorangpun tahu pasti, kapan, dimana, bangaimana asal muasal dan hingga kapan. Anggapan inilah yang disodorkan kepada perempuan. Perempuan makhluk yang lemah. Maaf kata, “Pelayan” bagi yang lain, laki-laki. Apakah ini dikarenakan perempuan bagian dari laki-laki? Karen...

Belajar Memahami Anak

  Oleh Linda Mustika Hartiwi SE Berdomisili di Genteng – Banyuwangi, Jawa Timur Sudah seringkali diberitakan, baik di media elektronik atau media cetak tentang kasus kekerasan atau penganiayaan terhadap anak-anak. Misalnya ketika ada berita tentang seorang anak berumur 7 tahun yang meninggal dunia akibat dihajar oleh bapaknya gara-gara berebut kaos dengan kakaknya. Ada berita tentang penyekapan seorang anak berumur 14 tahun oleh orang tuanya hingga menyebabkan si anak meninggal dunia, hanya gara-gara si anak membolos sekolah dengan alasan ingin bermain ke pantai bersama teman-temannya. Ada juga berita tentang seorang anak yang dibakar oleh ibunya sendiri karena tidak mau menurut keinginan orang tua. Kisah terbaru tentang kekerasan atau penganiayaan yang terjadi pada anak hingga mengakibatkan kematian adalah kasus yang menimpa Engeline, bocah manis berusia 8 tahun, yang harus meregang nyawa di tangan orang tua asuhnya. Prihatin, itu yang dirasakan saat melihat apa yang telah ...