Dok. ACT Jakarta, 23 Juli 2019 - Vice President Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar menyesalkan adanya informasi tidak akurat beredar di publik yang memfitnah lembaga kemanusiaan ACT terafiliasi dengan gerakan radikal dan ilegal di Indonesia. Informasi itu tidak benar dan dapat menyesatkan masyarakat. Ia mengatakan bahwa ACT adalah lembaga kemanusiaan yang menjunjung transparansi dalam penyaluran donasi yang kami dapat dari berbagai mitra, dan tersertifikasi oleh pemerintah. “ Kami menyalurkan bantuan ke tempat - tempat yang membutuhkan dukungan kemanusiaan seperti di lokasi bencana Lombok, Palu, Mentawai, Selat Sunda, Sentani, dan berbagai lokasi lainnya ,” terangnya, Selasa (23/7 ). Selain itu, d onasi dari mitra-mitra disalurkan untuk Pendidikan Tepian Negeri dalam bentuk program pendidikan di Indonesia Timur, khususnya di pulau-pulau terpencil. Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat khususnya ana...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas