Oleh Tabrani Yunis Malam itu, usai melakukan aktivitas di beberapa desa, di wilayah Pesangan Selatan, Bireun, Aceh, ada waktu tepat untuk menelpon seorang sahabat. Maka, tangan pun memencet nomor handphone seorang sahabat yang berdomisili di kota Bireun. Sahabat yang juga berprofesi sebagai seorang guru. Guru yang tergolong sudah senior itu, kini menjadi pengawas sekolah di kabupaten Bireun. Selain senior, beliau juga sebagai ketua PGRI di wilayah Kabupaten Bireun. Kami memanggilnya dengan sebutan Zainuddin Karim. Ia sudah menyelesaikan S2 dengan gelar MPd. Tidak seperti aku yang hanya jebolan S1. Namun penampilannya biasa saja dan selalu bersikap suka membantu dan bersikap terbuka dan kocak. Menjadi sangat menarik untuk diajak bicara soal pendidikan. Mudah diajak untuk berdiskusi sembari menyeruput segelas kopi. Di ujung pembicaraan lewat telepon itu, kami sepakat untuk sama-sama menuju ke sebuah warung kopi usai salat magrib. Kami memilih warung kopi yang menyajikan berbagai sa...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas