Aceh Besar – Rintik kecil mengawali pagi ini, terlihat seorang ibu bergegas kesana kemari mempersiapkan tempat dan makanan kecil. Ia bernama Nurfaizah, seorang difabel yang mengajarkan anak-anak di Gampong Weusiteh, Sukamakmur, Aceh Besar dan sekitarnya membaca alquran. Kedua tangan Nurfaizah mengalami polio sejak lahir , namun h al itu tidak menyurutkan niatnya mengajarkan cara membaca qalam ilahi. Ia berharap ilmu yang disalurkannya menjadi amal jariyah tatkala ia pergi selamanya dari dunia ini. Anak-anak pun menjadi dekat dan cinta kepada Alquran. Diakuinya, memang butuh kesabaran ekstra mengajarkan anak-anak belajar Alquran dari dasar. “Sifatnya anak-anak ya begitulah. Namun kita senang,” ujarnya sambil tersenyum. H ari demi hari santri Nurfaizah kian bertambah. Ruang belajar menjadi semakin sempit. Ia berharap bisa mendirikan sebuah balai pengajian khusus berukuran 10 x 5 meter di lahan kosong di samping rumahnya. Ditambah Alquran serta satu lemari t...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas