Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cernak

BURUNG BALAM KAMI

Oleh Delia Rawanita  " Ayah, lihatlah. Ada burung masuk ke dalam rumah kita" teriak Niki gembira.  " Tutup pintunya, biar tidak  keluar" teriak Biyu dari dalam kamar. Benar saja burung itu terperangkap di ruang tamu. Tubuhnya lemah tidak bergerak, pasrah.  " Kasihan, pasti kamu lapar, ya" kata Niki sambil mengelus bulu burung dengan hati hati.   Biyu segera mengambil air dan beras.  Burung Balam berwarna putih bersih ternyata jinak, dalam sekejap burung tersebut sudah mulai berani beradaptasi, paruhnya dengan lincah mematuk beras yang diberikan Niki.  Syukurlah, burung Balam sesat tersebut selamat di tangan Dua kakak beradik ini. Apalagi mereka ternyata  penyayang binatang. " Yah, belikan sangkar buat burung ini " rengek Niki pada Ayah " Kasihan burungnya, sudah tidak bebas hidupnya" sahut Ayah " Jangan dilepas ya, Yah" kata Biyu sedih. " Oke, mumpung hari libur, bagaimana kalau Ayah bikin tempat singgah burung di samping...

Berbagi Rambutan

  Oleh Salsabila Z   ​ Hari ini, Zain memanen buah rambutan di samping rumah bersama sang Ayah. Ia senang sekali, karena pohon rambutannya berbuah lebat dan rasanya pun manis. ​ “Alhamdulillaahh...” ujar Zain sambil memakan satu buah rambutan. ​ “Iya, alhamdulillaah...” ujar Ayah.”O ya, nanti Zain bantu Kak Salma membagi buah rambutann ini ke tetangga ya?” pinta Ayah sambil membagi  buah-buahan itu  sama banyak lalu menalinya dengan rafia. ​ “Kenapa dibagi Yah? Mending ,  kita  jual saja.  Biar tetanggak kita beli, lalu kita dapat banyak uang ,  deh,” usul Zain. Tiba-tiba terlintas dalam pikirannya untuk membeli mainan baru  dari hasil menjual rambutan  nanti . ​ “Ya, nanti kita akan jual rambutan ini kepada Pak Sukri, pedagang buah samping pasar itu. tapi tidak semuanya. Ada yang kita bagi sama tetangga dan ada juga yang kita sisihkan untuk kita makan sekeluarga,” jawab Ayah. ​ “Kok begitu Yah?” ​ “Ya, tidak ada salahn ya   dong,...