Oleh : Khairunnisa Berutu Siswi kelas 10-IPA 2, SMA Negeri 1 Simpang Kiri, Subulussalam, Aceh 12-01-2019 Kadangkala mungkin saja engkau pernah berpikir, bagaimana tangan-tangan peminta 'hak' itu memilihmu. Kadangkala pikiran tanggung jawab itu tergandeng dengan kenyamanan yang diperolehnya. Terkadang kau takut salah langkah memilih jalan membawa pedang kepemimpinan. Resah dan lelah itu tentu terajamah, keringat kau usap dengan tangan, menuntun diri tampil baik dan indah, monggoncang diri jika tidur di peperangan sekejap saja. Suara ini hanya sampah. Yang entah bagaimana seperti kalian pemimpin menanggapinya. Hanya saja aku butuh perhatianmu, tetapi bukan dari lipatan uang hasil emisan pertemuan penting. Bukan pula dari kerokan harta negeriku yang dijejali “cangkul asing”. Yang demikian itu membuat tanahku malu dan menipis. Meninggalkan kerusakan juga kebodohan. Sampah ini masih bersua. Lalu dengan apa aku menghidupi kalian, jika tidak demikian?. Itu hanya ...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas