Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label seni

Dispar Kota Banda Aceh Gandeng Sanggar Cit Ka Geunta Tampilkan Tari Tradisional di JKPI

  Banda Aceh - Potretonline.com,4/12/11. Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh bekerjasama dengan sanggar Cit Ka Geunta menampilkan tari tradisional pada pagelaran Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) tahun 2021. Pertunjukan ini disuguhkan kepada peserta, tamu serta masyarakat yang berkunjung ke Bogor Creative Center (BCC), Kamis (2/11/2021).  Kepala Dispar Kota Banda Aceh Iskandar menyebutkan, pada pagelaran JKPI kali ini, pihaknya turut menyuguhkan tamu yang datang ke BCC dua tari tradisional, yakni Rapai Geleng dan Seudati.  "Jadi kita menampilkan dua tari tradisional Aceh pada pagelaran JKPI kali ini untuk menghibur pengunjung yang datang," katanya. Menurutnya, selain menghibur tamu, tari tradisional ini juga menjadi salah satu media untuk promosi pariwisata yang ada di Kota Banda Aceh.  Katanya, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, saat ini fokus menggenjot sektor pariwisata sehingga berbagai upaya terus dilakukan untuk mengenalkan wisata kuliner, budaya dan lainny...

Seni, Muda, Budaya dan Nasionalisme

  Oleh Hafidh Mulyansyah Putra Berdomisili di Bandung, Jawa Barat     Nasionalisme itu apa sih? Saya bertanya pada diri sendiri ini. Saya paham betul bahwa nasionalisme dibentuk dari 2 gabungan kata, nasional dan isme. Nasional berarti bangsa sendiri dan isme menunjukkan sifat atau karakter, jadi nasionalisme berarti sifat kebangsaan. Definisi simpel itu selalu menjadi isu hangat di bawah langit-langit Indonesia hingga sekarang. Namun apakah kita sadar bahwa apresiasi terhadap penganut sifat kebangsaan ini masih saja kurang dihargai? Terutama pada pelaku seni, lebih spesifik lagi pada pelaku seni muda tradisional, yang saya sebut  the real hero  saat ini. Oke, sebaiknya kita awali dengan menerawang tentang seni tradisional itu sendiri. Siapa itu pelaku seni muda tradisional? Apa sih peran pentingnya? Seberapa pentingnya dalam menumbuhkan sifat kebangsaan ini?    Seni dan budaya, dua kata yang berbeda arti, saling berkaitan, sehingga terkadang disamaart...

PROSES KREATIF TEATER TERLIHAT MUDAH

Oleh DR. Sulaiman Juned, M.Ssi Berdomisili di Padang Panjang, Sumatera Barat "Seniman Teater latihannya seumur hidup. Tak ada pensiun buat seorang seniman kecuali mati" (Arifin C. Noer | Teaterawan Indonesia) Teater Modern merupakan sebuah karya dan kerja kolektif. Pertunjukannya menjadi penuturan hidup dalam kehidupan manusia. Produksi teater membutuhkan kekompakan tim produksi dan artistik. Kemampuan ini menawarkan  wilayah komunikasi teater. Komunikasi bersifat empiris, meskipun cakupannya sampai ke wilayah gagasan, konsep, emosional dan prilaku. Pementasan teater akan berkualitas apabila memiliki kematangan identitas. Kematangan identitas akan terjadi lewat kualitas artistik dalam mewujudkan realitas teater melalui spektakel (bahasa panggung) meruang dalam peristiwa teater. Bahasa pangung (spektakel) yang utama adalah aktor. Transformasi ke realitas pertunjukan merupakan tugas aktor/aktris yang harus cerdas dalam menafsirkan lakon untuk memunculkan konsep akting. Aktor se...

Seni “ Haba Dangderia, Yang Hilang Entah Kemana

Dok. Aceh Media Art Oleh : Nasrizal Guru SD yang berdomisili di Manggeng, Aceh Barat Daya Ketika waktu istirahat tiba, aku masuk ke ruang guru dan duduk di kursi yang telah disediakan untuk setiap guru. Seperti kebanyakan orang sekarang, setiap kali duduk sendiri, tangan akan merogoh saku, mengambil handphone. Seakan-akan handphone memang menjadi sahabat untuk berkomunikasi, di kala sepi  atau juga untuk menyibukan diri. Yang jelas, orang-orang sekarang, menjadikan handphone sebagai teman dan pembunuh sepi. Aku sendiri, juga menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang telah mengalami dampak buruknya. Nah, ketika handphone sudah berada di tangan, maka pilihan menu sering tertuju ke media social, seperti facebook, twitter atau yang lainnya. Aku sendiri kala itu membuka Google mencari informasi soal seni. Secara kebetulan, aku menemukan sebuah link tulisan di  www.watyutink..com . Aku menemukan sebuah tulisan yang berjudul “ Banyak Jalan Menyelamatkan Se...

Wajah Lain Takengon, Beragam Kesenian dan Budaya

Sebagai negeri penghasil kopi terbaik di Indonesia. Kabupaten Aceh Tengah tidak hanya sekadar menyuguhkan soal hasil alam mereka. Daerah yang terletak di dataran tinggi gayo ini menyimpan cukup banyak cerita ragam budaya, dan keseniannya. Seperti tarian Sining, kesenian tradisional ini akan ditampilkan perdana dalam pagelaran Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII. Tarian Sining akan ditampilkan untuk pertama kalinya di hadapan masyarakat Aceh, Selasa (14/8/2018) malam, di panggung utama PKA VII, taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. Kesenian ini merupakan sesuatu hal baru dari Aceh Tengah yang belum pernah ditampilkan. “Tarian ini baru kita hadirkan sejak Januari 2018 lalu. Kita akan menghadirkan sesuatu yang baru dari daerah dataran tinggi kepada seluruh masyrakat Aceh malam nanti,” kata Uswatuddin, Ketua Kontingen Aceh Tengah. Dikatakannya, tarian Sining telah memperoleh sertifikat dari Kementerian Hukum dan Ham dan diakui menjadi warisan budaya tak benda. Uswatuddin menjelaskan, ta...

PENARI KEMATIAN

Oleh Rizkina Meutuah Kuamati sekelilingku Lengang Tiada seorang pun Aku terperangkap Kuamati sekali lagi Sebuah siluet muncul Sesosok makhluk dengan tariannya Dia memainkan jemari lentiknya Memainkan pundaknya Mengerlingkan matanya Dia terampil memainkan tubuhnya Aku terbuai dengan tariannya Sosok penari itu mendekat Kuamati lagi, matanya membesar Matanya tak lagi indah, kini dia tampak murka Gerakannya tak lagi ayu, kini sedikit lebih tangguh Tempo tariannya tak lagi pelan, kini semakin kencang Tangannya tak lagi dimainkan, bersiap untuk merampas Aku terkesiap, dia semakin mendekat, jantungku berdetak kencang Seketika aku bertatap dengannya, jantungku berhenti. Banda Aceh, 22 Februari 2015 Rizkina Meutuah, mahasiswa aktif Psikologi, Unsyiah Banda Aceh