Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Narkoba

LEMBARAN BARU TANPA NARKOBA

dok. Galamedianews.com Oleh Nurmila Yusda Narkoba adalah benda yang dapat menghancurkan siapa pun yang menggunakannya. Narkoba mampu menghancurkan kehidupan, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak sekalipun. Sebagian besar bahaya narkoba pastinya sudah diketahui oleh setiap pemakainya, tetapi mengapa mereka tetap menggunakannya? Banyak alasan mereka menggunakan narkoba. Beberapa di antaranya adalah sebagai penambah percaya diri, menghilangkan rasa lelah dan juga menghilangkan rasa sakit. Namun pada dasarnya narkoba hanya digunakan sebagai kenikmatan semata. Pada akhirnya narkoba membuat pemakainya menjadi kecanduan.             Orang yang sudah kecanduan narkoba akan terus menggunakan narkoba tersebut. Dengan kata lain mereka akan mencari dan membeli narkoba,tak peduli berapapun harganya dan bagaimanapun cara mendapatkannya. Inilah yang mengakibatkan timbulnya kekerasan di mana-mana yang disebabkan oleh orang-orang...

Wali Kota Banda Aceh Akan Panggil Pihak Managemen Hotel, Terkait Kasus Narkoba di Hermes

Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman akan memanggil pihak managemen Hermes Palace Hotel. Pemanggilan ini terkait dengan ditangkapnya sejumlah orang beberapa hari lalu di hotel tersebut karena diduga mengkonsumsi narkoba. “Waktu kejadian, saya sedang tugas dinas di luar daerah. Tapi saya sudah terima laporan dari sejumlah pihak mengenai hal tersebut,” ujar Aminullah, Minggu (6/10/2019). Atas adanya laporan tersebut, Aminullah mengatakan akan segera memanggil managemen Hotel Hermes Palace untuk dimintai keterangan dan penjelasan mengapa peristiwa itu bisa terjadi di hotel berbintang tersebut. “Akan kita mintai penjelasan dan akan kita pelajari sedetail-detailnya. Kami akan duduk bersama Forkopimda untuk membahas ini,” ujar Aminullah. Aminullah sangat mengapresiasi penegak hukum yang mampu membongkar kasus ini. Meski adanya keterlibatan oknum TNI, namun kasus ini berhasil dibongkar. Menurut Aminullah, ini adalah bukti bahwa tidak ada tebang pilih soa...

Membangun Kemandirian Klien BAPAS Yang Humanis

Oleh Tabrani Yunis Dahulu, sebelum bencana tsunami, ketika tinggal di perumahan Pola Yasa, Kajhu, setiap hari melintasi BAPAS, singkatan dari  Balai Permasyarakatan Kelas II Banda Aceh, yang terletak di jalan Laksamana Malahayati, desa Krueng Cut itu. Setiap kali lewat dan melintasi kantor tersebut, selalu saja muncul dalam ingatan, BAPAS itu adalah penjara atau rumah tahanan. Setelah bencana tsunami, sudah lebih dari 14 tahun, ketika melewati jalan itu, melihat BAPAS, maka dalam pikiran, bangunan itu adalah penjara yang di dalamnya adalah para narapidana. Ya, narapidana yang dipenjara karena kasus criminal dan juga kasus narkoba. Kesan dan pikiran seperti ini muncul, wajar. Dikatakan wajar, karena belum pernah masuk melihat langsung ke dalam BAPAS tersebut. Bayangkan saja, sudah bertahun-tahun lamanya, ketidakfahaman itu bersarang di dalam pikiran dan menjadi kesan yang keliru. Munculnya kesan keliru tersebut, bisa jadi dikarenakan rendahnya kemampuan literas...

MRI-ACT Aceh Ajak Siswa SMA Peduli Bencana Asap Riau

Aceh Utara – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Utara bersama MRI Syamtalira Aron – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh menggelar kegiatan Goes to School for Humanity “Mari Bergerak Bersama dan Jadilah Pahlawan” di SMAN Syamtalira Aron, Aceh Utara. Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 20 siswa pengurus OSIS, MRI-ACT mengajak siswa peduli terhadap bencana asap Riau.  Ketua MRI Aceh Utara Muhadaruddin dalam materinya menyampaikan bahwa sebagai seorang muslim kita perlu saling tolong menolong serta meringankan penderitaan orang yang dilanda musibah. “Saudara-saudara kita di Riau saat ini dikepung kabut asap yang bisa merusak kesehatan. Dukung mereka agar terlepas dari bencana asap ini,” ucapnya di hadapan pengurus OSIS SMA Syamtalira Arun, Aceh Utara, Selasa (17/9). Ia menambahkan, cukup banyak masyarakat mengalami dampak bencana asap tersebut. Tidak terkecuali kalangan anak-anak, dewasa, dan lanjut usia. Bahkan ada bayi empat bulan meninggal dunia diduga sesak napas k...

Narkoba Melenyapkan Anak Negeri

Oleh Natasya Ulya Kelas VIII SMP Negeri 7 Satu Atap Bandar Baru, Pidie Jaya Ketika sang mentari Mulai semangat menyapa dunia Bumi seolah-olah dihantam cahaya redup Semangat remaja tak pernah lagi berkobar Seperti hari-hari lalu bungkam tanpa impian Dulu, hari hari nan dilalui Seindah pelangi Kini masa depan bagai ilusi Prestasi yang selalu diimpi Pupus tak berarti Narkoba membunuh generasi Narkoba menjerumuskan anak-anak negeri Jauh ke jurang ketidakberdayaan Bersekutu dengan setan Hingga tadak mengenal Tuhan Narkoba melumurkan anak - anak negeri Dengan aroma-aroma penuh ilusi Secuil kenikmatan seakan tak pernah usai Ternaya natkoba telah menguburkan mimpi anak negeri Alhamdulilah ya ilahi Engkau bukakan hati kami Engkau membuat kami mengerti Akan makna sebuah prestasi Agar dapat merawat ibu pertiwi Narkoba harus kami benci Dan lucuti dari hidup ini Kami anak negeri yang tidak mau mati Ketika narkoba mengajak kami ...

Peringatan Hari Anak Nasional di Balai Kota Banda Aceh

Banda Aceh  - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Banda Aceh 2018 yang dipusatkan di halaman balai kota berlangsung meriah. Ratusan pelajar TK/PAUD, SD, dan SMP se-derajat unjuk kebolehan di bidang seni dan budaya hingga hafalan doa sehari-hari, Sabtu (11/8/2018). Beragam wahana permainan anak seperti kolam memancing dan komedi putar pun tersedia di sana. Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman beserta Wakil Wali Kota Zainal Arifin dan Sekda Bahagia juga ikut berbaur bersama anak-anak untuk bernyanyi dan senam bersama. Hadir pula Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Banda Aceh Nurmiaty dan Fauziah, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Buraida. Sejumlah Kepala SKPK di lingkungan Pemko Banda Aceh juga terlihat hadir. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Banda Aceh Media Yulizar mengatakan peringatan HAN tahun ini mengangkat tema “Anak Indonesia Ana...

BNN Kota Lhokseumawe Menggandeng Wartawan Kampanye Anti Narkoba

Lhokseumawe ( 9/8/18) BNN Kota Lhokseumawe melaksanakan Kegiatan Pengembangan Kapasitas P4GN (Workshop) di Lingkungan Swasta kepada Wartawan di Hotel Diana Kota Lhokseumawe yang diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari para Wartawan dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari kamis 9 Agustus 2018 di Hotel Diana dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Lhokseumawe Bapak Fakhrurrozi, S.H yang dalam kesempatan tersebut sekaligus menjadi Narasumber, yang menyampaikan materi tentang Strategi Akselerasi dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan harapan agar para awak media yang mengikuti kegiatan ini dapat ikut berperan aktif dalam melakukan aksi nyata mencegah penyalahgunaan narkoba melalui media. Sebagai Narasumber Kedua dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Yuswaldi Mustafa, S.Ag, M.Kom.I selaku Sekretaris PWI Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara dengan Tema Peran Aktif Wartawan Da...

BNN Lhokseumawe Ajak Blogger Kampanye Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe menggandeng Komunitas Blogger Lhokseumawe untuk menggelar acara Forum Komunikasi Anti Narkoba berbasis Media Online, sebagai salah satu rangkaian kegiatan sosialisasi, pencegahan dan anti narkoba khususnya di Kota Lhokseumawe.  Dalam Acara dengan tema "Generasi Digital, Generasi Milenial Sehat Tanpa Narkoba" yang diadakan di Hotel Diana Selasa (17/7) dihadiri oleh 30 blogger, youtube dan penggiat media sosial yang berasal dari Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.  Ketua BNN Kota Lhokseumawe Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Lhokseumawe, AKBP Fakhrurrozi, S.H, dalam kata sambutannya mengharapkan para masyarakat bisa bersama-sama melakukan pencegahan narkoba, sehingga terbentuk sinergitas antara masyarakat dan para penegak hukum.  Beliau juga mengingatkan, bahwa ancaman narkoba tidak hanya ditujukan untuk kalangan remaja dan dewasa, bahkan anak usia dini sudah menjadi target dari para pengedar narkoba....

Wali Kota Banda Aceh Kukuhkan Forum Generasi Gemilang Anti Narkoba

Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengukuhkan pengurus forum Generasi Gemilang Anti Narkoba (Gergana) Kota Banda Aceh periode 2017-2021. Mengusung tema "Bersama Gergana Kita Wujudkan Generasi Muda Kota Banda Aceh Bebas Narkoba", acara pengukuhan digelar di Aula Lantai IV Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (7/10/2017). Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin beserta unsur Forkopimda, Pimpinan BNN Aceh, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. Hadir pula Sekdako Banda Aceh bahagia bersama para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPK, dan Kabag di lingkungan Setdako Banda Aceh, para guru dan ratusan pelajar se-Banda Aceh. Dalam sambutannya, Aminullah Usman menyebutkan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Indonesia termasuk di Provinsi Aceh telah berada pada level mengkhawatirkan. “Berdasarkan data resmi yang dirilis sejumlah lembaga tercatat tren peredaran dan penyalahagunaan Narkotika terus meningkat dari tahun ke tahun...

Narkoba di Negeri Bersyariah

Oleh Moni Mutia Liza Mahasiswi FKIP Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Darussalam, Banda Aceh “Hancurnya masa depan bangsa saat narkoba bergerilya merampas nyawa”. Kalimat tersebut memang benar adanya. Indonesia termasuk Aceh berada dalam katagori darurat narkoba yang telah memakan korban jutaan jiwa generasi Indonesia. Berdasarkan survei nasional yang dilakukan pada 2011, terdapat angka prevalensi sebesar 2,2 persen dari jumlah penduduk Indonesia, atau sekitar 4 juta penduduk Indonesia yang menyalahgunakan atau mengonsumsi narkoba. BNN telah berhasil mengungkap 108.701 kasus narkoba dengan 134.117 tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 persen atau sekitar 880 ribu berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa. Bahkan tak jarang murid SD pun telah banyak mengkonsumsi narkoba. (tempo.com, 12/02/2015) Fenomena konsumsi narkoba setiap tahunnya selalu meningkat di kalangan remaja hingga orang dewasa. Tak terkecuali di Aceh yang menjadi pusat perhatian narkoba. Pasalnya ...