Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Resensi

PETUALANGAN SEORANG DOSEN

  Oleh Satria Dharma Berdomisili di Surabaya, Jawa Timur Ini adalah buku otobiografi yang ditulis oleh Prof E. Sadtono, seorang mantan dosen sekaligus mantan rektor IKIP Malang yang telah mengajar puluhan tahun, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di beberapa negara lain. Kisah yang beliau tulis ini sangat menarik dan membuat saya berpikir bahwa semestinya setiap dosen perlu menulis juga kisah-kisahnya yang nantinya dapat mereka terbitkan setelah pensiun. Tapi tentu saja akan lebih baik, jika mereka bisa menerbitkan buku mereka ketika masih aktif mengajar. Sebagai seorang mantan guru bahasa Inggris, saya sering mendengar nama Prof Sadtono ini disebut, meski pun saya sama sekali belum pernah diajar oleh beliau dan juga belum pernah bertemu. Mungkin karena beberapa teman kolega saya pernah dibimbing oleh beliau dan mestinya Prof Sadtono adalah kolega para dosen saya di IKIP Surabaya. Yang jelas Prof Sadtono menyebutkan nama almarhumah Ibu Thea Kusumo sebagai salah satu koleganya meng...

SEPERTI BULAN DAN MATAHARI

  Oleh Satria Dharma Berdomisili di Surabaya “Apa yang dibutuhkan untuk memoderatkan cara berpikir beberapa pesantren yang ekstrem hanyalah dengan memberikan ilmu pengetahuan.”(Stanley J. Harsha) Ini adalah judul buku yang saya baca mulai kemarin dan akan menemani saya dalam perjalanan ke Bali pagi ini. Buku ini sangat menarik dan membuat saya merasa bahwa buku ini perlu dibaca oleh masyarakat Indonesia (saya selalu merasa demikian, jika menemukan buku-buku bagus. Everybody should read this good book, I always say to myself).  Buku ini ditulis oleh Stanley Harsha (saya yakin Anda akan mengira penulisnya orang Indonesia karena nama belakangnya Harsha). Tidak. Stanley J. Harsha adalah seorang mantan diplomat Amerika yang ‘bule deles’. Tapi Stanley beristrikan seorang wanita Indonesia, seorang putri Solo, cucu buyut dari Ki Padmosusastro seorang sastrawan Jawa, dan telah tinggal di Indonesia selama hampir 30 tahun. Itulah sebabnya Stanley dianggap sebagai “Satu Orang Dua Tanah Ai...

“PARA PEREMPUAN DI TANAH SERAMBI”

         Oleh Heni Susanti     Buku kumpulan cerpen yang berjudul Para Perempuan di Tanah Serambi ini ditulis oleh Rinal Sahputra. Anak kelima dari eram bersaudara, lahir dan besar di Aceh. Karena mencintai dunia kepenulisan, Rinal mendaftar sebagai anggota Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh pada tahun 2006. Selang beberapa tahun kemudian Rinal dipercaya sebagai ketua umum FLP Aceh. Rinal adalah alumni Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala dan sempat bekerja selama beberapa tahun sebagai dokter umum sebelum kemudian melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Universitas Manchester, Inggris.  Ada 19 cerpen yang terdapat di dalam buku ini. Semua tokoh utamanya adalah perempuan Aceh. Secara keseluruhan, kumpulan cerpen ini menggambarkan tentang perasaan dan watak perempuan Aceh, keadaan Aceh di masa konflik dan tsunami, juga tentang  adat dan budaya kota Serambi Mekkah. Buku ini dibuka dengan cerpen "Surat yang Kembali". Cerpen ini mengisahkan tentang...