Oleh Lili Nurmayanti Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris (PBI) IAIN, Langsa, Aceh S ampai hari ini sistem patriarki masih tetap menjadi budaya di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Budaya yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dan mendominasi dalam berbagai bidang seperti moral, politik, sosial, bahkan penguasaan properti. Dikarenakan laki-laki sering menjadi subjek pertama yang mendominasi, maka perempuan sering menjadi subjek ke dua atau objek yang memperoleh tindakan diskriminasi maupun eksploitasi. Konsep gender sebenarnya merupakan hasil dari gagasan yang dikonstruksikan oleh masyarakat. Konstruksi digunakan untuk melemahkan posisi perempuan karena diartikan sebagai kodrat yang diberikan Tuhan secara lahiriah. Maka dari sini lah muncul berbagai macam kekerasan dan ketidakadilan terhadap kaum perempuan, sehingga muncul stigma bahwa kaum maskulin yang memegang kuasa dan mendominasi. Orang-orang memiliki perspektif bahwa nelayan itu merupakan j...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas