Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kampus

Tata Nilai UI yang Sedang Dilecehkan Kolektif.

Oleh Ahmad Rizali Berdomisili di Depok Saya tidak faham alasan mengapa PP Statuta UI yang melarang jabatan rangkap Rektor dengan Komisaris BUMN diubah menjadi PP Statuta UI baru yang membolehkan jabatan itu. Ada sementara pihak yang mengatakan jika ada larangan itu, maka regulasi ini mengekang gerak Rektor UI untuk berkiprah optimal untuk kemaslahatan publik. Pertanyaannya, ketika Rektor boleh menjabat sebagai Komisaris di BUMN betulkan akan ada lompatan kuantum dari UI dan BUMNnya ?  Statuta yang diubah itu dibuat oleh tim yang sangat kredibel, sehingga konon menjadi acuan PP untuk PTNBH lain. Ketika PP ini dilaksanakan oleh Rektor Periode 2014-2019, 3 (tiga) organ selain rektor yaitu Dewan Guru Besar (DGB), Senat Akademik Universitas (SAU) dan Majelis Wali Amanah (MWA) solid mematuhi "Konstitusi UI" ini dan seingat saya tidak pernah ada pembicaraan sejenakpun mengatakan perlunya diubah karena mengganggu gerak UI. Tarolah kepemimpinan UI periode berikutnya ingin mengubahnya ...

Mencari Jalan Keluar Ketika Tersesat di Belantara Kampus

  Oleh Tabrani Yunis Hari itu Rabu, tanggal 31 Maret 2021, dosen yang menyebutkan dirinya sebagai dosen generasi baby boomer itu masuk lagi mengajar di ruang kuliah menjelang sore hari. Kali ini ia masuk untuk pertemuan atau kuliah kedua di semester ini, setelah hari Rabu sebelumnya menjalankan tugas sebagai dosen untuk mata kuliah entrepreneurship yang sering disebut dengan kewirausahaan itu. Para mahasiswa memang harus mengikuti mata kuliah entrepreneurship atau yang juga sering disebut wirausaha ini dengan porsi 2 SKS. Walau mungkin sebagai bentuk alternatif, entrepreneurship ini merupakan mata kuliah yang kini wajib diambil atau diikuti oleh para mahasiswa. Bisa jadi, agar mereka mampu membangun kehidupan sebagai entrepreneur setelah tamat dan menjadi alternatif dalam memilih profesi setelah selesai kuliah. Mata kuliah yang penting, karena perubahan zaman yang penuh tantangan. Sebagaimana biasanya,m orientasi mahasiswa, setelah selesai kuliah, mencari pekerjaan sebagai pegawai ...

Sudahkah Kampus-kampus di Aceh Ramah Terhadap Penyandang Disabilitas?

Oleh: Harri Santoso                   Menurut Koordinator Kopertis Wilayah V Aceh Prof. Dr. Farid Wajdi terdapat 150 Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta di seluruh Aceh. Pertanyaannya adalah sudahkah 150 perguruan tinggi ini ramah terhadap penyandang disabilitas? Hal ini penting mengingat Aceh telah mendeklarasikan sebagai negeri syariah, tentu saja syariah bukan hanya wisata, makanan, sistem perbankan, namun juga diharapkan dalam dunia pendidikan. Pentingnya pendidikan bagi penyandang disabilitas diharapkan akan mampu melahirkan sosok-sosok penyandang disabilitas yang mandiri dan mampu menjadi subjek pembangunan, bukan objek pembangunan Aceh maupun Indonesia. Selain itu, pendidikan tinggi dituntut untuk segera ramah terhadap penyandang disabilitas, karena untuk menjawab tuntutan pendidikan inklusif yang telah dilaksanakan pada pendidikan dasar dan menengah di beberapa kota di Aceh. ...

Kampusku

Dok.Infokampus.news Oleh : Nsyah Suasana hari yang sangat cerah menyambut para kaum intelektual yang akan bersinar diterik hari Antara siang dan malam Antara kemalasan dan kerja keras Semua berkumpul menjadi satu Dengan kuning yang melambangkan kedamaian Itulah kampusku Universitas Syiah Kuala Dengan biru yang membawa ketenangan Itulah Fakultasku Fakultas keguruan dan Ilmu pendidikan Dengan suasana yang hijau  Mampu memberikan suana yang identik dengan alam Itulah jurusanku Geografi Ooh kampusku Kau hajar aku dengan praktikum aku tetap tegar Kau terpa diriku dengan KTI aku tetap tegar Kau hantam aku dengan Proposal aku tetap tegar Kau Pusingkan aku dengan Skripsi aku tetap tegar Ku tahu pasti ini yang terbaik untukku Hingga sampai akhirnya Kau senyumkan aku dengan wisuda Dengan tanda tangan terakhir di ijazahku Darussalam, 27 Februari 2019, Pukul 13:55 Wib

Presiden Mahasiswa Pimpin Deklarasi Anti Narkoba, Korupsi dan Berita Hoax

Banda Aceh, 14 Febuari 2019 , Pelantikan BEM,DPM dan UKM Se- Unsyiah dilantik oleh Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng. Pelantikan ini dilaksanakan di Aula Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis (14/2), yang turut dihadiri Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Pelantikan ini dihadiri oleh BEM, DPM dan Ketua UKM terpilih, yang mana akan menjalankan tugas selama satu tahun kepengurusan .Sebelumnya seperti yang diketahui pada tanggal 12 Desember 2018 dilaksanakan Pemilihan Raya (PEMIRA) di Unsyiah untuk memilih Ketua BEM dan DPM Unsyiah dan terpilihlah pasangan Rival Perwira dan Rifqi Ubai Sulthan dengan nomor urut 4. Presiden Mahasiswa terpilih mengajak seluruh mahasiswa Unsyiah untuk dapat bersama-sama dan bersatu memajukan kampus tertua di Aceh ini. Menurutnya, perbedaan pandangan dan pikiran bukanlah penghalang untuk menyamakan visi memajukan Unsyiah. Ia juga menghimbau agar mahasiswa Unsyiah tidak terpecah belah, terle...

Sosialisasi Pelayanan Internal Kampus

Rabu, 28 Maret 2018 Kementerian Kesejahteraan Mahasiswa (KESMA) Badan Eksekutif Mahasiswa Unsyiah melaksanakan acara Sosialisasi Pelayanan Internal Kampus yang bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Acara yang dihadiri oleh 150 orang peserta ini mengangkat tema “Pentingnya Kesehatan Untuk Generasi Berprestasi”. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan kata sambutan dari Rinaldi Romar selaku ketua pelaksana dan pembukaan acara dibuka oleh Drs. Muhammad Nasir Ibrahim selaku Kepala Biro Kemahasiswaan.“Sosialisasi ini sangat bagus untuk mahasiswa Unsyiah, karena jika ada keluhan atau ketidak puasan mahasiswa kita dapat mengetahui melalui SPIK ini dan prosedur apa saja yang harus kita lakukan sebagai mahasiswa jika terjadi kecelakaan” ujar Drs. Muhammad Nasir Ibrahim Acara ini terdiri dari dua sesi, yaitu sesi formal dan sesi talk show. Dimana pada sesi talk show diisi oleh bapak Dr. Dian Adi Syahputra, SpBA selaku Direktur Rumah Sakit Prince Naye...

Warung Kopi di Aceh Layaknya Kampus

 Oleh Arini Izzati Mahasiswi Jurusan Ekonomi Syariah, UIN Ar-Raniry, Darussalam Banda Aceh             Bercerita soal Aceh ini, memang tak jauh dari yang namanya warung kopi. Umumnya saat belum adanya wifi di warung kopi para pelanggannya adalah dari kalangan bapak-bapak. Minim sekali para pelanggannya yang mahasiswa, namun sejak era digital semakin canggih dan hadirnya wifi, akhirnya banyak para pembisnis warung kopi menyediakan wifi di warung kopi tersebut. Perubahan waktu yang juga menyebabkan pemesatan yang begitu luas akhirnya yang rata-rata para pengunjungnya adalah kaum laki-laki. Kini pun ada banyak perempuan   yang sebagiannya adalah mahasiswi yang duduk di warung kopi memanfaatkan wifi sebagai sarana mencari tugas.             Ternyata jika disandingkan dengan kampus di Aceh, mungkin warung kopi bisa disebut layaknya kampus, seba...

Perguruan Tinggi se Aceh Gelar Kuliah Akbar Melawan Radikalisme

BANDA ACEH - 25/10/17. Para Pemimpin Perguruan Tinggi se Aceh akan menggelar Kuliah Akbar Kebangsaan melawan Radikalisme dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, di Lapangan Tugu Unsyiah, Darusussalam, Banda Aceh pada 28 Oktober mendatang. Ketua Panitia Pelaksana, Tarmizi, MSI menjelaskan kuliah akbar ini akan dilaksanakan di sejumlah 34 provinsi dan 350 kabupaten kota se Indonesia, dalam aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme.  "Aksi kebangsaan itu merupakan komitmen yang berlanjut setelah deklarasi melawan radikalisme di Nusa Dua, Bali, yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi)," kata Tarmizi. Para pemimpin perguruan tinggi se Aceh telah sepakat untuk melakukan kuliah akbar kebangsaan perguruan tinggi tersebut dalam upaya melawan radikalisme. Hal tersebut sebagaimana disepakati dalam pertemuan panitia pengarah dan pelaksana di Ruang VIP Accademic Activity Center (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, pada 20 Oktober 2017 lalu.  ...

Belajar dari Proses KKN

Ade Pratiwi Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan yang menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan tinggi yang meliputi kegiatan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian. KKN ini merupakan wujud dari pengabdian kita kepada masyarakat. Pada dasarnya, pelaksanaan KKN merupakan pengamalan dari teori yang kita pelajari semasa di perkuliahan dengan sistem pendekatan kepada masyarakat dan sebagai sumbangan pikiran untuk tempat KKN. KKN menjadi mata kuliah wajib bagi beberapa jurusan di tiap-tiap Universitas, sebagai contoh di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang melakukan KKN di berbagai daerah terpencil di Aceh. Kini sudah dilakukannya KKN hingga periode ke 13 pada tanggal 25 Juli 2017 - 24 Agustus 2017 dengan periode kali ini tujuannya adalah Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Aceh Tengah terletak di dataran tinggi Gayo. Di daerah yang sejuk ini, pendudu...