Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Penyair

Mustiar Ar, Puisi Mengalir Dalam Jiwa dan Hidupnya

TELUK MEULABOH  Teluk Meulaboh meringis Dadanya tersayat di tiku petuah Matanya merah nyala Ianya bijeh ampon Meulaboh  - perjuangan indatu dikebiri Di pusar arusnya Aku berdiri : orang orang memupuk dendam  Di teluk Meulaboh itu Teuku Umar membakar cinta Padang Seurahet,02 Juni 2021 SAJAK KECIL DIBULDOZER JAMAN Sajak kecil menitik air Di ranting basah.Hujan semalam  - sajakku di buldozer jaman SENJA MERAH JAMBU  Senja merah jambu  Menyemai rindu di batang kering Lalu ia pahat indah  -di dinding ombak  Meulaboh, 17.04.2021 SKETSA Ia pun memeras peluh Di tulang miskinku Ah negeri mulia Kurayu angin dalam gigil Gerimis malam tempias ke muka April 2021 DI UJUNG SENJA   Terkatup di ujung senja.Saat ombak Kirimkan badai Memanggil hamba untuk sujud  Kepadanya  Ah Meulaboh di apit sunyi Aku Terkatup di ujung senja  Pasar Aceh,maret 2021 SEUTIA  Sekarat asa disematkan  Di pucuk ombak Menderu rindu Ya Rabb Sampaikan segala haj...

NURDIN F. JOES PENYAIR KEMANUSIAAN DARI KEMBANG TANJONG

  Oleh Bussairi D. Nyak Diwa  P uisi adalah salah satu media di mana penyair bebas melukiskan perasaannya. Melalui puisi penyair mengungkapkan segala pengalaman yang dialaminya, baik pengalaman yang  kasat mata maupun pengalaman batin yang hanya dapat dirasakan melalui dawai-dawai batin penyair itu sendiri. Pengalaman dari dunia kehidupan dan dunia batin itu dibumbui sedemikian rupa dengan olesan saripati kata, sehingga melahirkan sebuah hidangan ke hadapan pembaca dalam bentuk rangkaian-rangkaian indah, manis dan penuh pesona.  Setiap pembaca yang mengerti citarasa puisi tidak akan pernah membuang-buang kesempatan tanpa mencicipi hidangan  puisi itu. Menikmati sebuah puisi sama maknanya dengan menghayati setiap gerak lahir dan tersembunyi dari kehidupan penyair, pembaca, dan alam sekitarnya. Sebab puisi adalah wakil dari dunia penyair, pembaca, sekaligus alam sekitarnya itu.  Seorang penyair tidak lahir begitu saja, tetapi melalui proses. Bahkan ...