Oleh: Iqbal Perdana Staff di CCDE Beberapa waktu yang lalu, Indonesia kembali berduka atas tragedi yang merenggut nyawa-nyawa manusia yang tak berdosa. Aksi pengecut dengan niat meneror keharmonisan berbangsa dan beragama kembali terjadi. Banyak korban berjatuhan akibat aksi terorisme yang dilandasi akal tidak waras pelaku. Di Surabaya, kian miris. Pelaku yang juga melibatkan seorang anak kecil turut menjadi sorotan, betapa kekejian seseorang tidak bertepi. Pada tahap ini penting untuk diketahui bahwa psikologi anak di Indonesia juga terganggu, tidak hanya orang dewasa. Tidak hanya orangtua, guru juga punya peran besar dalam memberikan informasi yang tepat kepada siswa didiknya. Adapun, guru menjadi layer kedua setelah orangtua untuk menangguhkan persepsi siswa terhadap terorisme yang terjadi di Indonesia. Karenanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) ikut serta berperan untuk menjadikan hal tersebut efektif sesuai tujuannya. 1. Pentingnya pengetahuan tentan...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas