Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label FAMe

Menulis Cerita Anak Bersama FAMe

Oleh Tabrani Yunis Terasa sangat beruntung pada hari ini, di hari Sabtu, 27 Maret 2021 ada hal yang sangat bermanfaat. Keberuntungan bukan karena mendapat satu karung uang atau sebongkah berlian juga sebatang emas 24 karat, tetapi karena bisa ikut hadir dalam sebuah acara yang bergengsi dan kaya akan pengetahuan, karena ada orang-orang hebat yang menginspirasi. Ya, sebuah acara yang terkait dengan upaya membangun gerakan literasi yang dilakukan oleh FAME Banda Aceh di sebuah cafe yang bernama Oen Kopi di kawasan jalan T.P. Nyak Makam, Lampineung, Banda Aceh. Acara itu merupakan kegiatan rutin FAME yang kali ini membicarakan tentang menulis cerita anak. Cukup menarik. Apalagi dalam dalam acara itu, ada sosok-sosok yang kaya ilmu dan pengalaman sebagai narasumber. Salah satunya seorang penulis cerita anak yang sudah banyak mendapat penghargaan karena piawai menulis cerita anak. Narasumber yang sudah punya nama baik dan tenar menulis, karena sudah sering mendapat juara menulis cerita a...

Kado Terindah Buat Ibu

Oleh Kayla Khairinnisa Junaidi Anggota FAMe Chapter Aceh Besar Raja siang telah menampakkan wajahnya, angin berhembus seakan mengajakku bicara. Hari ini adalah hari ulang tahun ibuku. Aku sangat senang, telah mempersiapkan kado untuknya. Di hari yang spesial ini, aku menyusun rencana membuat ibu bahagia. Mulailah kami sekeluarga mempersiapkan surprise buat ibu.  Keterwakilan keluarga termasuk aku mendiskusikan tentang kesepakatan hari dan pukul berapa acara akan dilakukan. "Kita buat hari Minggu, pukul 15.00 wib." kata Bunti. "Jangan !! Rabu saja, karena  hari Minggu Cucut pengajian." Sanggah Cucut "Oh, iyaa. Bagaimana jika buat hari Senin setelah salat Asar? Karena Senin tanggal merah. Berarti kita bisa hadir semua,   karena hari libur." Seruku menengahi. "Yup, boleh..bagaimana dengan yang lain?", tanya bu Ida. Semua menganggukkan kepala, menyetujui agar acara dilakukan pada hari Minggu. Saat rencana tersusun,...

Kau Tawarkan Sepi

  Oleh Nisa Ulmuddrika “Aku tak dapat menggambarkan betapa indah kenangan itu. Saat-saat di mana kami   saling mengadu nasib. Tentang dia dan keluarganya dan aku dengan segala kekuranganku. Dia sangat setia. Bahkan tidak pernah sekalipun aku merasa tersakiti olehnya”. Aku Rafa, seorang pria kampung yang sedang berusaha memperoleh secuil bahagia. Hari ini aku berencana untuk mengabari ibu bahwa tabunganku sudah lumayan banyak dan insya Allah sudah bisa membicarakan tentang pernikahan padanya. Aku juga sangat bahagia, beberapa hari yang lalu aku sudah bisa menduduki ruko yang kusewa untuk membangun usahaku sendiri. Pagi hari, seperti biasa aku berangkat ke toko bersama seorang sahabat baikku, Randi. Randi terus menghidupkan motornya dan akupun diboncenginya. Aku lalu pergi, namun tidak menikmati perjalanan kami hari ini sebagaimana biasanya. *** Aku, si pria malang yang hadir dalam kehidupan putri raja. Sekian bulan aku mengenalnya, lalu kami memutusk...