Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bireun

Aplikasi Simulasi Try Out " Meutuwah Nanggroe" Diluncurkan

Bireuen -21/03/21. Potretonline.com. Sebagai upaya mendukung peningkatan kompetensi dan mutu pendidikan Aceh, Ketua Tim Penggerak PKK  Aceh, Dr Ir Dyah Erti Idawati MT melaunching Aplikasi "Meutuwah Nanggroe" bertempat di Laboratorium Bahasa SMA Negeri 1 Kabupaten Bireun, Sabtu (20/3/2021).  Turut hadir Direktur Utama Teknos Aceh, Murhadi, Ketua Harian Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI), Khairuddin, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh, Drs Imran, Plt Kabid Pembinaan GTK, Muksalmina SPd MSi, Kepala UPTD Balai Tekkomdik, T Fariyal MM dan Kabid Pembinaan SMK, Azizah MPd. Dyah berharap melalui aplikasi simulasi try out itu dapat memberikan manfaat serta kemudahan dalam proses pembelajaran online berbasis komputer dan android secara praktis bagi siswa-siswi SMA, SMK dan MA. "Kerjasama ini untuk mewujudkan target untuk meningkatkan jumlah siswa Aceh lolos pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Perguruan Tinggi Favorit atau sekolah kedinasan,...

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 201...

12 Finalis Duta Wisata Bireuen 2019 Menjalani Rangkaian Seleksi

Pemilihan duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 telah selesai memasuki tahap seleksi finalis. Sebanyak 12 finalis terpilih setelah melalui beberapa rangkaian seleksi seperti tes narkoba, tes tulis dan wawancara yang meliputi agama, wawasan, komitmen, motivasi, serta bahasa inggris. Finalis yang terpilih berasal dari berbagai latar belakang dengan prestasi yang luar biasa. Ke-12 finalis ters ebut yakni Finalis Agam:  Muhammad Ichlasul Amal, Muhammad Achdan Tharis, Anwar Mizan,  Muhammad Juanda Aris, Firdaus dan Chandra, serta finalis Inong: Cut Rizka Kamila, Syarifah Raihan, Eka Nazila, Fadilla Izzati, Mulyani dan Farisah Nabila.  Dikatakan oleh  Fahmi,  Ketua Ikatan D uta Wisata Bireuen (IDWB)  bahwa semua finalis sudah memenuhi kriteria untuk menjadi seorang Duta Wisata Bireuen. “Tahun ini pendaftar Duta Wisata Bireuen  memiliki kualitas yang baik, namun tentunya harus ada yang gugur karena kami hanya memiilih 12 yang terbaik. Jikapun ada kek...

IKATAN DUTA WISATA KABUPATEN BIREUEN ROADSHOW SADAR WISATA

Oleh Mulkan Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen (IDWB) melakukan Roadshow sosialisasi sadar wisata kebeberapa sekolah yang ada di Kabupaten Bireuen. Beberapa sekolah tersebut antara lain SMA Negeri 1 Bireuen, SMA Negeri 2 Bireuen, dan SMA Negeri 1 Peusangan. Roadshow kali ini berlangsung pada tangggal 29-31 januari 2019 dengan mengusung tema “Jak Tapeuturi Bireuen, Peusyuhu Wisata dari Tanoh Jeumpa”. Tujuan dari roadshow ini sendiri yaitu sebagai bentuk promosi potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Bireuen kepada generasi muda. Selain itu juga kegiatan ini dimaksudkan untuk pengenalan Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2018 dan serta promosi awal Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Bireuen selanjutnya yang akan diadakan pada tahun 2019 ini. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan sosialisasi anti narkoba oleh Duta wisata Bireuen anti narkoba yaitu Ismuhar dan Reva Maulidia serta Duta Wisata Aceh Anti Narkoba yaitu Rika Munanda. Sosialisasi ini dilakukan dengan harapan agar gen...

BIREUEN DAN ESENSI DUTA WISATA

Oleh  Mulkan Kautsar Berdomisili di Pante Pisang, Kec. Peusangan, Kab. Bireuen, Aceh Selain dikenal sebagai Kota Juang, Segitiga emas dan Tanoh Jeumpa, Kabupaten Bireuen juga terkenal dengan kekayaan kuliner yang menjadi buruan para penikmat makanan. Tersebar dari Samalanga sampai Gandapura, berbagai kuliner yang memanjakan lidah dapat dengan mudah untuk ditemui. Sebut saja seperti Sate Matang, Nagasari, Bakso gatok Kutablang, Rujak Cot Buket ataupun Keripik aneka rasa dari Kota Bireuen. Tidak hanya itu saja, Kabupaten Bireuen juga memiliki Pulot Ijo Cot Batee Geulungku, Mie Pangsit Bireuen, Bada on Mancang, Kanji Samalanga, Rujak Batee Iliek, Mie Kocok Geurugok, Bingkang Kuala sampai Pliek U Jangka. Duta Wisata Bireuen 2018 sebagai agen promosi pariwisata mempromosikan kekayaan kuliner Kabupaten Bireuen ini pada pemilihan Duta Wisata Provinsi Aceh yang telah berlangsung pada Oktober lalu. Tahun ini Duta Wisata Bireuen mengusung tema "Bireuen the Epitome of Incred...

PEMUDA ACEH DAN STIGMA NEGERI GANJA

 Oleh : Mulkan Kausar Duta Wisata Bireun 2018 Tsunami, Konflik dan ganja merupakan tiga hal yang melekat pada Aceh. Dari berbagai jenis narkoba, ganja justru menjadi kasus terbanyak sehingga stigma sebagai negeri ganja masih belum terlepas dari provinsi Aceh. Dari banyaknya identitas positif yang dimiliki Aceh, ganja justru menjadi yang salah satu yang paling dipertanyakan oleh masyarakat diluar provinsi ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa stigma ini memberikan pandangan yang negatif terhadap Aceh, bahkan dalam bidang lainnya seperti pariwisata. Menurut sejarahnya, ganja dibawa ke Aceh dari India pada akhir abad ke 19 ketika Belanda membuka perkebunan kopi di Dataran Tinggi Gayo. Penjajah Belanda menggunakan ganja sebagai obat alami untuk menghindari serangan hama pohon kopi atau ulat pada tanaman tembakau.  Dalam perkembangannya ganja dengan cepat menyebar ke seluruh negeri, apalagi Aceh memiliki tanah yang subur.  Disisi lain, temperatur udara yang rela...

Sedihku Dalam Dosa

Ketika awan menutupi alam Gelap pun menyerang Dingin pun mengundang Hujan pun akan datang Sunyi pun hadir di kegelapan Jarum jam pun berjalan Jantung pun berdetak Mulut ku membungkam Ketika cinta sudah terlantar Maaf pun dibelakangkan Rindu pun kini terpagar Hati pun mulai berkicau Susah pun ikut hadir Lamunan pun telah tiba Air mata mulai menetes Tisu mulai membasah Ingin memutar kan waktu Tapi terpagar begitu saja Apa yang dilakukan Apa yang harus ku usahakan Aku terpuruk dalam kesedihan Dimana aku mulai berjatuh Apa yang kulakukan Bangun ....bangun..... Dan terus aku bangun..... Bagaimana bisa aku telah lemah Aku telah terjatuh di dalam cinta yang haram.... Aku menangis tersedu-sedu.... Dimana aku menyembunyikan semua Tapi hatiku tak bisa menahan Langkah mengiringku Kiblat menjadi arahan ku Doa menjadi t...