Oleh Novita Diana, M.Pd Hadih maja merupakan peribahasa dalam kehidupan masyarakat Aceh. Dulunya atau lebih tepatnya peribahasa yang mengandung serat makna nasihat yang dikemas dalam bahasa yang indah. Hadih maja juga mengandung makna yang kuat tidak hanya tentang nasihat, tapi juga tentang perumpamaan-perumpamaan yang digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat di Aceh. Menurut Snock Hurgronje dalam bukunya Aceh di Mata Kolonialis menyatakan bahwa “ hadih maja dipertahankan oleh orang tua, khususnya kaum perempuan sebagai penuturnya kepada anak-anak mereka sebagai sarana pendidikan”. Pernyataan ini saya kutip dari tulisan Tengku Puteh.com. Beberapa contoh hadih maja yang sering kita dengar seperti; (1) Adat meukoh reubong, hukom meukoh pureh, adat jeut berangkaho takong, hukom hanjeut talanggeh. (2) Tengoh teuga ta ibadat, tahareukat yoh goh matee. (3) Hina bak donya hare...
Majalah Perempuan Kritis dan Cerdas