Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label POTRET Sekolah

SMK-PP Negeri Saree Wakili Provinsi Aceh dalam Lomba Penghargaan Abdibaktitani Nasional 2021

  Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Negeri Saree menjadi salah satu peserta Ekspose Kualitas Pelayanan Publik UKPP Berprestasi Bidang Pertanian Tahun 2021 yang diadakan oleh Kementerian Pertanian RI.  Ekspose Penghargaan Abdibaktitani tahun 2021 ini dilaksanakan secara Daring (online) via zoom meeting pada 5 - 6 Juli 2021 yang dibuka oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian, Drs. Zulkifli,MM diikuti oleh 40 UKPP Pertanian se-Indonesia yang telah lulus penilaian awal berupa Dokumen Penilaian yang telah dikirim pada April 2021 Kegiatan ini merupakan kesempatan yang ke 4 kali secara berurut diikuti oleh SMK-PP Negeri Saree yaitu 2013, 2017, 2019 dan 2021 ini. Dimana pada tahun 2013 SMK-PP Negeri Saree memperoleh Penghargaan dalam bentuk Plakat, tahun 2017 memperoleh Piala, sedangkan pada 2019 memperoleh Piagam mempertahankan Piala Abdibaktitani. Tahun 2021 ini, jika hasil penilaian dari tim penilai ada peningkatan pelayanan publik d...

LEARNING FROM HOME (LFH)

Oleh Hasbi Yusuf (Pemerhati Pendidikan)   Sejak pemberlakuan pembelajaran secara daring atau belajar di rumah ( learning from Home ) , sebut saja LFH.  Ada bermacam-macam cara, metode, model, teknik, pembelajaran yang diperankan guru sesuai kemampuan, keseriusan dan kreatifitas guru dan situasi serta kondisi suatu daerah. Di samping itu, juga kondisi dan situasi siswa yang belajar dengan cara yang diterapkan oleh guru.  Sebagian guru ada yang membuat video pembelajaran dan meng- upload melalui Youtube. Pembelajaran seperti ini  diharapkan membantu siswa belajar dalam mengisi banyak sekali waktu luang yang ada. Diharapkan para guru dapat tampil prima dalam menerapkan berbagai metode mengajar yang sesuai secara bervariasi. Sebagian lagi ada yang mengadakan ekperimen sambil mendemonstrasikan percobaan yang di-video-kan, dan sambil  mengirimkan video melalui  WA ,  FB , atau  youtube. Untuk pembelajaran IPA nampaknya model atau metode ini le...

TUJUH LANGKAH SAKTI PEMBELAJARAN IPA DI KELAS

(Bagian Pertama, dari 5 Tulisan) Oleh Hasbi Yusuf Berdomisili di Banda Aceh   Penampilan dan gaya yang kita tampilkan ketika kita mengajar, lebih sering tanpa kita sadari telah mencontoh dan meniru penampilan dan gaya yang diterapkan oleh guru favorit kita semasa kita bersekolah. Banyak di antara kita memilih memasuki pendidikan keguruan, mungkin karena tertarik dengan penampilan dan sikap guru ketika dengan sangat sederhana dan bersahaja serta penuh wibawa dalam mengajarkan kita di sekolah dulunya.  Begitu juga di dalam memilih jurusan pendidikan lanjutan, kita cenderung mengambil jurusan yang sejenis dengan pelajaran favorit yang diasuh oleh guru favorit kita (abaikan dulu pembahasan kita tentang sebab-sebab dan faktor yang lain, seperti  faktor ekonomi, lapangan kerja, kemampuan bersaing), dan sebagainya. Pembelajaran bidang studi MIPA, terutama mata pelajaran Fisika di sekolah/kelas cenderung mengikuti dan mematuhi bagaimana gaya dan cara guru ketika mengaja...

Lagi, Siswa SMAN 1 Bireuen Lolos ke Nasional Seleksi NSDC

Kerala SMA Negeri 1 Bireuen, Hamdani,M.Pd BIREUEN I Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Negeri Bireuen kembali meloloskan siswanya pada National Schools Debating Championship (NSDC) pada tanggal 31 Agustus sampai 4 September 2020 melalui daring yang dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Naaional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kepala SMA Negeri 1 Bireuen, Hamdani MPd kepada media, Jum'at (11/09) mengatakan, lolosnya siswa SMA Negeri 1 Bireuen pada lomba NSDC diperoleh dari SK Nomor : 1506/13/HM tertanggal 07 September 2020 yang dikirimkan oleh Pusat Prestasi Nasional Kemdibud. "Siswa SMA Negeri 1 Bireuen yang lolos ke tingkat nasional pada NSDC mewakili Provinsi Aceh atas nama Chandra Sentosa" kata Hamdani. Dikatakannya, selain siswa SMA Negeri 1 Bireuen yang lolos ke tingkat nasional adalah siswa SMA Negeri 10 Fajar Harapan dan siswa SMA Fatih Bilingual School. "Lolosnya Chandra Sentosa ke tingkat nasional pada lomba NSDC tahun 2020 merupakan kebanggaan tersendiri bagi ...

KONSELOR DI LEMBAGA PENDIDIKAN DI ACEH, PERLUKAH ?

Oleh Aldi Irawan Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan  Konseling, Fakultas Tarbiyah, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Melihat kondisi mahasiswa di abad ke 21 atau yang biasa disebut zaman milenial dengan seluruh kemajuan teknologi yang serba ada, seakan membuat generasi milenial begitu gencar terus mencari kesenangan yang mereka lakukan, baik di kalangan akademis/Mahasiswa atau masyarakat. Mahasiswa/akademis yang seharusnya terfokus terhadap bagaimana kemajuan pendidikan dan nilai moralitas khususnya di Provinsi Aceh, sekan mereka hilang haluan tanpa arah. Nah, bagaimana menentukan nasib di kalangan anak muda sekarang? Banyak hal yang membuat kita prihatin. Kita lihat saja kondisi pendidikan di Aceh yang hingga hari ini masih di urutan 27 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.  Seharusnya ini yang menjadi tugas mahasiswa/akademis sebagai jalan penengah untuk mengantarkan pendidikan di Aceh lebih bermutu dan berkualitas, terutama di kalangan kaum pendidik. Jangan sa...

Kondisi Pendidikan di Daerah Terpencil

Oleh : Yasinanto, S.Pd Pendidikan adalah suatu hal yang mutlak bagi warga negara Indonesia. Pendidikan adalah jalan yan terbaik untuk meningkatkan taraf kehidupan di sebuah generasi, tak terkecuali di Indonesia. Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki kemajemukan dalam berbagai dimensi kehidupan, baik strata sosio-kultur, politik, ekonomi, juga kondisi geografis dan topografi alamnya. Perbedaan yang dimiliki masyarakat bangsa Indonesia itu di suatu pihak menjadi kebanggaan, tetapi di lain pihak menjadi penghambat dalam menjalankan roda pembangunan bangsa, khususnya pembangunan di dunia pendidikan. Pendidikan di Indonesia belum merata. Kesenjangan kualitas pendidikan antara di kota dengan di daerah terpencil masih tinggi. Masih banyak sekolah di daerah terpencil yang masih belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah Indonesia. Salah satu contohnya, bangunan sekolah. Bangunan sekolah yang megah di perkotaan dengan fasilitas sarana dan prasarana belajar mengaj...

Pengabdian Seorang Guru

Oleh : Yasinanto, S.Pd Kepala SD Negeri UPT IV Seuneuam, Kecamatan Darul Makmur, Sekolah Terpencil di Nagan Raya. Profesi guru merupakan profesi yang mulia. Sering kita dengar ungkapan "guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa." Mendengar hal tersebut pastinya kita meyakini akan hal tersebut karena dari guru kita mendapatkan ilmu yang sangat berharga yang tidak dapat dibalas dengan apapun. Dulu pekerjaan seorang guru tidak pernah dihargai. Kehadirannya pun tidak pernah ditanggapi dengan baik. Pengabdiannya dan kesejahteraannya tidak pernah diperhatikan dengan sebaik baiknya. Menjadi guru tidaklah mudah. Guru harus meluangkan waktu, fikiran dan tenaga untuk mendidik anak- anak muridnya agar kelak anak muridnya menjadi anak yang bisa berguna bagi bangsa dan negara. Banyak yang tahu  berapa  penghasilan guru pada saat itu.  Kalau di hitung- hitung mungkin tidak sebanding dengan pengorbanannya untuk berangkat pagi mengajar sampai sore. Dia tidak pernah mementi...

Pengaruh Lingkungan Terhadap Pendidikan Anak Usia Sekolah Dasar

Oleh : Rita Handayani, S.Pd  Kepala SD Negeri Tadu Ateuh, Nagan Raya Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukan baik buruknya pribadi manusia. Dalam hal ini pendidikan juga bisa dipengaruhi oleh beberapa hal seperti lingkungan. Lingkungan sangat berpengaruh bagi pendidikan anak di jaman sekarang, apalagi anak yang masih berada di tingkatan Sekolah Dasar yang mudah terpengaruh oleh teman-temanya. Dewasa ini anak-anak sudah mengenal adanya teknologi seperti game, teman sepermainan pun ikut mempengaruhi dalam pembelajaran. Game merupakan salah satu pengaruh terhadap pendidikan. Ada dua pengaruh yang timbul pada game yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Paling kurang ada tiga pengaruh positif yang bisa didapatkan anak. Pertama konsentrasi, di dalam suatu permainan diperlukan konsentrasi untuk memenangkan suatu permainan tersebut, sehingga anak-anak akan terbiasa berkonsentrasi dalam segala hal, contohnya dalam hal pembelajaran. Kemudian yang k...

Nurhayati Muhammad, Kaya Prestasi, Disenangi Para Siswa

Oleh Raisa Devina Nurhayati Muhammad adalah seorang guru di Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Aceh. Perempuan kelahiran Lubuk Gapuy, Aceh Besar ini seorang guru kimia sekaligus matematika. Ayahnya seorang petani dan salah seorang karyawan Bank Daerah di Aceh. Kedisiplinan yang diterapkan ayahnya mengharuskan Nurhayati dan saudara-saudaranya untuk bisa mendapatkan pendidikan terbaik. Semasa sekolahnya dulu, ia menempuh pendidikan di MIN 1, MTsN 1 dan MAN 1 kota Banda Aceh. Selepas dari Sekolah Menengah Atas ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Syiah Kuala, tepatnya Jurusan Teknik Kimia.  Nurhayati atau yang lebih akrab dengan sapaan Nur juga memiliki banyak pengalaman dalam hal menulis. Sejak di UNSYIAH ia mulai menulis di berbagai Jurnal Ilmiah, baik di  Proceeding  beberapa  International conference  dan  jurnal Lokal, Nasional, maupun Internasional. Sejak semester satu, ia mengikuti konferensi Nasional maupun Internasioanl secara berkala d...

Plt. Kepala SMA Negeri 1 Sabang Pimpin Sertijab OSIS

Sabang,11/10/19. Pelaksana tugas Kepala SMA Negeri 1 Sabang, Chaidir, S.Pd memimpin Serah Terima jabatan pengurus OSIS SMA Negeri 1 Sabang. Serah terima jabatan  dari  ketua OSIS lama,  Cici Lestari kepada Munzir Hanif  pada hari Jumat,  11 Oktober 2019 di halaman tengah SMAN 1 Sabang, Aceh. Plt Kepala sekolah SMA Negeri 1 Sabang, Chaidir, S.Pd dalam sambutan dan arahannya, meminta kepada pengurus OSIS yang baru saja  dilantik untuk menjalankan tugas sebagaimana yang diatur dalam AD/ART OSIS. Sebagai organisasi bersama, maka dalam proses pengambilan keputusan  haruslah selalu bermusyawarah dan bermufakat dalam segala hal, ujarnya. lebih lanjut, harus kita fahami bahwa sekolah ini milik kita, milik kalian, kalian perlu menjaga kebersihan, keindahan sekolah. Pengurus OSIS harus menjadi teladan bagi siswa lain di sekolah ii dan bahkan juga bagi sekolah-sekolah lain. Oleh sebab itu, tunjukkan bahwa kalian terbaik di sekolah...

Masa Lalu

   Oleh Naila Arifa Siswa MAS Ruhul Islam Anak Bangsa Rapuh jemariku membalikkan lembaran kisah tentangnya terbang anganku bersemayam di atas rinduku padanya Buta akan sebesar apa rasa ini tumbuh tak tahu harus kutambatkan di mana samar ku lihat banyangan dirinya Begitu agung bak mutiara Yang tersimpan di lautan dalam Kutahu ku sangat rapuh Hingga angin menghempas Perlahan lahan raga menghilang Bagai pungguk merindukan bulan  

Selamatkan Bendera Merah Putih, Seorang Pembina Pramuka Panjat Tiang Bendera

Banyumas- Tidak seberuntung Joni yang mendadak mendunia dan banjir hadiah lantaran memanjat tiang bendera atau seheroik  Sukamrat  Hakim, guru dari  Makasar  yang mendadak tenar. Aksi guru di SMK-IT  Ma'arif  NU 1  Karanglewas  ini juga patut diapresiasi. Bertepatan dengan hari pramuka ke 58, ratusan anggota pramuka penegak di SMK-IT  Ma'arif  NU 1  Karanglewas mengikuti upacara bendera di halaman madrasah, Rabu (14/8).  Awalnya upacara berjalan begitu h idmat , para anggota berbaris dengan  rapinya  saat pemimpin upacara memberikan aba-aba siap. Namun saat pengibaran bendera merah putih, peserta upacara mendadak riuh. Bendera Indonesia te tiba  tersendat di tengah tiang bendera dan tidak bisa sampai  pucuk.  Tidak lama berselang, Kak Burhanudin, pembina Pramuka di SMK-IT  Ma'arif  NU 1  Karanglewas  beranjak memanjat tiang bendera tersebut.  Menur...

Guru Honorer Tidak Akan Pernah Dihargai

Oleh Tabrani Yunis Beberapa hari lalu, sempat membaca sebuah postingan di  www.Watyutink.com tentang nasib guru honorer di tanah air. Tulisan itu membuat judul yang bernada tanya “ Kapan Jasa Guru Honorer dihargai? “tulisannya Shenny Fierdha, kontributor watyutink.com. Judul yang sesungguhnya mudah terjawab, terutama oleh para guru honorer sendiri. Kendatipun mudah terjawab, tidak salah bila soal nasib guru honorer yang terus terombang ambing kita ulas lagi, sebagai sebuah sikap atau bahkan tindakan untuk melawan lupa. Oleh sebab itu, tidak salah bila hal ini perlu diulas,  disuarakan, karena soal ini, sesungguhnya sudah tergolong dalam kategori klasik. Ini kasus lama yang harus diungkit lagi, karena memang nasib guru honorer hingga kini belum ada kata pasti. Namun, yang pasti adalah guru honorer, walau namanya begitu indah “ honor”, ibarat orang yang mendapat penghargaan sebagai doctor honoris causa, ternyata guru honorer, hingga kini masih belum dihargai. B...

Lulusan Sekolah Kejuruan Terbanyak Menganggur?

Dok.Tirto.co.id Oleh Tabrani Yunis Apabila kita bertanya kepada orang tua atau siswa yang memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah kejuruan, seperti SMK atau tingkat yang lebih tinggi adalah program Diploma I, II atau tiga, maka jawaban yang sangat lazim ditemukan adalah agar cepat bisa bekerja setelah tamat dari sekolah tersebut. Pilihan itu, umumnya dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi keluarga. Karena biasanya, siswa dari kalangan ekonomi lemah, baik secara suka rela, maupun terpaksa harus melanjutkan ke sekolah lanjutan. Begitulah lazimnya, hingga saat ini. Sebab, bila kondisi ekonomi keluarga kuat, maka pilihan sekolah atau lanjutan pendidikan lebih ke sekolah umum, yakni SMA atau Madrasah Aliyah yang setamat dari sekolah tersebut akan melanjutkan ke jenjang strata satu, di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Maka, pada prinsipnya, memilih pendidikan lanjutan ke sekolah kejuruan adalah agar segera mendapatkan pekerjaan atau bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. D...

Semangat Jihad

Oleh Sitti Zahara Tarmizi Siswi SMA Negeri 1 Bandar Dua, Ule Gle, Pidie Jaya Gendrang perang ditabuh Pedang diasah Matanya menunjukkan kehebatan Kesaktiannya terlihatkan Cinta ditinggal Panggilan Tuhan dipenuhi Seruan Rasulullah didatangi Suara Malaikat maut menghampiri Kuperjuangkan jati diri Dunia dan akhirat Kuangkat pedangku Kudatangi kematianku Indahnya balasanmu Wahai Tuhanku Surga di depan mataku