Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Disbudpar

Dispar Kota Banda Aceh Gandeng Sanggar Cit Ka Geunta Tampilkan Tari Tradisional di JKPI

  Banda Aceh - Potretonline.com,4/12/11. Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh bekerjasama dengan sanggar Cit Ka Geunta menampilkan tari tradisional pada pagelaran Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) tahun 2021. Pertunjukan ini disuguhkan kepada peserta, tamu serta masyarakat yang berkunjung ke Bogor Creative Center (BCC), Kamis (2/11/2021).  Kepala Dispar Kota Banda Aceh Iskandar menyebutkan, pada pagelaran JKPI kali ini, pihaknya turut menyuguhkan tamu yang datang ke BCC dua tari tradisional, yakni Rapai Geleng dan Seudati.  "Jadi kita menampilkan dua tari tradisional Aceh pada pagelaran JKPI kali ini untuk menghibur pengunjung yang datang," katanya. Menurutnya, selain menghibur tamu, tari tradisional ini juga menjadi salah satu media untuk promosi pariwisata yang ada di Kota Banda Aceh.  Katanya, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, saat ini fokus menggenjot sektor pariwisata sehingga berbagai upaya terus dilakukan untuk mengenalkan wisata kuliner, budaya dan lainny...

Bangkitkan Sinergitas Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Banda Aceh — Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, Iskandar, S.Sos, M.Si mengatakan, dalam membangun kembali bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19 saat ini dibutuhkan sinergitas antara pemerintah dengan pemangku kepentingan industri pariwisata. “Untuk membangkitkan kembali bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif ini harus ada sinergitas pemerintah dengan pemangku kepentingan untuk memulihkan ekonomi,” katanya saat mengisi materi Bimbingan Teknis Singkronisasi New Normal Promoasi Pariwisata Indonesia di Pasar Asia di Aula Al Hanifi Hotel, Kota Banda Aceh, Selasa (6/10/2020). Menurutnya, pemerintah dan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki peran masing-masing dalam memajukan pariwisata di Kota Banda Aceh. Ia menjelaskan, pemerintah punya peran dalam membuat regulasi dan perizinan sedangkan para pelaku berperan dalam mengimplementasikan usaha mereka. “Kemudian pemerintah juga mendorong agar usaha-usaha mereka ini bisa maju dengan cara berkolabora...

Anwar Mizan dan Cut Kamila Mewakili Bireuen ke Pemilihatn Putera dan Puteri Pariwisata Nusantara

Anwar Mizan dan Cut  Riska Kamila, Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 akan segera mewakili Kabupaten Bireuen dalam  P emilihan Putra Putri  Pariwisata  Nusantara Provinsi Aceh 2019  pada tanggal 08-11 September mendatang di  Kota  Banda Aceh.  Pada tahun ini,  pemilihan Putra Putri  Pariwisata Nusantara Provinsi Aceh  akan mengusung tema ”Peran Millenial Aceh Menuju Era Industri Pariwisata 4.0”. Oleh karenanya, sebelum  me mulai karantina  Anwar dan  Cut  sudah mempersiapkan diri dari segi  mental, ketenangan dan ilmu ( keagamaan, kepariwisataan, dan kebudayaan). Dalam  pemilihan Putra Putri  Pariwisata   Nusantara Provinsi Aceh 2019 kali ini, Anwar dan Cut juga siap untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen.  Menurut Anwar, banyak potensi dari  Kabupaten B ireuen y an g harus dik u njungi baik wisata sejara h yang sangat kental kedaerahan nya, ada jug...

Peraih Penghargaan Sabang International Freediving Competition 2018

SABANG - 9/11/18.Pagelaran Sabang International Freediving Competition (SIFC 2018) telah usai dan sukses digelar di Teluk Balohan, Sabang, Aceh. Acara tersebut digelar sejak tanggal 3 November hingga 8 November 2018. Sebanyak 26 rekor nasional ditorehkan dari masing-masing asal peserta berhasil dicapai atlet penyelam bebas atau disebut freediver. Pencapaian tersebut melebihi target panitia, yakni 17 rekor. Freediver pria asal China, Jin Wang dan atlet wanita dari Rusia, Marianna Gillespie, menjadi juara umum pada SIFC 2018. Dari tiga disiplin ilmu yang diperlombakan, Jin Wang menjadi yang terbaik dari dua disipilin ilmu, Constant Weight (CWT) dan Constant Weigh No Fins (CNF) dengan total 239 poin. Jin Wang hanya kalah dari freediver asal Taiwan, Jay Ku, saat disiplin Free Immersion (FIM) Sedangkan Marianna Gillespie, memboyong seluruh disipilin ilmu. Ratu dunia freediving itu mengumpulkan 214 poin. Selain predikat juara umum, hampir keseluruhan peserta yang ...

Memek, Makanan Nan Menggoda Lidah

BANDA ACEH -- Beragam makanan andalan daerah tersedia di arena festival kuliner di Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7. Salah satunya memek, makanan khas dari Kabupaten Simeulue yang terbuat dari campuran beras dan pisang. Makanan memek dijual di stand Simeuleu di areal Festival Kuliner yang digelar di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Aceh. Di sana, memek dimasukkan ke dalam cup (gelas plastik) dan dijual Rp 5.000 perporsi. Makanan ini disediakan dari siang hari. Seorang penjaga stand Simeulue Almawati, mengatakan, sejak hari pertama banyak pengunjung yang datang mencari makanan memek di stand milik daerahnya. Bahkan, ada beberapa pengunjung PKA yang membeli memek untuk dibawa ke Jakarta. "Banyak yang cari memek ini bahkan sudah sampai ke Jakarta. Mereka rata-rata penasaran dengan makanan khas Simeulue ini," kata Almawati. Makanan memek sendiri terbuat dari beras ketan gongsen, pisang, santan yang sudah dipanasin, gula dan garam. Proses pembuatannya butuh waktu sekitar sat...