Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label MEA

Tantangan Bisnis di Era MEA

Oleh Zawir Rahmi Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah, FEBI, UIN Ar-raniry, Banda Aceh Pernahkan anda mendengar tentang MEA? Sebenarnya MEA tidaklah begitu asing bagi yang sudah mengetahuinya. Namun terdengar asing bagi yang belum mengetahuinya. Kendatipun sudah banyak yang tahu, untuk sekedar mengingatkan, ya “ MEA” merupakan kepanjangan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sebuah kesepakatan negara-negara di ASEAN dalam bidang perdagangan, yang menjadikan negara-negara ASEAN melakukan pasar bebas antar negara-negara di kelompok ASEAN. Pasar bebas ini bisa juga dikatakan pasar yang memberikan kebebasan kepada negara-negara di Asia Tenggara melakukan arus ekspor dan impor, termasuk tenaga kerja. Sesuai dengan kebijakan itu, ada 12 sektor yang akan dilirik oleh MEA dalam memasuki pasar bebas ini. Namun, di antara 12 sektor ada 7 sektor yang berada dalam sektor perdagangan seperti industri, sektor pertanian, otomotif, peralatan elektronik, industri karet, industri...

TANTANGAN MEMBUKA USAHA DI ERA MEA

Oleh Firyal Kansa Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah, FEBI, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Masyarakat Ekonomi Asean atau yang lebih sering disingkat dengan MEA ialah sebuah bentuk kerja sama dalam bidang ekonomi atau yang lebih spesifik yaitu system perdagaangan bebas antara Negara Negara yang di kawasan Asia tenggara. Dengan mulai terlaksananya MEA ini, sejak 1 Januari 2016 lalu, maka secara otomatis persaingan di bidang ekonomi, perdagaangan, perindustrian,t enaga kerja sudah dimulai di antara Negara-negara ASEAN. Yang menjadi pertanyaannya   adalah apakah Negara kita sudah siap untuk menghadapi MEA ini?   Sebuah pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Namun, kalau kita bandingkan dari segi jumlah penduduk kita sudah jelas unggul jauh dibanding dengan Negara ASEAN lainnya, tetapi apakah dengan jumlah penduduk yang banyak kita dapat memaksimalkannya dengan baik di era MEA ini?   Kita memang harus hati-hati dan siaga, jangan sampai kita hanya menjad...