Langsung ke konten utama

Surat Pembaca Potret



Assalamu'alaikum warahmatullah

Kepada Redaksi Majalah POTRET yang terhormat, saya Rifqah Mufidah dari Banda Aceh ingin bertanya, apakah Majalah POTRET bisa langganan? Biasanya Majalah POTRET terbit setiap berapa bulan sekali?

Itu saja yang ingin saya tanyakan. mohon maaf jika ada salah kata. Semoga Majalah POTRET sukses selalu dan isinya semakin menarik, amin.

Salam

Rifqah Mufidah

Di Ie Mase, Kaye Adang, Banda Aceh

Waalaikum salam

Terima kasih banyak atas kiriman pesannya ke majalah POTRET. Untuk wilayah kota Banda Aceh, majalah POTRET ada di kios Koran dan Toko Buku. Kalau untuk i berlangganan akan lebih baik langsung melalui kios Koran dan toko buku saja. Mungkin lebih bagus apabila dibeli langsung setiap bulannya. Terima kasih banyak juga atas aprsiasinya terhadap majalah POTRET.



Redaktur Majalah POTRET Yang saya hormati.

Selamat hari raya idul adha, Kita baru saja melewatinya. Semoga moment berqurban menjadikan kita menjadi hamba yang saling berbagi dan ikhlas memberi. Saya disini ingin memberikan masukan untuk kemajuan majalah POTRET yang saya cintai. Jujur, ketika nama saya disebut sebagai contributor pengisi di majalah POTRET edisi 70, saya sangat senang sekali. Setelah saya inbox alamat saya untuk mendapatkan majalah tersebut dengan hati tetap setia, hingga detik ini belumlah sampai jua.

Harapan saya tentunya, yang berada di pulau jawa ini, ingin sekali membaca majalah POTRET yang tentu banyak dicintai di berbagai belahan pulau yang telah membacanya. Terbukti dengan selalu eksisnya majalah POTRET ini.

Masukannya dari saya adalah :

Membangun kedekatan dengan para penulis

Maksud disini adalah siapapun penulisnya, ketika penulis itu tahu karyanya diterbitkan pastilah sangat senang, apabila dapat majalah tepat waktu atau dikirim softcopy atau hanya bukti print out karya penulis tersebut, sudah pasti penulis tersebut akan ikut mempromosikan, setidaknya karyanya selanjutnya tentu majalahnya. Semakin banyak yang tahu semakin banyak peminat yang ingin tahu. Dua-duanya memiliki keuntungan dari kegiatan promosi ala penulis, disamping penulis juga mendokumentasikan hasil karyanya tersebut.

Itulah saran dan kritik dari saya, apabila kurang berkenan. Saya mohon maaf. Terima kasih untuk kesempatan dan kebaikan hati Tim creative Majalah POTRET. Semoga semakin Jaya dan maju terus go international. Majalah POTRET majalah yang menyentuh hati, memberi ilmu serta mencerdaskan.

Salam santun,

L. Ernawati (@nenglisojung) di Bekasi

Terima kasih banyak, kami ucapkan buat Mbak L. Ernawati ( Nenglisojung) di Bekasi atas masukan yang sangat positif terhadap majalah POTRET. Kami mohon maaf bila mbak L.Ernawati terlambat menerima kedatangan majalah POTRET edisi 70. Tetapi saat ini, kami yakin majalahnya sudah diterima dengan baik. Maklum prjalanan dari Aceh ke Bekasi agak lama.

Kami berkomitmen untuk terus dekat dengan para pembaca, penulis dan pelanggan majalah POTRET dimana saja berada, mulai dari Aceh hingga ke pelosok Nusantara, bahkan juga di manca Negara. Faktanya, penulis atau contributor majalah POTRET ada di beberapa Negara, seperti di Inggris, Amerika, Polandia, Malaysia, Thailand, Queensland dan lain-lain. Oleh sebab itu, kami juga berupaya mengumumkan nama-nama penulis yang terbit di setiap edisi lewat facebook komunitas potret, majalah POTRET dan lainnya. Doakan agar majalah POTRET yang terbit di daerah bisa terus berkontribusi membangun budaya menulis di kalangan perempuan dari Aceh hingga Papua dan manca Negara. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak atas masukan yang sangat berarti. Teruslah menulis dan menulis untuk majalah POTRET.



Salam kenal untuk rekan-rekan di Majalah POTRET. Maaf, mau numpang tanya. Apakah Majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas sudah bisa didapatkan di kota Solo, Jawa Tengah? Jujur saya masih belum tahu tentang 2 majalah ini. Saya ingin melihat isinya. Syukur ada kesempatan dapat ikut berpartisipasi mengirim tulisan fiksi maupun non fiksi. Mohon juga info harga dan terbit tiap mingguan, bulanan atau ...? Demikian, terima kasih.

Marliana Kuswanti

Di Solo, Jawa Tengah

Salam kenal juga dari kami di majalah POTRET dan majalah Anak Cerdas. Terima kasih sudah mengajukan pertanyaan kepada kami mengenai majalah POTRET dan majalah Anak cerdas. Kedua majalah ini sebenarnya pernah kami edarkan di Sukoharjo. Namun saat ini, komunikasi kami terputus. Namun, di Semarang, kedua majalah ini diedarkan oleh mbak Mbak Marita Surya Ningtyas, Griya Klipang Asri II Blok R Baru No. 78 RT 007 RW 018 ,Kelurahan Sendangmulyo ,Kecamatan Tembalang Semarang Jawa Tengah 50272.

Majalah POTRET dan Anak cerdas bisa mbak terima, apabila mbak ikut menyumbangkan tulisan di salah satu majalah ini. Panjang tulisan untuk majalah POTRET maksimal 800 an kata. Sementara untuk majalah Anak cerdas, maksimal 500 kata saja. Kedua majalah ini terbit bulanan. Artinya terbit sebulan sekali. Majalah POTRET masih Rp 15.000, ( rencana akan naik, karena kenaikan biaya cetak). Majalah Anak Anak cerdas Rp 11.000 untuk luar Aceh. Silakan berlangganan ya.

Salam kami di Redaksi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...

Tak Selamanya Belajar Berbayar

Oleh Ida Fitri Handayani Guru SMA Negeri 4 Banda Aceh, anggota Warung Penulis. Belajar adalah kewajiban bagi semua muslim, baik di sekolah yang terbilang formal, mau pun di luar sekolah, yang non formal. Seperti privat dan bimbingan belajar yang kini makin terstuktur. Hakikat belajar tidak mesti di sekolah. Di Aceh banyak sekali balai edukasi yang bisa dijadikan tempat menimba ilmu. Ada yang berbayar dan tidak sedikit pula yang menganut sistim lillah, alias gratis. Akhir-akhir ini, Allah menghendaki kesempatan bagi saya untuk masuk ke sebuah lembaga, yaitu Yayasan Cahaya Aceh, yang didirikan pada tahun 2017, atas inisiatif putra Aceh, Azwir Nazar. Azwir Nazar adalah mantan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Turki Koordinator Amerika Serikat tahun 2016-2017. Nah, Sebelum mendirikan yayasan ini, ia sempat kuliah S1 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, S2 di Universitas Indonesia, dan menyelesaikan S3 di Haccetepe University, Ankara-Turki. Setelah menyelesaikan stud...

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...