Langsung ke konten utama

Nozy Juice, Sehat Menyegarkan



Hidup sehat merupakan pilihan. Saat ini, trend hidup sehat tidak terlepas dari pola makan dan minum yang sehat. Manusia, dengan jumlah kadar air yang cukup besar di dalamnya membutuhkan air dan mineral yang cukup. Disamping itu, minuman yang kaya akan vitamin, mineral, dan zat besi juga sangat dibutuhkan.

Masalahnya, banyak orang yang terlalu sibuk sampai terkadang tidak sempat untuk menyajikan minuman sehat seperti juice. Telah hadir, Nozy Juice, produsen juice yang sehat dan menyegarkan.

Hadir dengan varian rasa sebagai berikut:
Guava 20k
Avocado 20k
Mix fruit(apple ,watermelon,pepaya,pineapple) 20k
Manggo 20k
Terong belanda 20k
Dragon fruit 20k
Carrot 20k
Watermelon 20k
Nenas 20k

Morning glory(carrot with sunqist) 25k
Pear 25k

Pome 30k
Pome Pure 45k
K'mon (kiwi with lemon)30k
Kiwi 35k


Paket Detox juice Coldpress:
No water no sugar
1Paket 200rb
1.Fat flush
(Lemon,spinash,cucumber)
2.Morning glory
(Carrot , sunkist)
3.Power
(Beet, cucumber, lemon,ginger)
4.Full me Up
(Dragon fruit,banana,chiaseed)
5.Smooth skin
(Apple,starfruit,pineapple,
mint)
6.Stress relief
(Pineapple,cucumber,sunkist)
 
Aneka rasa Nozy Juice Umum/standrt:
1.Guava  12k
2.Sirsak  12k
3.Terong belanda 12k
4.Alpokat 12k
5.Mangga 12k
6.Wortel 10k
7.Jagung 6k
8.Susu kedelai 6k
9.Thai greentea 9k
10.Blueberry squash 8k
11.Orange pulpy 10k
12.Sari kcg hijau 6k

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...

Tak Selamanya Belajar Berbayar

Oleh Ida Fitri Handayani Guru SMA Negeri 4 Banda Aceh, anggota Warung Penulis. Belajar adalah kewajiban bagi semua muslim, baik di sekolah yang terbilang formal, mau pun di luar sekolah, yang non formal. Seperti privat dan bimbingan belajar yang kini makin terstuktur. Hakikat belajar tidak mesti di sekolah. Di Aceh banyak sekali balai edukasi yang bisa dijadikan tempat menimba ilmu. Ada yang berbayar dan tidak sedikit pula yang menganut sistim lillah, alias gratis. Akhir-akhir ini, Allah menghendaki kesempatan bagi saya untuk masuk ke sebuah lembaga, yaitu Yayasan Cahaya Aceh, yang didirikan pada tahun 2017, atas inisiatif putra Aceh, Azwir Nazar. Azwir Nazar adalah mantan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Turki Koordinator Amerika Serikat tahun 2016-2017. Nah, Sebelum mendirikan yayasan ini, ia sempat kuliah S1 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, S2 di Universitas Indonesia, dan menyelesaikan S3 di Haccetepe University, Ankara-Turki. Setelah menyelesaikan stud...

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...