Langsung ke konten utama

Walikota Malang Doyan Kopi Aceh



Malang - Walikota Malang, H Mochamad Anton mengaku sangat doyan dengan kopi Aceh. Pengakuan ini disampaikan M Anton saat menikmati kopi Aceh yang disuguhkan Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak di stand milik Pemko Banda Aceh, Rabu (19/7/2017) dilokasi Indonesia City Expo Apeksi 2017 di Malang.

Kepada Bang Carlos, sapaan akrab Aminullah, Walikota Malang ini mengaku cita rasa kopi Aceh membuatnya ketagihan dan ingin selalu menikmatinya.

Didampingi Wakil Walikota Drs H Zainal Arifin, Aminullah juga terlihat sangat semangat menjelaskan keunggulan kopi Aceh dan juga cara pengolahannya hingga memiliki cita rasa yang diakui dunia.

Selain Walikota Malang, ribuan pengunjung yang mengunjungi stand Pemko Banda Aceh juga ikut menikmati kopi yang diracik langsung oleh seorang Barista yang khusus di datangkan dari Banda Aceh.

Kepada Walikota Malang dan para pengunjung, Aminullah menyampaikan ucapan terimakasih karena telah menyambangi stand Banda Aceh dan ikut mencicipi kopi.
"Kalau ada kesempatan berkunjunglah ke Banda Aceh dan nikmatilah kopi disana. Kopi sangat mudah didapatkan di Banda Aceh karena di setiap sudut kota banyak warung kopi. Dan kalau ingin membawa pulang untuk dicicipi keluarga. disana juga tersedia kopi Aceh yang telah dikemas untuk oleh-oleh," ujar mantan Dirut Bank Aceh ini. (mkk)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...

Sembilan Aktivitas Pengisi Liburan Anda Yang Sangat Menarik

Oleh Dian Balkis Mahasiswi  Jurusan Perbankan Syariah, FEBI UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Assalamualaikum pembaca Bertemu kembali bersama saya Dian Balkis. Senang sekali dapat berbagi cerita  pada kesempatan ini. Oke saya akan sedikit bercerita tentang kegiatan setelah berlalunya semester 5. Bagi pembaca yang masih kuliah, pasti akan mengalami liburan semester. Ada sebagian mahasiswa yang senang libur semester, ada juga yang tidak senang karena berbagai alasan. Bagi mahasiswa yang bukan perantau, liburan semester bukan moment-moment yang dinantikan, tetapi jika bagi mahasiswa perantau, libur semester merupakan moment yang sangat dinantikan, karena mereka sangat ingin pulang kampung dan bertemu dengan keluarga. Sebagian mahasiswa libur semester ini menjadi hal yang sangat membosankan, apalagi mahasiswa rantauan yang pulang kampung. Mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan di rumah, sehingga dapat membuat mereka suntuk dan bosan. Seharusnya ada kegiat...

Profesor

Oleh Ahmad Rizali Berdomisili di Depok Jagat maya akademik sedang gaduh karena ibu Megawati memperoleh gelar Guru Besar Tidak Tetap Honoris Causa dari Universitas Hankam.  Beberapa sahabat saya sering jengah bahkan ada yang berang, karena kadangkala saat diundang bicara dalam sebuah perhelatan akademis, ditulislah di depan namanya gelar Prof. Dr.    Setiap saat pula beliau menjelaskan bahwa dirinya hanya S1.  Satu lagi sahabat saya yang bernasib sama dengan yang di atas. Kalau yang ini memang dasar "rodok kusruh" malah dipakai guyon. Prof diplesetkan menjadi Prov alias Provokator, karena memang senangnya memprovokasi orang dengan tulisan-tulisannya , terutama dalam diskusi cara beragama dan literasi.  Sayapun mirip dengan mereka berdua. Namun karena saya di ijazah boleh memakai gelar Insinyur, tidak bisa seperti mereka yang boleh memakai Drs, yang juga kadang diplesetkan kembali menjadi gelar doktor lebih dari 1. Saya pikir mereka yang pernah memperoleh gelar Do...