Langsung ke konten utama

Makna Sebuah Keyakinan dan Tekat



Oleh: Zahrah
Mahasiswa S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Setiap langkah yang ingin kita tempuh tak pernah lepas dari sebuah keputusan yang berdasarkan atas keyakinan dan tekad yang kuat.  Begitu pula halnya dengan langkah yang akan diputuskan oleh seorang wirausahawan. Seorang wirausahawan yang ingin membangun suatu bisnis pasti akan selalu mengambil keputusan setelah adanya pertimbangan yang ketat. Seorang pebisnis yang memulai usahanya dari nol pasti mengalami kendala dan hambatan yang membuat usahanya terkadang sulit berkembang.
Ketika dihampiri oleh kendala dan hambatan terkadang banyak orang yamg memutuskan untuk menyerah atas keadaan. Namun seorang pebisnis sejati pastinya mempunyai tekad dan keyakinan yang kuat sehingga dapat membuat dirinya bangkit dari keterpurukan dan kegagalan. Keyakinan dan tekad yang kuat dapat membangkitkan kesungguhan hati seseorang untuk tidak pantang menyerah.
Dalam menjalankan suatu usaha, kendala dan hambatan merupakan salah satu permasalahan yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan ataupun kegagalan suatu usaha untuk berdiri kokoh.  Jika kita sangat mudah menyerah, maka usaha apapun yang akan kita lakukan pasti hanya akan mengalami kegagalan. Ketika penulis melakukan beberapa wawancara dengan pelaku usaha mikro beberapa waktu yang lalu ada poin penting yang  didapatkan dari hasil wawancara dengan mereka. Poin penting tersebut adalah jangan mudah menyerah akan segala hambatan dan kendala yang datang ketika kita sudah memutuskan untuk melakukan kegiatan apapun termasuk bisnis karena dunia usaha dan bisnis tidak akan pernah lepas dari yang namanya hambatan atau masalah baik dari diri kita sendiri, pesaing maupun konsumen.
Ketika seorang pelaku bisnis dihadapkan pada persaingan yang ketat maka ia harus mampu meningkatkan inovasi dan kreatifitas pada jenis usaha yang ditekuni. Bagi seorang pebisnis dan pelaku usaha inivasi dan kreasi adalah salah satu hal yang wajib dimiliki agar dapat mengembangkan usahanya ke tahap yang lebih maju dan semakin berkembang. Keyakinan dan tekad adalah hal yang sangat penting karena ketika kita mempunyai keyakinan dan tekad yang kuat terhadap keberhasilan usaha kita maka ketika kendala atau masalah apapun yang datang harus mampu kita selesaikan dan kita akan mencari dan melakukan segala upaya untuk keberhasilan usaha kita. Itulah makna sebuah keyakinan dan tekad.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...

Tak Selamanya Belajar Berbayar

Oleh Ida Fitri Handayani Guru SMA Negeri 4 Banda Aceh, anggota Warung Penulis. Belajar adalah kewajiban bagi semua muslim, baik di sekolah yang terbilang formal, mau pun di luar sekolah, yang non formal. Seperti privat dan bimbingan belajar yang kini makin terstuktur. Hakikat belajar tidak mesti di sekolah. Di Aceh banyak sekali balai edukasi yang bisa dijadikan tempat menimba ilmu. Ada yang berbayar dan tidak sedikit pula yang menganut sistim lillah, alias gratis. Akhir-akhir ini, Allah menghendaki kesempatan bagi saya untuk masuk ke sebuah lembaga, yaitu Yayasan Cahaya Aceh, yang didirikan pada tahun 2017, atas inisiatif putra Aceh, Azwir Nazar. Azwir Nazar adalah mantan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Turki Koordinator Amerika Serikat tahun 2016-2017. Nah, Sebelum mendirikan yayasan ini, ia sempat kuliah S1 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, S2 di Universitas Indonesia, dan menyelesaikan S3 di Haccetepe University, Ankara-Turki. Setelah menyelesaikan stud...

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...