Langsung ke konten utama

Mau Buka Cafe Mini?

Ilustrasi, Sumber :exposedesainrumah.blogspot.com/

Oleh Yunda Zaskia
Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah, FEBI UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh

Indonesia merupakan salah satu negara yang masih dalam tahap berkembang. Pada saat ini, di Indonesia sendiri ada banyak pengangguran dan terus bertambah setiap tahunnya yang  dapat  menyebabkan bertambahnya angka kemiskinan di Indonesia. Dengan begitu pemerintah menganjurkan kepada setiap masyarakat agar dapat membangun usahanya sendiri. Sebagian besar pendorong perubahan, inovasi dan kemajuan suatu negara adalah para wirausahawan. Wirausahaan adalah orang menciptakan suatu bisnis yang pasti memiliki risiko dan ketidakpastiaan bertujuan agar mendapatkan keuntungan. Dengan begitu ada baiknya membuka usaha kecil-kecilan seperti  kafe mini yang menyediakan makanan dan minuman. Usaha cafe merupakan bisnis yang mudah dijalankan dengan modal kecil sampai besar.

Walaupun ketika memulai bisnis, setiap pemula yang ingin membuka pasti bermimpi untuk membangun usaha yang sukses.  Dan tentu saja dalam menjalankan sebuah usaha kami harus mempunyai semangat yang tinggi dan keuletan. Walaupun dalam berusaha setiap wirausahaan tidak selalu berjalan lancar. Pasti akan ada saat usaha berjalan dengan lancar sesuai keinginan. Nah, dalam membangun usaha juga, kita harus mampu bersaing dengan pengusaha lainnya. Mengetahui apa saja kelemahan para pesaing, dengan begitu kita dapat membuat kafe mini tersebut berbeda dengan yang lainnya. 
Dalam membangun usaha, kita dapat menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Dengan begitu kita dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di Indonesia. Menjadi seorang wirausahaan yang baru, tidak lah semudah yang kita bayangkan, kita harus mengerti apa yang dipasarkan di pasaran saat ini. Selain itu kita juga harus mengetahui berapa modal yang akan dikeluarkan untuk membuka usaha yang kecil terlebih dahulu untuk mengetahui minat dan selera masyarakat saat ini terhadap apa yang akan kita jual. Selain itu, kita juga harus mempunyai niat dan tekat kuat untuk membangun sebuah usaha agar suatu saat, usaha yang kami jalan kan tidak sia-sia suatu hari nanti. 
Usaha kafe merupakan bisnis yang mudah dijalankan dengan modal yang kecil. Berhubung usaha yang akan  dibuka adalah kafe mini, tentu saja yang akan mampir kebanyakan dari kalangan anak muda. Banyak cara yang dapat dilakukan sebuah kafe mini untuk menarik perhatian banyak pengunjung. Untuk menggaet pengunjung tentu saja kita harus menerapkan harga menu makanan dan minuman  yang murah dengan kualitas yang baik sesuai isi kantong anak muda. Karena usaha kafe merupakan salah satu ide usaha yang kreatif, mengingat yang menjadi target marget adalah anak muda. Mendesain kafe juga diperlukan karena satu hal yang mengasyikkan. Misal dalam menghias ruangan kafe, dan fasilitas apa saja yang harus kita lengkapi untuk membuat sesuai dengan konsep desain yang  diinginkan. Menciptakan desain kafe yang unik yang mampu mengundang konsumen untuk mampir ke kafe kita. Karena biasanya anak muda itu tertarik dengan kafe yang unik yang memiliki desain yang bagus agar mereka dapat berfoto. 
Namun dalam membuka usaha tentu saja tidak selalu berjalan mulus, tentu saja ada beberapa hambatan dalam usaha kafe yang harus diwaspadai. Hambatan utamanya seperti makanan yang kita jual itu tidak habis dan hanya bisa  bertahan satu hari . Hal ini tentu saja membuat usaha rugi sejak dini. Jadi untuk mengatasi  masalah tersebut, pada awal usaha dimana belum banyak pelanggan, cukup memasak seperlunya saja, jangan terlalu banyak menyimpan stock makanan jadi yang cepat kadaluwarsa. Langkah apa saja yang harusi dilakukan dalam membuka yang sederhana. Yang pertama pilihlah tempat yang strategis, tidak mesti di tengah kota, yang penting tempat  yang terjangkau. Yang kedua bahan yang diperlukan, dimana bahan pokok tidak selalu stabil, kadang hari ini harga naik bisa saja besoknya harga nya turun. Menu kuliner adalah hal pertama yang harus di perhatikan dalam soal rasa, kualitas, dan kebersihan. Rasa adalah hal pertama dan harus kami jadikan prioritas. Pastikan bahwa rasa menu sajian di kafe memiliki cita rasa yang tinggi. Kita juga menyajikan menu kreatif dan andalan di kafe kami.  Yang ketiga dalam melakukan promosi usaha yang kita lakukan, dapat melalui teman, tetangga, saudara dan lain lain. Karena biasanya orang terdekatlah yang mudah untuk diakses untuk memasarkan usaha yang kita jual.  Keempat  persiapan modal merupakan salah satu tahap penting pada tahap persiapan membuka usaha. Hitung modal yang dibutuhkan dengan cermat. 
Jadi dalam membuka usaha tidak mesti harus mengeluarkan banyak uang, tapi cukup bermodal yang minim dan terbatas sudah dapat membuka usaha kafe mini. Usaha takkan sukses dan tidak akan membuahkan hasil bila kita melakukannya tanpa keseriusan dan tanpa sikap konsisten. Sebagai wirausahaan pemula juga harus berjuang dan bekerja keras untuk bisa mewujudkan sebuah kafe mini, dan yang terpenting lakukanlah dengan sepenuh hati. Jadi saat kita mengalami kegagalan dalam berwirausaha jangan sampai menyerah dan terus bangkit. karena Gagal itu makanan sehari-hari. Itu biasa, yang penting bagaimana menyikapinya. Evaluasi. Bangkit. Gagal lagi? Bangkit lagi, gagal lagi dan terus bangkit lagi jangan pernah ada kata menyerah dalam melakukan suatu usaha“Ketika menghadapi kegagalan, pasti ada ilmu yang bisa kita ambil sebagai pelajaran untuk meraih masa depan cemerlang. Jadi, teruslah berfikir positif dan teruslah berusaha jangan jadikan kegagalan sebagai akhir dari segalanya. Kegagalan itu hanyalah awal langkah baru untuk menuju kesuksesan yang sebenarnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...

Tak Selamanya Belajar Berbayar

Oleh Ida Fitri Handayani Guru SMA Negeri 4 Banda Aceh, anggota Warung Penulis. Belajar adalah kewajiban bagi semua muslim, baik di sekolah yang terbilang formal, mau pun di luar sekolah, yang non formal. Seperti privat dan bimbingan belajar yang kini makin terstuktur. Hakikat belajar tidak mesti di sekolah. Di Aceh banyak sekali balai edukasi yang bisa dijadikan tempat menimba ilmu. Ada yang berbayar dan tidak sedikit pula yang menganut sistim lillah, alias gratis. Akhir-akhir ini, Allah menghendaki kesempatan bagi saya untuk masuk ke sebuah lembaga, yaitu Yayasan Cahaya Aceh, yang didirikan pada tahun 2017, atas inisiatif putra Aceh, Azwir Nazar. Azwir Nazar adalah mantan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Turki Koordinator Amerika Serikat tahun 2016-2017. Nah, Sebelum mendirikan yayasan ini, ia sempat kuliah S1 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, S2 di Universitas Indonesia, dan menyelesaikan S3 di Haccetepe University, Ankara-Turki. Setelah menyelesaikan stud...

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...