Langsung ke konten utama

Apa Yang Anda Ketahui Tentang Souvenir Pernikahan?



Oleh Tabrani Yunis

Souvenir Pernikahan atau di kalangan pengguna bahasa Inggris menyebutnya dengan wedding souvenir. Souvenir pernikahan saat ini semakin dikenal luas dan digunakan secara luas di tengah masyarakat kita, seiring dengan perkembangan zaman. Apabila dulunya, souvenir pernikahan hanya digunakan oleh kalangan-kalangan orang kaya, kini juga menjadi kebiasaan-kebiasaan masyarakat biasa. Artinya, souvenir pernikahan bukanlah ucapat terima kasih yang tergolong sebaga kebiasaan kaum elitis. Buktinya, apa bila kita mendapat undangan dan membawa kado ke pesta pernikahan teman, saudara atua kerabat, kita akan mendapat atau diberikan souvenir pernikahan di meja registrasi. Souvenir pernikahan dalam praktiknya kini, diberikan kepada para tau yang membawa kado ( hadiah). Sebagai imbalannya, atau dengan kata lain, ucapan terima kasha, maka para tama mendapat souvenir.

Ada banyak jenis souvenir pernikahan yang saat ini di toko-toko souvenir, superti halnya di POTRET Gallery yang berada di jalan Prof. Ali Hasyimi, Pango Raya Banda Aceh, sebuah toko souvenir pernikahan yang lebih lengkap dan lebih murah itu. Ada bantak sekali souvenir pernikahan yang tersedia di POTRET Gallery.Kita bisa memilih berbagai jenis souvenir yang kita inginkan.  Namun, sebelum kita memilih, ada baiknya kita mengenal souvenir apa sÃ¥ja yang monarki untuk dibeli.

1. Kipas
Kipas adalah salah satu bentuk soivenir pernikahan yang sangat banyak digunakan oleh para keluarga yang akan melangsungkan pesta pernikahan. Kipas juga ada bank jenisnya. Ada kipas yang terbuat dari plastik, ada pula yang lainnya. Harganya juga berbeda-beda, sesuai dengan kualitas, bahan, bentuk, ukuran dan kemasan. Kipas tergolong pada souvenir pernikahan yang agar mahal dibandingkan yang lainnya. Biasanya juga, kipas diberikan untuk   besan. Namun, banyak pula yang memberikannya untuk tamu di luar.

2. Centong kayu

Centong kayu merupakan salah satu souvenir pernikahan yang sangat banyak digunakan orang. Alasan orang-orang menggunakan cantong kayu adalah karena centong kayu memiliki nilai manfaat. Di samping itu juga unik dan harganya tidak mengoyak kantong.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...