Langsung ke konten utama

Imam Pelestina Kunjungi Aceh



Banda Aceh-Media Massa| Baitul Mal Hidayatullah (BMH) Aceh akhir Ramadhan 1438 H menggelar Silaturrahmi Ramadhan Imam Palestina ke Indonesia yang berlangsung di sepuluh Masjid Kota Banda Aceh. Kegiatan dengan mengisi imam shalat isya-terawih serta shalat shubuh disertai ceramah singkat pentingnya memperhatikan Masjid Aqsha Palestina ini merupakan kerjasama LSM Sahabat Aqsa, BMH dan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Kepala Unit Baitul Mal Hidayatullah Aceh, Ustad Ahmad Syakir kepada sejumlah media menyebutkan bahwa kegiatan Siraman Manis merupakan kegiatan yang dilaksanakan BMH secara nasional, dengan melibatkan belasan imam dari negeri Palestina. “Khusus Aceh, kita mulai pada 18 ramadhan dan berakhir di 23 ramadhan atau lima hari saja, dengan Imam Syekh Al Mu’tashim Billah, putra Palestina yang lama mengungsi ke Yordania,” sebut Syakir.

Dalam silaturahminya, sebut Syakir, Syekh Al Mu’tashim Billah mengajak umat Islam secara khusus di Aceh untuk dapat memperhatikan Masjidil Aqsha Palestina sebagai tempat suci umat Islam ketiga yang kondisi kekinian telah dikuasi oleh Pemerintah Zionis Israel. “Di kawasan Masjidil Aqsha hanya tertinggal kaum tua dan kaum perempuan yang bertahan untuk selalu berupaya menghadang serdadu Israel dalam pendudukan Masjidil Aqsha tersebut. Sementara, para pemuda banyak yang ditangkap, sebagian mengungsi dan sebagian lainnya terbunuh selama 100 tahun dalam pembelaan Masjidil Aqsha itu sendiri,” sebut Syakir meniru ceramah Syekh Billah.

Banyak kisah dan pelajaran, lanjut Syakir, yang menjadi bahasan syekh Palestina tersebut dalam acara Siraman Manis tersebut. “Untuk itu, masyarakat Kota Banda Aceh diminta untuk ikut serta dalam program Siraman Manis yang berlangsung beberapa hari ke depan. Termasuk menyiapkan donasi infaq terbaiknya untuk gerakan pembelaan Masjidil Aqsa dari tangan-tangan Zionis Israel,” sebut Syakir.

Berikut daftar acara Siraman Manis BMH Aceh

1. Selasa 18 Ramadhan 1438 H, Shalat Isya+Terawih+Ceramah di Masjid Al Makmur/Masjid Oman Lampriet

2. Rabu 19 Ramadhan 1438 H, Shalat Shubuh+Ceramah di Masjid Darul Makmur Lambaro Skep

3. Rabu 19 Ramadhan 1438 H, Shalat Isya+Terawih+Ceramah di Masjid Al ‘Ala Cot Masjid

4. Kamis 20 Ramadhan 1438 H, Shalat Shubuh+Ceramah di Masjid Jami’ Kopelma Darussalam

5. Kamis 20 Ramadhan 1438 H pagi, Dialog & kajian Islam di Aula Pemko B.Aceh Lt IV.

6. Kamis 20 Ramadhan 1438 H, Shalat Isya+Terawih+Ceramah di Masjid Al Furqan Beurawe

7. Jumat 21 Ramadhan 1438 H, Shalat Shubuh+Ceramah di Masjid Baitul Musyahadah Setui*)

8. Jumat 21 Ramadhan 1438 H, Shalat Jumat+Khutbah di Masjid As Salam PU Geuceu B.Aceh

9. Jumat 21 Ramadhan 1438 H, Shalat Isya+Terawih+Ceramah di Masjid Fatun Qarib UIN Ar Raniry

10. Sabtu 22 Ramadhan 1438 H, Shalat Shubuh+Ceramah di Masjid Al Darul Falah Lampineung *)

11. Sabtu 22 Ramadhan 1438 H, Shalat Isya+Terawih+Ceramah di Masjid Syuhada Lamgugob

12. Ahad 23 Ramadhan 1438 H, Shalat Shubuh+Ceramah di Masjid Raya Baiturrahman B.Aceh 13. Ahad 23 Ramadhan 1438 H, Shalat Isya+Terawih +Ceramah di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...

Mimpi Besar Arisqa Rinaldi Terwujud dalam Usaha dan Doanya

Arisqa murid kelas 5 SDN 2 Kandang, Kecamatan Kleut Selatan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi pada ilmu pengetahuan, yaitu di bidang IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Setiap malam, dia selalu meluangkan waktunya untuk membaca buku-buku tentang sains, melakukan eksperimen sederhana dan bertanya kepada gurunya tentang berbagai fenomena alam yang menarik minatnya. Keinginannya untuk memahami dunia di sekitarnya tidak pernah kandas dan mimpi terbesarnya adalah menjadi juara dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) di tingkat Kabupaten Aceh Selatan. Arisqa menyadari bahwa untuk mencapai mimpinya, dia harus bekerja keras dan berlatih dengan tekun.  Dengan dukungan penuh dari orang tuanya yang selalu mengingatkannya di depan pintu gerbang sekolahnya, ayahnya berkata, “Nak teruslah berproses dan jangan lupa hormati gurumu”.    Dengan    bimbingan dari guru-guru di sekolahnya, Arisqa mempersiapkan diri dengan baik. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Arisqa selalu menyempat...

Media Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental

Oleh Ida Rayyani, Mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Saat ini kita hidup di era media sosial. Sosial media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Masing-masing individu dipastikan memiliki akun pribadi di Facebook, Twitter, Path, Youtube, Soundclouds, dan lain-lain. Media sosial juga memudah pengguna memperoleh informasi dengan cepat, sebagai media promosi dalam bisnis, dan memudahkan dalam berkomunikasi   (mendekat yang jauh). Memang, berinteraksi di jejaring sosial menjadi hiburan tersendiri bagi kita di tengah rutinitas yang padat. Selain memiliki banyak manfaat media sosial juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan mental pengguna. menurut WHO kesehatan mental merupakan status kesejahteraan dimana setiap orang dapat menyadari secara sadar terkait kemampuan dirinya, kemudian dapat mengatasi berbag...