Langsung ke konten utama

ANAK KOS MENDADAK KAYA



Oleh Utari Nabilla Ramadhani
Mahasiswi Prodi Perbankan Syariah, FEBI UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

            Hai anak kos, selamat berjumpa dengan saya Utari Nabilla Ramadhani. Dalam artikel ini saya akan menyampaikan kepada pembaca semua tentang anak kos yang tidak pernah susah,  khusus untuk kamu yang masih berstatus anak kos.
            Oke guys, berstatus jadi anak kos memang banyak rintangan dan tantangan, juga banyak duka dan suka. Menjadi anak kos perlu menguras tenaga untuk memutar uang kiriman dari orang tua agar tidak kehabisan uang sebelum kiriman berikutnya.
            Bagi kamu yang masih berstatus anak kos, pasti ada fase-fasenya. Mulai dari awal bulan yang tentunya kamu merasa menjadi orang terkaya, bisa membeli apapun yang kamu inginkan, hingga makan di tempat yang super mewah. Fase berikutnya yaitu fase pertengahan bulan, dimana kamu harus mulai mengurangi tingkat kemewahan yang kamu rasakan. Pada awal bulan tentunya kamu makan di tempat yang harganya bersahabat dan sampailah pada fase yang tidak anak kos sukai, yaitu fase paceklik (akhir bulan), dimana kamu harus super hemat. Pada fase ini kamu harus menstok makanan favorit anak kos yaitu mie instan sebanyak-banyaknya .
Nah, agar fase-fase di atas tidak berlaku bagi kamu yang menyandang status sebagai anak kos, maka salah satu solusinya adalah dengan berwirausaha. Kamu harus dapat membagi waktu antara berwirausaha dengan kuliah.
Ini nih usaha yang cocok bagi kamu yang menyandang status anak kos.  Ayo disimak dengan penuh keyakinan . Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :
1.     Jual Pulsa
Di zaman sekarang ini semua orang pasti menggunakan Handphone dan menjadi bagian terpenting. Sementara  pulsa adalah bagian yang tidak bisa terlepas dari Hp itu sendiri. Apalagi sekarang Smartphone pun sangat menjamur di masyarakat luas, pulsa juga bisa diinovasikan dengan mudah, seperti kouta internet.Nah, menjual pulsa untuk HP dan kebutuhan paket internet adalah bisnis yang menjanjikan dan lebih panjang.

2.     Ojek Online
Diera yang super praktis sekarang ini, dengan hanya bermodalkan sepeda motor dan smartphone, mahasiswa dapat meraup keuntungan,lewat ojek online.Berbisnis di sector ojek online pada dasarnya  tidak mengganggu aktivitas kuliah, dan mendapatkan hasil yang sangat lumayan. Sepeda motor anda yang selama ini banyak nganggur atau digunakan pada hal-hal yang tidak produktif, maka dengan menjalan jasa ojek online ini, kenderaan yang anda miliki bisa lebih produktif dan bernilai ekonomi.

3.     Jualan Online
Sekarang jual beli online tidak asing lagi bagi masyarkat awam. Semua orang mempunyai peluang yang sama untuk jualan online ini. Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan setiap orang dapat menggunakan berbagai teknologi yang tersedia seperti menggunakan media social untuk pemasaran. Anda pun tidak perlu stock barang seperti orang-orang yang bejualan di toko. Anda tanpa menggunakan toko nyata, bisa berbisnis. Ya bisnis jualan online ini. Sangat mudah bukan?

Nah, banyak jalan bagi anak kos untuk berwirausaha atau berbisnis. Yang penting mau, berani dan tekun. Ingatlah bahwa dalam bisnis apapun, jeujuran itu adalah modal yang sangat membantu anda.. Sebenarnya masih banyak lagi usaha yang bisa anda lakukan. Semua ini tidak menutup kemungkinan  bagi anda untuk menjadi ANAK KOS MENDADAK KAYA !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...