Langsung ke konten utama

Buka Café Mini Saja




Oleh Nur Afdhal
Mahasiswi Prodi Perbankan Syariah, FEBI, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh


Indonesia masih termasuk negara yang masih dalam tahap berkembang. Belum masuk dalam ketegori maju. Sebagai negera yang sedang berkembang, Negara ini memiliki banyak pengangguran  pada saat ini. Pengangguran itu bisa terus bertambah bila angka putus sekolah setiap tahunnya terus terjadi. Bertambahnya jumlah pengangguran akan menyebabkan bertambahnya pula angka kemiskinan di Indonesia. Ini merupakan ancaman serius bagi bangsa, bila tidak dicaro solusinya.

Oleh sebab itu,  pemerintah menganjurkan kepada setiap masyarakat agar dapat membangun usahanya sendiri. Ini adalah salah satu solusi untuk mengatas masalah pengangguran yang akan berbuah kemiskinan itu. Sebagian besar pendorong perubahan, inovasi dan kemajuan suatu negara adalah para wirausahawan. Wirausahawan adalah orang menciptakan suatu bisnis atau wira usaha. Seorang wirausahawan dalam menjalankan usahanya biasanya menhadapi kondisi-kondisi yang bisa mengancam usahanya, ya pasti memiliki risiko dan ketidakpastiaan dalam  mendapatkan keuntungan. Itu adalah tantangan yang harus dihapi, kita generasi muda, memang harus buka usaha.

Untuk busa usaha, tidak perlu yang langsung besar, tetapi bisa yang kecil-kecil dulu. Jadi, buka café mini saja dulu. Kita bisa buka cafe mini yang menyediakan makanan dan minuman. Jadi, usaha cafe merupakan bisnis yang mudah dijalankan dengan modal kecil sampai besar. Yang penting, bisa mengelola air dan makanan. Jadikan saja ini sebagai pemula bisnis untuk mendapatan pengalaman bisnis.

Walaupun ketika memulai bisnis, sebenarnya setiap pemula yang ingin membuka pasti bermimpi untuk membangun usaha yang  besar dan sukses. Itu namanya kita punya semangat. Tentu saja dalam menjalankan sebuah usaha kita harus mempunyai semangat yang tinggi dan keuletan. Walaupun dalam berusaha setiap wirausahaan tidak selalu berjalan lancar. Pasti akan ada hambatan, saat usaha berjalan. Ada yang bisa berjalan dengan lancar sesuai keinginan, ada pula yang macet. Apalagi kalau banyak saingan, kita harus mampu bersaing dengan pengusaha lainnya. Oleh sebab itu, kita harus pula mengetahui apa saja kelemahan  kita dan para pesaing. Dengan begitu kita dapat membuat kafe mini tersebut berbeda dengan yang lainnya.
Ketika kita membuka kafe, kita sudah dapat menciptakan lapangan kerja bagi kita sendiri dan juga untuk orang lain. Dengan begitu kita dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di Indonesia. Menjadi seorang wirausahaan yang baru tidaklah semudah yang kita bayangkan.  Kita harus mengerti apa yang kita harus capai dari usaha kita. Kita harus tahu pasar produk kita. Bukan hanya itu, kita juga harus mengetahui berapa modal yang akan dikeluarkan untuk membuka usaha, dimana modal dana untuk membiayai usah juga harus kita cari tahu. Termasuk mengetahui minat dan selera masyarakat saat ini terhadap apa yang akan kita jual. Selain itu, kita juga harus mempunyai niat dan tekat kuat untuk membangun sebuah usaha, agar suatu saat usaha yang kita jalankan tidak sia-sia suatu hari nanti.

Jadi, usaha kafe itu bisnis yang mudah. Banyak cara yang dapat dilakukan sebuah kafe mini untuk menarik perhatian banyak pengunjung. Misalnya, menerapkan harga menu makanan dan minuman  yang murah dengan kualitas yang baik sesuai isi kantong anak muda. Dalam menjalankan café pun kita harus kreatif, apalagi kalau target market kita adalah anak muda. Maka, kita lebih baik mendesain kafe yang mengasyikan. Misal dalam menghias ruangan kafe, dan fasilitas apa saja yang harus kita lengkapi untuk membuat sesuai dengan konsep desain yang disukai pengunjung. Menciptakan desain kafe yang unik yang mampu mengundang konsumen untuk mampir ke kafe kita, perlu difukirkan dalam tahap pengembangannya. Karena biasanya anak muda itu tertarik dengan kafe yang unik yang memiliki desain yang bagus agar mereka dapat berfoto.

Yang harus diwaspadai, kita sebaiknya punya strategi dalam menydiakan makan. Ada makan yang cepat basi da nada juga yang tahan lama. Nah, untuk mengatasi  masalah tersebut, pada awal usaha dimana belum banyak pelanggan, kita memasak seperlunya saja, jangan terlalu banyak menyimpan stock makanan. Menyediakan  bahan pokok makanan yang selalu stabil, namun menu kuliner adalah hal pertama yang harus diperhatikan dalam soal rasa, kualitas, dan kebersihan. Rasa adalah hal pertama dan harus kami jadikan prioritas. Pastikan bahwa rasa menu sajian di kafe kita memiliki cita rasa yang tinggi. Kita juga perlu menyajikan menu kreatif dan andalan di kafe kita. 

Agar banyak pengunjung, kita bisa mengajak teman, tetangga, saudara dan lain-lain membantu. Banyak teman dan kenalan akan sangat membantu usaha kita. Apalagi usaha kita adalah usaha yang bermodal  minim dan terbatas, banyak teman dan kenalan itu adalah modal juga. Lalu,  kita harus serius dan konsisten. Karena sebagai wirausahaan pemula juga harus berjuang dan bekerja keras untuk bisa mewujudkan impian.  Tidak perlu ragu menjalankan bisnis. Hidup harus optimis.  Satu-satunya cara untuk puas dalam hidup kita adalah melakukan pekerjaan yang benar-benar kita yakini”. Menjadi pengusaha sukses membutuhkan banyak kerja, banyak melihat dan tekun dan terus belajar bagaimana meraih sukses.

Komentar

  1. Menurut saya Ini merupakan suatu pemikiran yang bagus daripada hanya berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa lebih baik membuka usaha. Karena dengan memulai usaha yang kecil lama kelamaan juga akan besar dengan adanya usaha dan kemauan. Dan juga usaha yang kecil tidak perlu mengeluarkan yang sangat banyak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...