Langsung ke konten utama

LAPANGAN KERJA SEMPIT? BERWIRAUSAHA SAJA



Oleh  Fajar Rezky Maulana
Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah, FEBI UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

            Banyak orang yang bingung mencari pekerjaan atau susah mendapatkan pekerjaan yang akan ditekuninya. Untuk menyambung hidup setiap orang tentu membutuhkan makan dan tempat tinggal. Lalu, untuk mendapatkan makan dan tempat tinggal tentunya setiap orang membutuhkan uang. Namun sayangnya uang tidak akan datang dengan sendirinya, setiap orang tentu harus bekerja untuk mendapatkan uang. Namun yang menjadi masalahnya sekarang adalah mendapatkan pekerjaan. Mendapatkan pekerjaan tidaklah mudah, jumlah penduduk yang terus bertambah setiap tahunnya dan banyaknya pekerjaan manusia yang telah dapat dilakukan oleh mesin/robot membuat lapangan pekerjaan semakin sempit tiap tahunnya.
            Lalu apa yang harus kita lakukan? Berhenti mencari pekerjaan? Menyerah pada nasib? Tentu saja tidak. Setiap ada masalah pasti ada solusinya, termasuk masalah sulitnya mendapatkan pekerjaan. Apabila kita sulit mendapatkan pekerjaan karena lapangan pekerjaan yang terbatas. Kenapa kita tidak menciptakan pekerjaan sendiri? Ya, dengan berwirausaha. Wirausaha tentu saja bukan kata yang asing lagi bagi kita, pasti kita sudah sering mendengar kata tersebut. Wirausaha adalah jiwa yang memiliki keberanian untuk berusaha mengerjakan sendiri atau mengendalikan orang lain untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki hingga menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual.
            Selain memberikan pekerjaan pada diri kita sendiri, berwirausaha juga memiliki banyak keuntungan. Berikut adalah keuntungan-keuntungan yang didapat dengan berwirausaha:
1.      Tidak terikat waktu
Menjadi seorang wirausaha tidak akan pernah terikat waktu, apa yang akan kita lakukan dan kerjakan semua tergantung dari diri kita sendiri. Walaupun tidak terikat waktu, namun sebagai seorang wirausaha tentunya kita harus pandai mengatur waktu, sehingga usaha yang kita lakukan bisa berjalan dengan lancar dan semakin berkembang. Kita harus memanfaatkan waktu yang sedikit untuk mendapat keuntungan yang banyak.

2.      Memiliki kebebasan dalam mencapai tujuan usaha
Kebebasan tentu saja merupakan sesuatu yang sangat bernilai bagi setiap orang, dimana setiap orang bisa melakukan apapun yang diinginkannya tanpa ada yang menghalangi. Dalam konteks wirausaha, kebebasan adalah bagaimana seseoarang mengelola waktu, sumber daya manusia, alat dan bahan, serta tujuan yang ingin kita capai dari usaha kita tersebut. Namun dalam kebebasan tersebut tentu saja ada batasan-batasan yang masuk akal dan dapat diterima logika.
3.      Bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi orang lain
Apabila usaha yang kita jalankan sudah berkembang, tentu saja akan sulit bagi kita untuk bekerja sendiri. Jadi kita membutuhkan karyawan atau tenaga kerja. Semakin besar usaha kita maka akan semakin besar pula jumlah tenaga kerja yang kita butuhkan. Jadi secara tidak sadar sebenarnya kita telah menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.  Secara tidak langsung kita telah bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada di negeri tercinta ini. Jadi selain bisa mendatangkan keuntungan untuk diri kita sendiri, dengan berwirausaha secara tidak langsung kita juga telah berkonstribusi dalam mengurangi salah satu masalah terbesar negara ini, yaitu masalah pengangguran.

4.      Memberi contoh dan motivasi bagi masyarakat sekitar
Dengan memiliki sebuah usaha, kita dapat menyampaikan pikiran dan perilaku kita sendiri. Hal ini berarti memberi kekuasaan pada diri sendiri secara penuh. Para wirausahawan biasanya merupakan orang- orang yang sukses, sukses dalam membangun usaha dari awal sampai menjadi besar. Proses berat yang kita alami dalam membangun usaha dapat ditunjukkan pada masyarakat sebagai contoh sekaligus motivasi bagi masyarakat sekitar.

5.      Memperoleh manfaat dan keuntungan yang maksimal
Tujuan utama dari berwirausaha tentu saja untuk mendapatkan keuntungan. Sebuah usaha tentu saja tidak akan dapat bertahan apabila usaha tersebut tidak memberikan keuntungan. Berkembang atau tidaknya suatu usaha juga dipengaruhi oleh keuntungan yang dihasilkan oleh usaha tersebut. Semakin besar keuntungan yang dihasilkan suatu usaha, maka semakin cepat usaha tersebut berkembang. Namun yang perlu diperhatikan adalah keuntungan yang diperoleh harus keuntungan yang tidak merugikan orang lain.

 Itulah beberapa keuntungan yang diperoleh dari berwirausaha. Jadi masih bingung dalam mencari pekerjaan? Selama kita bisa menciptakan pekerjaan untuk diri kita sendiri dan orang lain kenapa harus mencari ke tempat lain? Namun berwirausaha tidaklah semudah menulis artikel ini, tentu saja banyak rintangan yang harus dilewati dalam membangun suatu usaha. Berwirausaha juga tidak dapat dilakukan begitu saja, tentu saja kita membutuhkan modal, pengetahuan, koneksi dengan masyarakat dan wirausawan lain, dan tentu saja yang terpenting adalah kerja keras. Dan satu lagi hal yang penting dalam berwirausaha adalah pastikan usaha yang kita jalankan tidak bertentangan dengan hukum, dan juga tidak mengganggu dan merugikan orang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...