Langsung ke konten utama

Belanja Asyik di POTRET Gallery



Sudah pernah datang dan berbelanja di POTRET Gallery yang berlokasi di Jalan Prof. Ali Hasyimi, Pango Raya, Banda Aceh? Kalau belum, saatnya ada datang ke POTRET Gallery. Anda pasti akan merasa asyik dengan produk-produk yang disediakan di POTRET Gallery tersebut.  Ya, mengapa asyik? Hmm, untuk membuktikan rasa asyik tersebut, caranya adalah dengan mendatangi POTRET Gallery, namun bagi yang jauh dan tidak bisa datang, bisa menikmatinya lewat Youtube POPOT dan Nyanyak, juga bisa website www.potretonline.com. Juga bisa lewat media sosial, karena POTRET Gallery, sering melakukan siaran langsung alias live.


Yang suka dengan barang atau souvenir Jepara, seperti yang anda lihat di foto di atas, begitu banyak kolesi souvenir yang bisa anda dapatkan di POTRET Gallery. Anda bisa bingung memilihnya. Kerajinan jepara hasil racikan tangan-tangan terampil dan halus, membuat hasrat memiliki semakin memuncak. Apalagi mendekati hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Untuk melayani sahabat-sahabat yang datang, kita pasti ingin memberikan yang terbaik dan menggunakan peralatan yang terbaik. Rumah pun terlihat begitu menarik. Nah, untuk membuktikan perasaan, tentu lebih baik datang ke POTRET Gallery. Tahu lokasinya bukan?


Nah, bagi yang ingin anak-anak tumbuh cerdas dan kreatif, atau bagi yang mengelola PAUD di kota banda Aceh atau di Aceh dan dimana saja, anda tidak perlu susuh mencari ke sana ke mari.  Berbagai macam ragam maianan edukatif tersedia di POTRET Gallery, Pango Raya, Banda Aceh tersebut. Tinggal pilih dan jangan lupa bayar ya. Ha ha ha. Pokoknya, banyak sekali mainan yang menyenagnkan hati anak juga sebagai kado ualang tahun dan sebagainya.


Ada baiknya, tidak diceritakan semua di sini. Kita tunggu saja sajian kami selanjutnya atau bergegaslah ke POTRET Gallery di jalan Prof. Ali Hasyimi, Pango Banda Aceh. Ingat POTRET gallery, ingatlah semua ada di POTRET Gallery, lebih lengkap dan lebih murah,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...