Ketika sendiri waktu malam sunyi
aku menelusuri sudut-sudut rasa
yang berkecamuk di batin
Aku adalah kaca buram
dihinggapi debu-debu kusam
dan telah retak
menunggu bekah
aku menelaah jejak semalam
bersimpang siur
sungguh mengelirukan dan menyesatkan
kereta api tergelincir
telah lupakan destinasi
Di sepertiga malam
aku bermohon pada-Mu
temukan aku jalan kembali
kepada fitrah
Karya,
Mohd Adid Ab Rahman
JB5472, Jln. 6, Taman Jus Perdana,
Selandar, 77500 Melaya
Banda Aceh - Sebagai insan yang beriman, kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai dengan kehendak dan ketentuan Allah SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia, kegiatan sosialisasi maupun simulasi tentang pengurangan risiko bencana sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana merupakan langkah awal dalam mem...

Komentar
Posting Komentar