Langsung ke konten utama

Giat Donor Darah di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa


Langsa, potretonline.com, 05 Juni 2020.Cabang Dinas Pedidikan Wilayah Kota Langsa bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Langsa, melaksanakan kegiatan Donor Darah yang berlangsung pada gari Jum’at, dari pukul 08.00 sd 11.30 Wib di area Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langea. 

Sebanyak 43 orang pendonor mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri dari keluarga besar Cabdin Langsa, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan para guru SMA, SMK dan PKLK di Kota Langea.

Adapun Tim UDD PMI Kota Langsa melibatkan sebanyak 5 orang petugas meliputi: Dr. Zuraida (Ketua), Er. Diana Amd.Ak (Teknisi) , Rizky Ramanda, Amd.Ak (Teknisi), Siti Muzidah Risqi , SH (Tenaga Adm) dan Adi Supriadi (Driver).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa, Abdul Jaban, S.Pd.,M.Pd menegaskan bahwa kegiatan ini mengikuti himbauan dari Plt. Gubernur Aceh dan Kadisdik Aceh untuk melakukan donor darah pada masa Covid-19. Ini merupakan kegiatan perdana yang kita lakukan. Harapan saya untuk kedepannya kita dapat melakukan kegiatan serupa dengan jumlah pendonor yang semakin banyak.

“Pada masa Covid-19 stok darah di PMI Kota Langsa berkurang sebanyak 50%, sehingga kita perlu melaksanakan kegiatan dornor darah ini untuk membantu PMI Kota Langsa”, Ujar Jaban.

Salah seorang pendonor dari Pengawas sekolah Dra. Efi Padrita, M.Pd menyatakan bahwa kegiatan donor darah ini sangat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain, dikarenakan dengan berdonor darah maka sel-sel darah baru dalam tubuh kita akan tumbuh kembali dan darah yang kita donorkan akan disalurkan kepada orang-orang yang membutukannya nanti.

Selanjutnya Kepala SMA Negeri 3 Langsa Drs. Suhafrinal, M.Pd menyampaikan bahwa saya telah melakukan donor darah sebanyak 10 kali. Kegiatan seperti ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan ini perlu kita lakukan secara terus-menerus.
 
Dr. Zuraida menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana atas kerjasama tim Humas UDD PMI Kota Langsa yang melakukan sosialisasi kepada Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa, dan bertujuan untuk memenuhi ketersediaan stok darah di PMI Kota Langsa. “dari 40 orang pendonor, kita dapatkan 34 kantung darah yang nantinya akan kita stok di PMI Kota Langsa”, Ujar Zuraida.

Kontributor: Muhammad Hendra.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...