Langsung ke konten utama

Forum Alumni Dayah Ulee Titi Salurkan Bantuan Rp 57 Juta Untuk Palestina Melalui ACT Aceh




Aceh Besar - Melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Forum Alumni Yayasan Dayah Ulee Titi Peduli Palestina menyalurkan uang tunai sejumlah Rp 57.905.000 (lima puluh tujuh juta Sembilan ratus lima ribu rupiah) yang dihimpun dari para alumni untuk Palestina. Dana hasil penggalangan dana tersebut diserahkan oleh 
Tgk. Muchlis Abdullah atau sering disapa Abuna kepada ACT Aceh di lingkungan Yayasan Dayah Ulee Titi, Aceh Besar, Rabu (2/06).

“Alhamdulillah dari kami menyerahkan dana ini memberikan amanah kepada ACT untuk pembelian ambulans di Palestina. Memang sedikit dari kami, namun jika digabungkan dengan donasi dari masyarakat Aceh lainnya insyaallah akan tercapai,” ujar Abuna.

Abuna Muchlis Abdullah sebagai fasilitator penggalangan dana Forum YDUT Peduli Palestina mengatakan mengapa melakukan pengumpulan dana ini adalah berawal karena mengetahui bagaimana kondisi di Palestina yang sangat memprihatinkan dan tergeraklah hati kami untuk melakukan penggalangan dana. Berawal dari kawan-kawan terdekat, dengan keiklhasannya, terkumpul Rp 57.905.000 dari pengumpulan yang dilakukan berawal dari grup-grup WhatsApp alumni selama kurang lebih dua minggu. 

“Saya juga berharap kepada masyarakat Aceh untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina. Jika masyarakat Aceh, yang sebagian besar beragama Islam tidak mau membantu, kita bisa berharap kepada siapa lagi?” sebut Abuna, yang juga pemimpin Yayasan Dayah MULIA di Aceh Besar.

Zulfurqan, Kepala Cabang ACT Aceh, mengatakan berterima kasih kepada Forum Alumni Yayasan Dayah Ulee Titi telah berderma mengenai kondisi saudara kita di Palestina.

“Insyaallah amanah ini akan kami salurkan dalam program ambulans untuk Palestina. Program ini kami pelopori karena saat ini di Palestina sedang masa yang sangat genting dan memprihatinkan, terlebih jika membicarakan mengenai peralatan medis. Semoga donasi ini bisa bermanfaat bagi saudara kita di Palestina disamping menjadi inspirasi bagi sahabat lain yang belum tergerak hati untuk berdonasi,” tambahnya.

Dalam penyerahan penggalangan dana ini, Abuna juga menyalurkan donasi untuk Palestina dari Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (PW-HUDA) Aceh Besar sebesar Rp 1.150.000 kepada ACT Aceh. Donasi tersebut diserahkan secara terpisah dari donasi Forum Alumni YDUT Peduli Palestina.

Bagi yang ingin dukungan donasi untuk Palestina dapat melalui rekening Bank Aceh Syariah Bank Aceh Syariah 01001930009205, BNI Syariah 6600011008, Mandiri Syariah 7089786023, BRI Syariah 1050610469, dan Bank Permata Syariah 8040092006 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Pastikan donasi terkonfirmasi melalui WhatsApp 082283269008 atau Instagram @act_aceh.

Sedekah juga dapat diantar langsung ke Kantor ACT Aceh di Jalan Teungku Muhammad Daud Beureueh No.46, Gampong Keuramat, Kuta Alam, Banda Aceh. []


Keterangan foto:

"Perwakilan Forum Alumni Yayasan Dayah Ulee Titi menyerahkan uang hasil penggalangan dana kepada ACT Aceh di lingkungan Dayah Ulee Titi, Aceh Besar, untuk dapat disalurkan ke Palestina."


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERPAKSA MEMBUANG DAN MEMBUNUH BAYI

Oleh Kinanthi Anggraini Mahasiswi Pascasarjana P.Sains UNS Penulis dan Model Hijab ‘Kekejaman ini telah diawali oleh sejarah masa lalu. Di zaman raja Fir’aun, yang akan membunuh setiap bayi berjenis kelamin laki-laki dan  zaman Jahiliah, yang akan membunuh setiap bayi yang terlahir perempuan. Dan kini, bayi-bayi yang dibuang dan dibunuh justru berlaku untuk bayi laki-laki dan juga perempuan’ Perempuan yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, pasti akan kesulitan untuk membuat keputusan, apakah akan dilanjutkan atau melakukan tindakan aborsi. Hal ini terjadi pada semua perempuan tanpa memandang usia. Pengambilan keputusan yang tepat sangat terpengaruh oleh tingkat kesiapan mental dan tekanan lingkungan sekitar.  Pada umumnya yang mengalami kehamilan dalam kasus ini belum siap secara emosional, kognitif dan finansial untuk menjalani peran sebagai orangtua yang kerap disebabkan oleh tiga faktor besar yaitu; hamil di luar nikah, hubungan gelap dan ...

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Oleh Drs. Hasbi Yusuf (Berdomisili di Banda Aceh) Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu.  Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh. Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri.  Konon nama "ATJÈH" berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu: A = Arab; TJ = Tjina;  È = Èropa, H = Hindia.  Dari ...

Sekda Bahagia: Kita Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Bencana

Banda Aceh  -   Sebagai insan yang beriman,  kita tidak mungkin mengelak dari bencana. Semua bencana di atas bumi ini tidak ada yang terjadi begitu saja dengan sendirinya, melai n kan sesuai  dengan  kehendak dan ketentuan Allah  SWT. “Namun y ang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita belajar hidup berdampingan dengan bencana,” demikian ungkap Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Bahagia saat membuka Simulasi Gempa dan Tsunami di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (19/2/2018). Kegiatan ini digelar oleh UNDP Indonesia bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh melalui dukungan Pemerintah Jepang. Menurut Sekda Bahagia,   kegiatan  sosialisasi   maupun simulasi  tentang pengurangan risiko bencana  sangat penting dilakukan. “Memberikan pengetahuan tentang   kesiapsiagaan sekolah menghadapi risiko bencana  merupakan langkah awal dalam mem...